Video: Hypercar Rp 48 Milyar Dihancurkan, Demi Validasi

KROASIA, carvaganza.com – Melihat mobil hypercar seharga US$ 2 juta (sekitar 24 milyar) dihancurkan itu bikin miris. Tapi demi validasi dan kepercayaan publik, hal itu mesti dilakukan meskipun kendaraan hanya diproduksi dalam jumlah sangat sedikit.

Mobil berharga milyaran yang dibikin remuk itu adalah Rimac C_Two yang masih berupa prototipe. Sebanyak dua unit mobil dihancurkan dalam crash test yang dilakukan dalam dua hari.  Pabrikan Rimac kemudian merilis video test crash ke publik. Berarti jika di total, Rimac telah mengorbankan dua unit hypercar listrik seharga Rp 48 milyar. What a price.

Rimac sudah melakukan crash test pada tahun 2019, tapi sebelum itu dilakukan simulasi terlebih dulu. Video uji coba tersebut merupakan crash test kedua yang dilakukan oleh pabrikan. Pada video, terlihat  hypercar dibenturkan secara frontal ke sebuah barrier pada kecepatan 40 km/jam dan 56 km/jam dengan offset 40 persen.

Pabrikan Kroasia ini dalam siaran persnya menyatakan telah menyiapkan 13 mobil prototipe dan lima unit ‘pre series’ untuk dikorbankan. Dari 18 mobil, 11 mobil di antaranya akan dihancurkan pada crash test.

Baca juga: Video Rimac Concept_One Vs Bugatti Veyron



Pabrikan menyatakan bahwa crash test bagi mereka sangat penting untuk mendapatkan validasi dari pihak yang berwenang. Sekaligus untuk merebut kepercayaan dari konsumen tentang durabilitas dan keselamatan mobil yang mereka produksi.

Namun Rimac tidak menyebutkan di mana crash test dilakukan. Hanya disebutkan bahwa crash test disupervisi secara langsung oleh Martin Mikulcic, Senior CAE Engineer dan Petar Marjanovic selaku Mechanical Engineer of Trims. Hasil dari crash test  lalu dievaluasi untuk dijadikan masukan pabrikan dalam melanjutkan pengembangan mobil.

Rimac C_Two pertama kali diperkenalkan dalam bentuk mobil konsep pada Geneva Motor Show 2018. C_Two spek produksi tadinya dijadwalkan mendebut di Geneva 2020 dan mulai diproduksi akhir tahun. Tapi karena pandemi COVID-19, pameran mobil di Swiss tersebut dibatalkan dan tanggal produksi dimundur ke tahun depan.

Baca juga: Kisah Dibalik Penciptaan Mobil Terindah Di Dunia

Hypercar listrik itu diklaim menghasilkan tenaga 1.914 hp dan torsi 2300 Nm. Memiliki kemampuan sprint dari 0 – 100 km/jam dalam waktu 1,85 detik dan top speed 412,8 km/jam. Bakal dilengkapi dengan sejumlah fitur canggih, termasuk teknologi driver-assist khusus untuk di sirkuit.

Mobil hanya diproduksi 150 unit saja dengan harga US$ 2 juta per unit. Sebagian besar unit sudah dipesan oleh sejumlah konsumen. Teknologi Rimac sendiri kemungkinan akan dipasok oleh Hyundai dan Porsche karena kedua pabrikan menjadi pemegang saham.

EKA ZULKARNAIN

 

 

Artikel yang direkomendasikan untuk anda