Beranda Drives TEST DRIVE: Hyundai All New Santa Fe XG 2.2D, A Rainy Jazz

TEST DRIVE: Hyundai All New Santa Fe XG 2.2D, A Rainy Jazz

Foto-Foto: Kurniawan/Carvaganza

HYUNDAI All New Santa Fe 2018 ini sebetulnya sudah diluncurkan bulan Februari lalu setelah itu dipublikasikan kepada publik di Geneva Motor Show bulan Maretnya. Sedangkan di Indonesia diperkenalkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 bulan Agustus lalu. Inilah salah satu mobil yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya di GIIAS karena Hyundai Santa Fe cukup fenomenal di tanah air.

Hyundai generasi keempat ini mengalami perubahan besar-besaran dibandingkan versi generasi ketiga dari mulai eksterior, interior maupun performa sehingga hal tersebut juga yang membuat orang menunggu. Perbedaan antara generasi keempat dan ketiga secara penampilan seperti bumi dengan langit.

Carvaganza pun mendapat kesempatan untuk mencoba versi diesel varian tertingginya yakni Hyundai Santa Fe XG 2.2D DRDi 2018. Perubahan yang paling gampang dilihat dari SUV tujuh penumpang ini adalah dari penampilan dan style. Desain grillenya tak lagi berupa bilah, melainkan berbentuk lubang-lubang besar atau pabrikan menyebutnya cascading grille. Desain dan style lampu depan mengalami perubahan seperti segitiga dan sudah LED.

SUV berpulas Magnetic Force ini juga mendapatkan perubahan kap mesin dengan garis bahu yang tegas dan garis dome di tengah. Bagian belakang juga mendapatkan penyempurnaan dibuat lebih cembung dan posisi dua knalpot dijadikan satu, setelah sebelumnya dipisah di bagian kiri dan kanan. Desain velg berubah seperti potongan berlian besar, tapi yang dimensinya tetap sama R19, sedangkan untuk tipe GLS memakai Ring 18.

Pada waktu masuk ke dalam kabin, layout interior terasa mewah dan elegan. Desain dashboard mendapatkan penyempurnaan dengan style horizontal tingkat tingkat, tidak lagi cekung dua tingkat. Pada bagian tengah terdapat display LCD 5 inci untuk melihat ragam pengaturan kendaraan maupun infotainment. Sudah terkoneksi dengan USB, Bluetooth, IPod dan AUX. Terdapat juga cluster meter berwarna yang multi-informasi. Setirnya dibalut dengan kulit berkualitas, sudah tilt dan telescopic dengan sejumlah tombol pengaturan untuk infotainment yang diperkuat dengan enam speaker.

Pada bagian konsol tengah terdapat sejumlah tombol pengaturan AC, tuas transmisi otomatis 8-kecepatan, pengaturan mode pengendaraan dan juga electric parking brake with auto hold. Seluruh jok berbahan kulit berkualitas dengan model two-tone, begitu juga dengan tone kabinnya.

Kabinnya terasa lega dengan panoramic roof yang membuat interior menjadi semakin indah. Kursi untuk pengemudi dapat diatur secara elektrik, sedangkan pengaturan untuk penumpang depan dilakukan secara manual. Pada bagian baris kedua dan ketiga terdapat pula lubang AC, power outlet dan tempat penyimpanan minuman pada bagian tengah jok, yang bisa dilipat sehingga kapasitas penumpang di baris kedua menjadi tiga orang. Jok untuk semua baris terasa nyaman, termasuk jok baris ketiga untuk anak-anak.

Mobil ini enak dikendarai dengan mode comfort. Saya melakukan perjalanan ke luar kota semberi menikmati guyuran hujan.

Legroom untuk baris ketiga kurang mengakomodasi saya yang memiliki tinggi 167 cm, saya kira hanya cukup untuk anak-anak saja yang berusia di bawah 10 tahun. Ruang bagasi tergolong lega jika jok bagian ketiga dilipat sehingga cukup untuk mengangkut tiga koper besar atau pun barang belanjaan. Kursi baris kedua bisa dilipat sangat mudah dengan menekan tombol sehingga ruang bagasi bertambah lebih besar lagi.

Hyundai Santa Fe terbaru ini memiliki kabin yang terbilang cukup senyap pada saat mobil melaju di atas 80 km/jam. Mesin diesel R2.2 CRDi 2.2 liter turbocharge ini sudah mengadopsi teknologi common rail yang mampu mengeluarkan tenaga 190 hp pada 3800 rpm dan torsi maksimal 441 Nm pada 1750 – 2750 rpm. Tenaganya terasa padat di setiap putaran dan turbonya sudah terasa di putaran rendah sehingga cukup baik untuk berakselerasi.

Mesinnya terdengar halus yang disalurkan ke roda depan oleh transmisi 8-kecepatan yang perpindahannya juga terasa lembut. Posisikan tuas transmisi otomatis di D, lantas tinggal pindahkan mode pengendaraan ke Eco, Comfort, Sport maupun Smart.

Pada mode Eco, sistem komputer akan memberikan pengendaraan yang sangat efisien bahan bakar sesuai setingan dan tenaga yang keluar lebih terasa linear. Untuk mendapatkan respon yang lebih agresif, putaran mesin harus lebih tinggi sehingga tenaga baru terasa lebih besar. Mode Comfort tidak jauh berbeda dengan mode Eco yang memang diseting untuk memberikan kenyamanan berkendara dengan pengendaraan yang lebih responsif dibandingkan Eco.

Untuk mendapatkan pengendaraan yang lebih dinamis dan meningkatkan driving performance, Anda tinggal pindahkan ke mode Sport. Mesin langsung agresif di putaran bawah dan perpindahan transmisi terasa lebih pendek-pendek. Suara mesin pun terasa lebih keras, chassis menjadi lebih stiff dan setir juga terasa berat. Namun memang pemakaian bahan bakar pun menjadi kurang efisien dibandingkan kedua mode lainnya. Lebih menyenangkan jika Anda memakai ini di jalan tol yang lengang atau pun jalanan keluar kota dipadukan dengan mode transmisi manual yang perpindahannya bisa memakai paddle shift atau pun di tuas.

Untuk pertama kalinya pula, Hyundai Santa Fe mengadopsi mode pengendaraan Smart yang secara otomatis akan memindahkan pengendaraan kepada tiga mode (Eco, Comfort dan Sport) berdasarkan kondisi jalan dan gaya mengemudi. Masing-masing mode memberikan dinamika berkendara tersendiri sehingga Anda bisa mencoba beberapa feeling pengemudian.

Saya sendiri paling senang menggunakan mode Sport dipadukan dengan transmisi mode manual yang perpindahannya dengan paddle shift. Meningkatkan sensasi pada saya membawa SUV ini ke luar kota dengan jalanan berliku dipadukan dengan tikungan-tikungan medium. Dengan ground clearance 185 mm dan bobot 1.629 kg, body roll Santa Fe terasa minim.

Setirnya terasa ringan dan obyektif dalam membaca kondisi jalan sehingga input yang diberikan oleh pengemudi bisa dibaca secara akurat oleh kemudi electric power steering. Suspensinya agak keras, namun jika Anda pindahkan ke Comfort akan sedikit nyaman, tapi tidak sampai menganggu kenyamanan penumpang.

Untuk fitur keselamatannya, sudah dilengkapi dengan airbag untuk pengemudi dan penumpang depan, pengereman ABS & EBD, Downhill Brake Control dan Hill-Start Assist Control yang berfungsi agar mobil tetap stabil.

Spesifikasi Hyundai Santa Fe 2019

Layout kendaraan: SUV, mesin depan, 4 pintu, 7 penumpang, FWD
Mesin: Diesel I-4 turbocharge CRDi 16 valve DOHC 2.2L/190hp @3800 rpm/441Nm @1750 – 2500 rpm.
Transmisi: A/T 8-kecepatan
PxLxT: 4770 x 1890 x 1679 mm
Wheelbase: 2766 mm
Bobot kotor: 1.629 kg
Kapasitas tangki: BBM
Rekomendasi BBM: Cetane 53 (Pertadex)

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza