INTERVIEW: Stephan Winkelmann, Sosok Penting Kebangkitan dan Kesuksesan Lamborghini

Stephan Winkelmann

Tidak bisa dibantah bahwa Lamborghini pernah memiliki masa lalu yang penuh perubahan sampai akhirnya diakuisisi oleh VW-Audi pada tahun 1999. Aliansi Jerman itu bertekad untuk menghidupkan kembali pabrikan supercar asal Italia yang menghasilkan penjualan hampir 300 unit dalam setahunnya. Pada tahun 2005 Stephan Winkelmann diajak untuk memimpin Lamborghini dalam upaya tersebut.

Winkelmann telah memimpin perusahaan supercar Italia tersebut meraih lebih dari 3.000 unit penjualan tahunan dan mengawasi pengembangan Aventador V12 serat karbon sampai kelahirannya. Salahs atu hal terakhir yang dilakukannya sebagai CEO Lamborghini adalah meyakinkan pada dewan pengurus di VW-Audi untuk mengizinkan produksi dari produk terpenting untuk keberlangsungan pabrikan ini dalam jangka panjang, yaitu super-SUV Urus.

Sayangnya setelah 11 tahun di Lamborghini, Winkelmann memutuskan untuk pindah lebih dekat ke induknya dan diangkat menjadi CEO di Audi Sport pada 2016. Namun pada Januari 2018 ia menjadi pimpinan Bugatti yang juga dimiliki oleh grup VW-Audi.

Lamborghini Line Up

Pada tahun 2020, hijrahnya Stefano Domenicali ke FIA membuat kepemimpinan di Lamborghini berantakan kembali, tetapi secara mengejutkan, posisi puncak ini diambil kembali oleh Winkelmann. “Saya menerima telepon dan saya menjawab iya, itu selalu merupakan proses wawancara tetapi mudah untuk menyesuaikan diri kembali ke Lamborghini,” komentar Winkelmann yang kini akan bertanggung jawab atas Lamborghini dan Bugatti.

Pada kurun waktu antara tahun 2016 dan 2020, dunia otomotif menjadi sangat tertarik dengan elektrifikasi. Kembali ke kursi panas dia mengatakan ini tentang pandangan Lamborghini soal elektrifikasi, “Ketika kami memutuskan untuk menerapkan elektrifikasi, itu harus pada waktu yang tepat untuk melakukannya. Penerimaan oleh klien penting dan kami harus memastikan bahwa dari pihak kami, kami harus menjadi yang terbaik dalam menggunakan teknologi baru.”

Jalan menuju elektrifikasi termasuk hybrid dan ini cocok untuk Lamborghini karena akan memungkinkan V12 naturally-aspirated mereka yang indah untuk hidup di generasi berikutnya. Winkelmann berujar, “Tentu saja, elektrifikasi membuatnya lebih mudah untuk memenuhi peraturan dan ketentuan untuk konsumsi bahan bakar dan emisi tetapi kita perlu memastikan bahwa itu akan memiliki performa yang sama atau lebih baik meskipun dituntut tingkat kompatibilitas terhadap lingkungan”.

Mengenai masa depan yang mengarah ke autonomous, Winklemann menegaskan kembali, “Di dunia, tidak ada namanya satu-ukuran-cocok-untuk-semuanya, dan sementara saya percaya meskipun ada masa depan dengan autonomous, selalu ada tempat bagi merek seperti kami untuk hadir. Namun, tidak ada rencana Autonomous-Drive dari Lamborghini. Tujuan dari mobil seperti Lamborghini adalah untuk mengendarainya langsung dan bukan untuk dikendarai mesin”.

Stephan Winkelmann

Saat ditanya tentang pandemi saat ini, dia berkomentar, “Sulit untuk menganalisanya mengapa tetapi pandemi memberi dampak yang lebih kecil pada kami dibandingkan yang dialami pabrikan lain. Untuk tahun 2020, Bugatti mengalami tahun terbaiknya untuk 20 tahun terakhir”.

Saat ini Winkelmann berkata, “Tugas utama saya adalah mempercepat seluruh proyek di masa depan yang sedang berjalan”. Saat ini ada lebih banyak hal yang harus ditangani dan memiliki tingkat kerumitan yang berbeda dibandingkan saat dia pertama kali melangkah ke posisi pemimpin, tetapi tidak ada orang yang lebih mengenal Lamborghini selain sosok yang telah membangkitkannya 15 tahun yang lalu.

Meskipun Stephan Winkelmann adalah orang berkebangsaan Jerman, ia dianugerahi gelar Grand Officer pada Order of Merit of the Italian Republic pada tahun 2009 (Grande Ufficiale dell’Ordine al Merito della Repubblica Italiana). Gelar ini diberikan sebagai penghargaan atas keberhasilannya membangkitkan kembali merek Italia, Lamborghini.

Lamborghini Urus

Kemudian pada 22 Mei 2014 Stephan Winkelmann dianugerahi penghargaan tertinggi Italia dalam Order of Merit of The Italian Republic, Knight Grand Cross. Gelar tersebut diberikan melalui prosesi kepresidenan “Motu Proprio” atas kesuksesan luar biasa yang diraih oleh Winkelmann sebagai CEO dari salah satu perusahaan terpenting di Italia.

ANDRE LAM | WAHYU HARIANTONO

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Lamborghini Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya