Jaman Berubah, Batu Sabak Pun Jadi Penghias Kabin Bentley

JAKARTA, carvaganza.com -  Membeli mobil super mewah itu sama saja dengan membeli selera. Pembeli tak cukup dengan hanya disodori pilihan yang disediakan oleh pabrikan. Melainkan ingin sesuatu yang lain dari mobil yang mereka beli. Bagi mereka kendaraan super premium itu adalah personal statement dan pabrikan menyadari hal itu. Makanya dikenal istilah Bespoke, personalization, individualisasi dan jejeran istilah lain. Hampir semua bagian mobil dapat dipersonalisasi sesuai keinginan pembeli, tapi biasanya tidak untuk keselamatan, keamanan, chassis dan mesin. Makanya mobil super premium seperti Bentley, Rolls-Royce, Ferrari, McLaren dan lain-lain-lain memberikan sentuhan berbeda pada setiap unit model yang dipesan. Sebagai pabrikan super luxury, Bentley menyadari hal itu. Pabrikan Inggris yang sudah berdiri sejak 1921 itu juga harus bersinggungan dengan perubahan jaman. Kalau dulu, sentuhan kemewahan itu identik dengan aksen kayu, sekarang bukan hanya itu. Apalagi teknologi digital berkembang begitu pesat. Makanya, Bentley harus menyediakan bergudang rasa untuk personalisasi dari mulai sentuhan berbau tradisional (aksen kayu) sampai sentuhan modern. Sesuai dengan keinginan pembelinya. Baca juga: Bentley Continental GT Mulliner, Varian Puncak Kemewahan Baru Pasalnya, keinginan konsumen di era sekarang macam-macam dan semakin gila. Pilihan Bespoke-nya pun tambah beragam. Misalnya, harus menyediakan ragam painted veneer (venir bercat), kayu berpori terbuka, sentuhan batu dan finishing yang lebih teknis lagi seperti serat karbon. Dan pilihan itu mesti lebih banyak lagi dibandingkan sebelumnya. Untuk memenuhi tuntutan orang-orang super kaya itu, Bentley menyediakan sampai 5.000 opsi untuk bagian interior mobil. Misalnya kayu. Kayunya harus dari sumber yang sangat selektif dan finishingnya perfeksionis, tak heran finishing elemen kayu pada mobil Bentley adalah yang terbaik di kelasnya. Contohnya, untuk Bentley Continental GT, pabrikan menyediakan tujuh varian kayu dengan finishing tunggal atau ganda.

Material batu sabak

Untuk menghias bagian kabin, Mulliner Personal Commissioning sebagai departemen bespoke Bentley, sekarang ini menyediakan juga batu sabak (slate stone) dan batu kuarsit yang diambil dari tambang terpilih di India. Batu diasah dan dikerjakan dengan tangan, dibuat dengan finishing berbentuk pori terbuka dengan ketebalan 0,1 mm. Tersedia empat pilihan warna batu untuk interior yakni Autumn White, Galaxy, Copper dan Terra Red. Konsumen juga boleh memilih finishing ganda untuk venir batu. Baca juga: Bentley Bentayga Speed 2021 Disegarkan, Masih Menyandang SUV Terkencang Pabrikan juga menawarkan opsi venir dengan cat Piano. Warnanya bisa cocok dengan 88 kelir eksterior Bentley. Bahkan juga cocok jika dipadankan dengan 8 warna interior tersembunyi atau istilah pabrikan hide color. Seperti Beluga, Burnt Oak, Cricket Ball, Cumbrian Green, Damson, Imperial Blue, Linen atau Porpoise. Finishing permukaannya betul-betul sempurna sehingga kemulusannya mirip cermin karena pada polesan akhirnya dipoles dengan wol domba.
Bentley Continental GT Mulliner Coupe

Pendekatan serat karbon

Kalau tak suka tampilan glossy full pernis, bisa memilih venir pori terbuka dan finishingnya hanya dilapisi dengan lapisan pernis matt sangat tipis. Anda bisa memilih venir berwarna Liquid Amber, Dark Burr Walnut dan Tamo Ash dengan finishing pori terbuka. Teknik perekatan semuanya dilakukan dengan tangan kemudian diampelas agar pernis betul-betul menempel sempurna pada alur kayu. Pemilik mobil bisa berasakan tekstur kayu dan venir pori terbuka yang terdapat di dalam kabin mobil. Pendekatan kesempurnaan juga dilakukan pada material serat karbon agar kabin mobil punya estetika sporty. Terkhusus untuk serat karbon, digunakan teknologi canggih 3 dimensi agar geometri kabin tergambar secara sempurna. Jadi tak heran kan, mobil super mewah itu mahal banget? Pendekatannya betul-betul teliti dan perfeksionis. Sumber: www.motor1.com EKA ZULKARNAIN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda