Mengenal Spesifikasi Ferrari Amalfi, Sportscar 'Jinak' Penerus Roma
Jelmaan baru dari Ferrari Roma, dengan berbagai upgrade luar dan dalam.
JAKARTA, Carvaganza - Ferrari resmi mengenalkan Amalfi, coupe terbaru yang menggantikan posisi Ferrari Roma. Mobil ini menawarkan fleksibilitas tinggi untuk penggunaan harian maupun kegiatan penuh adrenalin. Dibekali mesin V8 depan-tengah, Amalfi membawa teknologi teranyar dan spesifikasi mumpuni.
KEY TAKEAWAYS
Seberapa cepat Ferrari Amalfi?
Amalfi mampu melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 3,3 detik dan mencapai 0–200 km/jam dalam 9 detik.Apakah Ferrari Amalfi sudah tersedia di Indonesia?
Belum ada konfirmasi resmi mengenai distribusi Amalfi ke Indonesia, namun seperti model Ferrari lainnya, mobil ini kemungkinan akan tersedia melalui importir resmi dan showroom Ferrari di Tanah Air.Eksterior
Secara visual, Ferrari Amalfi tampil dengan pendekatan desain minimalis nan canggih. Desain bodinya merupakan evolusi dari Roma, digarap oleh Flavio Manzoni. Di bagian depan, terlihat intake udara besar dan kap mesin panjang untuk mengakomodasi mesin. Keseluruhan tampilan menunjukkan siluet coupe yang ramping, elegan, dan penuh karakter Ferrari. Lampu depan tersembunyi menyatu dalam garis desain tajam.
Bokong tak jauh berbeda dengan tampilan bersih. Ia disempurnakan diffuser besar dan lampu kombinasi tersembunyi. Sejatinya Amalfi seperti penjelmaan Roma yang yang lebih minimalis dan modern. Saat peluncuran, bodinya disepuh Verde Costiera, warna yang terinspirasi dari lautan Amalfi.
Foto: Ferrari
Spoiler belakang menyatu rapi dengan kaca, mempertegas bahasa desain Ferrari. Ia bersifat aktif dengan tiga mode, yaitu Low Drag, Medium Downforce dan High Downforce. Mode High Downforce menghasilkan gaya tekan 110 kg pada kecepatan 250 km/jam, hanya meningkatkan hambatan udara sebesar 4%. Mode ini aktif saat menikung tajam atau pengereman ekstrem.
Baca Juga: 5 Hal Penting Ferrari Amalfi, Dari Penamaan Baru Sampai Penebusan 'Dosa'
Pada sisi terpasang velg 20 inci berbalut ban Bridgestone Potenza Sport di depan dan Pirelli P Zero di belakang. Masing-masing ukurannya 245/35 R20 dan 285/35 R20. Soal aerodinamika, pabrikan terus menguji mobil di terowongan angin untuk mendapatkan setelan terbaik. Elemen seperti duct di atas lampu, fairing bawah depan dan belakang, serta vortex generator membantu kelancaran aliran udara.
Tak hanya itu, perhatian ke sistem pendinginan juga cukup tinggi. Ferrari menyetel area tengah menampung radiator air mesin dan kondensor AC. Sementara itu, intake samping memasok udara ke intercooler sistem turbo. Tatanannya dimaksimalkan secara fungsionalitas tanpa mengganggu tampilan.
Foto: Ferrari
Interior
Kabin Ferrari Amalfi menerapkan tata ruang dual-cockpit. Pengemudi dan penumpang depan punya ruang masing-masing yang tertata ergonomis. Tombol-tombol fisik dikembalikan di setir menggantikan tombol digital, termasuk tombol start khas Ferrari.
Sebagai supercar, interior didominasi penggunaan serat karbon dan jahitan kontras. Dashboard monolitik menyatu dengan konsol tengah dari blok aluminium anodized. Panel pintu dirancang menyatu dengan kabin dan dilengkapi speaker woofer yang tersembunyi rapi di balik lapisan aluminium berlubang.
Infotainment dibekali tiga layar digital, yaitu panel instrumen 15,6 inci, head unit 10,25 inci dan layar penumpang 8,8 inci. Ketiganya terintegrasi mendukung fungsi multimedia, navigasi, kontrol AC, serta konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem ini juga terhubung dengan MyFerrari Connect.
Konfigurasi 2+ artinya terdapat kursi kecil di belakang baris pertama yang bisa dimanfaatkan. Meskipun ia tentunya tak bakal nyaman diisi orang dewasa. Kenyamanan diperkuat adanya opsi kursi comfort dalam tiga ukuran, pemanas, ventilasi dan lima mode pijat.
Foto: Ferrari
Performa
Jantung mekanis Amalfi disokong mesin twin-turbo V8 berkapasitas 3,8 liter, evolusi terbaru dari keluarga F154. Mesin ini menghasilkan tenaga hingga 631 hp pada 7.500 rpm dengan redline di 7.600 rpm. Performa ini memberi rasio daya terhadap bobot terbaik di kelasnya, yakni 2,32 kg/hp.
Akselerasi dari nol ke 100 km/jam ditempuh dalam 3,3 detik. Sementara itu, 0–200 km/jam dicapai hanya dalam 9 detik. Hal ini dimungkinkan berkat manajemen turbo independen yang mengatur kecepatan tiap turbo hingga 171.000 rpm. Mesin juga lebih ringan dan efisien dari generasi sebelumnya.
Ferrari mengadopsi camshaft ringan dan blok mesin yang dirancang ulang untuk mengurangi bobot. Oli low-viscosity baru juga meningkatkan efisiensi pemanasan. Teknologi twin-scroll dan manifold equal-length membuat throttle lebih responsif, ditambah crankshaft flat-plane yang memperkaya karakter suara mesin.
Transmisi dual-clutch 8-percepatan disempurnakan dengan perangkat lunak baru yang mempercepat perpindahan gigi dan menjaga kenyamanan. Sistem dry-sump memastikan pelumasan tetap optimal, bahkan saat start-stop aktif.
Urusan pengereman didukung ABS Evo yang sebelumnya digunakan di 296 GTB, namun kini hadir dalam versi terbaru. Sistem memanfaatkan sensor 6D untuk memperkirakan slip optimal di tiap roda. Hal ini memastikan pengereman maksimal dalam kondisi lurus maupun menikung tajam, serta saat permukaan jalan licin.
Foto: Ferrari
Ferrari juga menggunakan sistem Side Slip Control 6.1. Sistem ini menyatukan berbagai kontrol seperti kemudi, torsi mesin dan gerakan vertikal bodi. Tujuannya adalah memberikan performa optimal di semua kondisi.
Fitur Safety
Ferrari Amalfi dibekali sistem ADAS (Advanced Driver Assistance System) terkini. Ia memastikan pengguna terlindungi secara aktif. Fitur yang tersedia meliputi Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Blind Spot Detection, Lane Departure Warning, Lane Keeping Assist, Automatic High Beam dan Traffic Sign Recognition.
Sistem-sistem ini bekerja menggunakan radar depan dan belakang, serta kamera pintar yang memberikan gambaran menyeluruh tentang lingkungan sekitar mobil saat dikendarai. Amalfi juga menawarkan fitur opsional seperti Surround View dan Rear Cross Traffic Alert. Seluruh sistem dapat dikonfigurasi melalui layar digital di dalam kabin.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga:
Shell Indonesia Dorong Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan Lewat Forum Eksekutif Nasional
Jeep Wrangler Tegaskan Eksistensi Ikonik Bersama Jurassic World Rebirth
Amalfi Tanpa Versi Spider Seperti Roma, Ferrari: Kami Tidak Bisa Ditebak
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature