Beranda EDITOR'S PICKS FEATURE: The Dark Side of Ferdinand Porsche Sr.

FEATURE: The Dark Side of Ferdinand Porsche Sr.

FERRY PORSCHE Porsche tak akan terpikir untuk membuat 356 tanpa inspirasi dari sang ayah, Ferdinand Porsche Sr. Ferdinand mendirikan perusahaan bernama Dr. Ing. H. c. F. Porsche GmbH di Stuttgart, Jerman, pada 1931 bersama Ferry.

Ferdinand Porsche dibesarkan di sebuah desa di Ceko bernama Vratislavice nad Nisou –110 km dari Praha—pada 3 September 1875. Sejak muda, Ferdinand Porsche memang memiliki ketertarikan dalam bidang teknologi, dan terutama tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan listrik. Porsche bekerja sebagai insinyur kendaraan yang sukses dari tahun 1800-an sampai 1931, ketika ia mendirikan perusahaannya sendiri.

Awalnya, perusahaan tersebut bergerak di bidang konsultasi dan pengembangan kendaraan bermotor. Mereka tak membangun mobil yang menggunakan brand Porsche. Salah satu klien pertamanya adalah pemerintah Jerman yang memintanya mendesain volkswagen (mobil rakyat). Dan terciptalah Volkswagen Beetle.

Hubungan Ferdinand Porsche dengan Nazi memang jadi perdebatan panas. Ferdinand Porsche bergabung dengan partai Nazi dan Hitler Schutzstaffel atau SS pada tahun 1937 sehubungan dengan kontrak untuk mengembangkan mobil rakyat Jerman yang ia terima.

Semasa Perang Dunia II, Porsche diminta untuk mobil militer, Kübelwagen dan Schwimmwagen. Ia memiliki kontribusi besar bagi Jerman selama Perang Dunia II. Porsche ikut memberikan saran saat pembangunan tank VK 4501, Tiger I, Tiger II, Elefant, dan Panzer VIII Maus. Demikian juga dengan senjata V-1 flying bomb. Ia pernah mendapat German National Prize for Art and Science, the SS-Ehrenring dan the War Merit Cross, dan bahkan disebut sebagai “Great German Engineer” oleh para pejabat Nazi.

Seperti kita semua tahu, Jerman kalah perang di akhir PD II pada 1945. Ferdinand diturunkan posisinya dari Chairman of Board of Management Volkswagen dan digantikan oleh Ivan Hirst, seorang British Army Major.

Nasib buruk pria kelahiran 1875 ini tak berakhir di sini. Pada 15 Desember di tahun yang sama, Ferndinand ditangkap otoritas Prancis dan dipenjara dengan tuduhan sebagai penjahat perang selama 20 bulan. Anehnya, ia tak pernah diadili.

Ferry dan tim balap Italia, Cisitalia, memberikan uang tebusan sebesar US$62.000 untuk pembebasannya pada akhir 1947. Kemudian Ferdinand berhasil membersihkan namanya di pengadilan perang Prancis meski uang tebusan tersebut tak pernah dikembalikan.

Semasa Ferdinand dipenjara, Ferry membangun mobil produksi Porsche pertama, 356. The rest is history

MIRAH PERTIWI

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

Potensi Masalah Side Foot Step, Mitsubishi Perbaiki 1.747 Triton di Indonesia

JAKARTA, 18 Oktober 2019 -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan)...

Fitur Parfum SUV Peugeot Tegaskan Karakter Personal Pemiliknya

JAKARTA, 18 Oktober 2019 – Peugeot punya cara unik memanjakan penggunanya. Pabrikan mobil asal Prancis itu melengkapi kendaraan terbarunya dengan...

Toyota Tampilkan Versi Produksi BEV di Tokyo Motor Show 2019

TOKYO, 18 Oktober 2019 – Toyota akan tampil dengan teknologi terbarunya di ajang 46th Tokyo Motor Show 2019. Pabrikan raksasa...

GALERI FOTO: Mahindra Scorpio Pikup, Mobil 4×4 Termurah

BOGOR, 17 Oktober 2019 - Menyusul Tata Motors, Mahindra kini resmi hadir di Indonesia sebagai pabrikan asal India untuk meramaikan segmen pasar kendaraan niaga....

10 Program Unggulan Siap Ramaikan IIMS Surabaya 2019

SURABAYA, 17 Oktober 2019 – Pameran otomotif di penghujung tahun akan digelar yaitu Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2019 pada...