Beranda EDITOR'S PICKS FEATURE: Bimmer Parties, All Bimmers, All Brothers

FEATURE: Bimmer Parties, All Bimmers, All Brothers

KESAMAAN minat mendorong orang untuk saling berkomunikasi dan berkumpul, yang kemudian menciptakan sebuah komunitas. Maka tak heran jika di dunia otomotif, banyak klub brand atau jenis mobil tertentu. Salah satu klub terbesar adalah BMW Car Club yang memiliki anggota jutaan Bimmer – sebutan mobil BMW yang kemudian meluas ke penggemarnya – di dunia.

Asal sebutan Bimmer sendiri cukup unik. Tepat setelah Perang Dunia II, BMW lebih dikenal dengan motornya. Ketangguhannya membuat mereka cukup sukses di motorsport. Meski begitu, motor BMW mendapat tantangan berat dari BSA (Birmingham Small Arms) asal Inggris. BSA memiliki panggilan Beesers (atau Beazers di Amerika). Sedangkan motor BMW mendapat julukan Beemer atau Beamer untuk menyamai pesaingnya. Kemudian reputasi mobil BMW mulai meningkat. Para penggemarnya enggan memberikan nama mobilnya serupa dengan motor. Maka mereka mengganti ejaan menjadi Bimmer.

Seiring dengan waktu, jumlah penggemar Bimmer semakin banyak dan terbentuklah BMW Car Club di berbagai negara. Klub di Amerika mendapat ide untuk membuat acara pertemuan yang kemudian dinamakan BMW Car Gathering pada 1970. Gagasan ini terus bergulir dan berkembang ke belahan lain dunia. Kini event besar BMW Car Club terdiri M Fest, BimmerFest dan BimmerMeet. Ketiganya memiliki keunikan masing-masing.

M Fest

BMW M (singkatan dari Motorsport) awalnya dibangun untuk memfasilitasi program balap pabrikan asal Jerman itu. Seiring dengan waktu, divisi tersebut ikut memodifikasi mobil produksi BMW demi meningkatkan performa dan tampilannya yang kemudian dinamakan Seri M. Dengan penggemar yang begitu banyak, tak heran jika mereka mengadakan acara khusus Seri M yang dinamakan M Fest.

M Fest di setiap negara berbeda-beda. Di Indonesia, acara ini digunakan untuk memamerkan  mobil mereka. Sedangkan kegiatan yang berbau motorsport dilakukan di luar event seperti morning run dan track day. Lain lagi di Amerika Serikat. Acara ini diikuti ratusan mobil Seri M dan M Performance. Pada 2010, M Fest yang berlangsung di California dibuka dengan konvoi ke lokasi acara dan memecahkan rekor sebagai konvoi terpanjang di Guinness Book of Records.

Pada umumnya, M Fest di berbagai negara seperti Amerika, Jerman, Singapura dan Afrika Selatan, terdapat kompetisi seperti drifting, M car show, dan drag race. Lagi pula, apa gunanya punya mobil dengan performa tinggi tanpa digeber di lingkungan yang aman.

BimmerFest

Gelaran akbar tahunan para pecinta BMW ini dilaksanakan di berbagai negara dengan peminat yang besar. Inilah ajangnya untuk kontes mobil. Para Bimmer Bimmer rela merogoh kocek cukup dalam untuk restorasi atau modifikasi mobilnya agar bisa menarik perhatian pengunjung saat dipamerkan. Tapi tak sekadar restorasi atau modifikasi, orisinalitas merupakan faktor penting.

Jadi tak sedikit para kolektor mengeluarkan mobil langka mereka dari garasi seperti BMW 2002 turbo, BMW 2002 Alpina, Seri 3 E21, Seri 5 E12, Seri 3 kode bodi F30, dan Seri 5 kode bodi F10. Bahkan ada pula yang memboyong seri M yang tak ada di negaranya. Ketika mobilnya diakui orisinalitasnya, si pemilik tak hanya bangga tapi juga meningkatkan harga jual.

Sesuai tradisi, setiap tahun BimmerFest juga menghadirkan acara lain seperti kompetisi foto, fun games, drag war, drifting dan pengundian hadiah. Sebagai sebuah festival, pengunjungnya tak hanya pemilik BMW, tapi juga khalayak umum. Selain itu, tak sedikit pembalap BMW yang ikut meramaikan kompetisi. Bahkan mereka menawarkan pengunjung untuk ikut ke dalam kendaraannya untuk merasakan sensasi drifting.

BimmerMeet

Berbeda dengan BimmerFest, BimmerMeet ditujukan untuk mempertemukan para pecinta BMW dari generasi ke generasi. Ajang ini memberikan kesempatan untuk bertukar informasi dan sharing pengalaman dalam perawatan BMW kesayangannya. Event ini juga menjadi wadah untuk memamerkan mobil koleksi, balap, modifikasi, hingga mobil-mobil terbaru. Layaknya para model yang saling adu cantik di tengah karpet merah.

Ketika menyambangi BimmerMeet yang diadakan di Thailand pada Januari 2019, saya terkejut melihat sosok BMW 502 lansiran 1954. Inilah tonggak sejarah BMW dan merupakan mobil produksi pertama mereka yang dibangun di Bavaria. Saya merasa beruntung bisa melihat sosok nenek moyang dari BMW modern. Ternyata kehadiran mobil bersejarah di BimmerMeet Thailand tak berhenti di sini. Saya juga menikmati pembandangan indah Seri 8 generasi pertama dengan kode bodi E31 yang sangat mulus dan terawat.

Mobil modifikasinya pun tak kalah cantik dan terkadang out of the box. Misalnya sosok Seri 3 F30 wagon yang menggunakan bumper M3. Awalnya saya bingung, tapi ternyata paduan tersebut memang membuatnya terlihat semakin indah dan sporty.

Hanya di BimmerFest kita bisa melihat begitu banyak mobil BMW yang unik maupun bersejarah dalam satu tempat.

VALDO PRAHARA

Video Terbaru Youtube Carvaganza