Beranda Updates Sarat Teknologi, Mobil Listrik Honda e Tampil di Frankfurt

    Sarat Teknologi, Mobil Listrik Honda e Tampil di Frankfurt

    Photo: Andrew Hoyle/Roadshow

    FRANKFURT, 13 September 2019 – Honda akhirnya melakukan peluncuran versi produksi massal dari mobil listrik Honda e yang dilakukan Selasa, 10 September 2019, kemarin di ajang pameran Frankfurt Motor Show, Jerman. Dirancang dengan menekankan desain yang simpel dan praktis, Honda e hadir dengan gaya modern dan teknologi terkini.

    Dari tampilan eksterior, terlihat jika mobil mungil ini dibuat simpel, tak banyak gaya. Tapi beberapa teknologi disematkan seperti spion konvensional yang kini digantikan Side Camera Mirror System. Menggunakan kamera berukuran kecil yang terhubung langsung dengan layar berukuran 6 inchi di dalam dashboard. Penggunaan teknologi kamera sebagai yang pertama di segmen mobil compact.

    Bagian gagang pintu Honda e juga tampil unik. Gagang pintu dibuat berbentuk pop-out sehingga menghasilkan penampilan yang mulus untuk mewujudkan desain modern.

    Di bagian interior, Honda e dibuat sesuai kebutuhan masa kini. Ada lima buah layar generasi terbaru terpampang di dashboard, dimana salah satunya adalah layar sentuh LCD selebar 12,3 inchi yang terhubung dengan sistem infotainment. Kabin dibuat bernuansa modern dengan material terbaik.

    Sebagai penggerak, Honda e dilengkapi dengan motor listrik yang menghasilkan dua besaran tenaga, masing-masing sebesar 136 PS dan 154 PS, serta torsi maksimal 315 Nm. Sementara itu, Honda e dapat mencapai jarak maksimal sebesar 220 km dalam sekali pengisian daya, didukung baterai berkapasitas 35,5 kWh yang menjadi baterai mobil berukuran terkecil di kelasnya. Bateri ini dapat diisi hingga 80% dalam 30 menit pengisian daya. Sedangkan untuk akselerasi, Honda e mampu meraih kecepatan 0-100 km/h dalam waktu 8 detik.

    Akses terhadap aplikasi maupun layanan online di layar dashboard juga dapat dilakukan dengan komando suara melalui teknologi Honda Personal Assistant, sebuah kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) yang dapat melakukan percakapan secara natural dengan pengendara dan penumpang untuk akses yang lebih mudah.

    Honda Personal Assistant dapat diaktifkan dengan mengatakan, “OK Honda” diikuti dengan sebuah pertanyaan atau instruksi. Seiring waktu, Honda Personal Assistant juga dapat semakin mengenali suara dari setiap individu untuk memberikan respon yang lebih akurat.

    Tidak hanya itu, para pemilik Honda e juga dapat selalu terhubung dengan mobilnya melalui aplikasi smartphone My Honda+. Diluncurkan sejak tahun 2017, aplikasi tersebut telah mendapatkan berbagai pembaruan untuk menyediakan fungsi yang lebih banyak, meliputi laporan kondisi kedaraan, remot untuk mengatur fitur climate control, serta memonitor lokasi kendaraan.

    Tambahan fungsi yang dikhususkan untuk kendaraan listrik juga telah ditambahkan, meliputi kontrol pengisian daya dan monitor terhadap sisa energi yang tersedia, serta dapat membantu mencari stasiun pengisian daya terdekat.

    Untuk meningkatkan keamanan, Honda e juga dapat diakses menggunakan kunci digital untuk mengunci dan membuka kunci kendaraan melalui aplikasi di smartphone.

    RAJU FEBRIAN

    Video Terbaru Youtube Carvaganza



    Last Updates

    TTI Selangkah Lagi Juara Balap Nasional 3 Tahun Berturut-turut

    JAKARTA, 13 November 2019 – Toyota Team Indonesia (TTI) memperbesar peluang untuk kembali meraih gelar juara di tahun 2019. Hal...

    BMW M4 Competition Dibanderol Rp 2,3 Miliar, Apa Istimewanya?

    JAKARTA, 13 November 2019 – Bersamaan dengan pembukaan M Town, Exhibition Space khusus untuk BMW M di Eurokars Gallery Plaza...

    8 Perbedaan Mitsubishi Xpander Cross dan Xpander Biasa

    JAKARTA, 13 November 2019 – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya melansir model terbarunya, Mitsubishi Xpander Cross....

    BMW Buka Outlet M Town di Eurokars Gallery Plaza Indonesia

    JAKARTA, 13 November 2019 – Penggemar motorsport dan brand BMW M yang memiliki spesialisasi dalam kendaraan sports car kini punya...

    Mitsubishi Xpander Cross Tak Mau Disebut SUV, Kenapa?

    JAKARTA, 13 November 2019 – Mitsubishi Cross menjadi model yang paling banyak diperbincangkan publik otomotif Tanah Air. PT Mitsubishi Motors...