Beranda EDITOR'S PICKS Virus Corona Hantui Ajang Balap Dunia, Bahkan Olimpiade

Virus Corona Hantui Ajang Balap Dunia, Bahkan Olimpiade

JAKARTA, Carvaganza.com – Coronavirus atau COVID-19 menjadi kata yang paling menakutkan beberapa waktu belakang ini. Maraknya wabah Corona di dunia telah memberi pengaruh besar pada berbagai kalangan masyarakat, termasuk otomotif dan segala lininya. Dampak Corona tidak terkecuali dirasakan oleh kalangan motorsport atau ajang balapan yang dijadwalkan untuk digelar sepanjang tahun 2020 ini.

Dengan semakin luasnya penyebaran virus asal kota Wuhan, China ini, para penyelenggara ajang balap kelas dunia sampai harus pertimbangkan ulang gelarannya. Bahkan, sudah ada beberapa ajang yang resmi membatalkan penyelenggaraannya, demi mengurangi risiko penyebaran Corona lebih luas.

Ajang balap atau motorsport yang belakangan paling terkena dampak virus Corona adalah MotoGP, yang sejauh ini sudah resmi membatalkan dua seri pertama musim 2020. Usai sesi tes pra musim di lokasi sama, Dorna Sports dan FIM memutuskan seri pembuka MotoGP Qatar 2020 untuk dibatalkan.

Batalnya seri MotoGP Qatar berlaku hanya untuk kelas MotoGP, yang artinya seri untuk kelas Moto2 dan Moto3 tetap bergulir. Alasannya karena sebagian besar kru tim dan pembalap di kelas MotoGP berasal dari Italia, negara di Eropa dengan suspect Corona terbanyak. Otoritas Qatar mewajibkan karantina selama 14 hari untuk semua pendatang yang berasal dari Italia.

Baca juga: GAIKINDO Berharap Virus Corona Tak Pengaruhi Industri Otomotif

MotoGP

Selain MotoGP, seri Qatar untuk World Superbike (WSBK) juga telah resmi dibatalkan dengan status ditunda. Seri WSBK ini seharusnya digelar pada tanggal 3 Maret 2020.

Tidak hanya Qatar, seri MotoGP Thailand bahkan juga telah dibatalkan akibat penyebaran Corona. Negara yang seharusnya menjadi tuan rumah seri kedua tahun ini memutuskan untuk tidak menggelar acara dengan jumlah penonton besar. Bedanya dengan Qatar, seri Thailand dibatalkan untuk seluruh kelas MotoGP.

Sejauh ini status MotoGP Thailand belum sepenuhnya dibatalkan, karena jika memungkinkan, penyelenggara akan memindahkan jadwal seri ke akhir tahun.

Baca juga: Virus Corona Batalkan MotoGP di Maret 2020, Rossi: Ini Berita Buruk!

Formula 1

Tidak hanya MotoGP, sesama balapan kelas puncak untuk roda empat Formula 1 (F1) juga telah menyatakan sikapnya terhadap situasi ini. Seri F1 Grand Prix China di Shanghai resmi dibatalkan untuk digelar pada tanggal 19 April 2020. Keputusan ini telah diumumkan sejak 12 Februari 2020, mengingat negara Tirai Bambu tersebut menjadi episentrum penyebaran virus yang cukup mematikan ini.

Sama seperti MotoGP Thailand, status F1 Grand Prix China juga ditunda untuk digeser ke lain waktu jika memungkinkan. Opsi lain, seri ini digantikan oleh negara lain yang bersedia menggelar balap F1.

Tidak sampai situ, efek Corona juga mengancam debut seri Vietnam tahun ini pada awal bulan April mendatang. Meski saat ini masih dinyatakan ‘on schedule’, namun seri F1 di Vietnam dipastikan batal diramaikan supporting race Formula Renault Asiacup. Balap formula junior tersebut menarik diri dari balapan yang akan digelar di sirkuit jalanan kota Hanoi.

Baca juga: Gara-Gara Corona, GP F1 Bahrain Terlarang Bagi Penonton

Formula E

Masih di kawasan Asia, seri balap lain yang resmi telah dibatalkan adalah Formula E (FE) di Sanya, China. Balapan ini awalnya dijadwalkan untuk berlangsung pada 21 Maret 2020. Seri Sanya ePrix bahkan menjadi ajang balap pertama yang memutuskan batal terkait Corona, yang diumumkan pada 2 Februari 2020 lalu.

Sejauh ini hanya seri Sanya dari FE musim ini yang telah resmi dibatalkan, namun jika kondisi tidak kunjung membaik, bukan tidak mungkin seri lain menyusul. Musim ini, masih ada dua seri FE lainnya yang digelar di Asia, yaitu Seoul (3 Mei) dan Jakarta (6 Juni). Keduanya berlangsung berurutan, dengan Seoul lebih awal, dan sama-sama akan pertama kali menggelar balap mobil listrik tersebut.

Sejauh ini baik Korea Selatan dan Indonesia belum menyatakan sikapnya terkait kondisi saat ini. Jakarta bahkan harus menghadapi isu lain untuk menggelar FE selain Corona, yaitu terkait pemilihan Monas sebagai lokasi sirkuit balap.

Baca juga: FEATURE: Karena Corona, Otomotif Cina Amblas Lebih 90 Persen

Olimpiade

Daftar ajang motorsport lain yang terdampak oleh virus berkode COVID-19 ini yaitu Super Formula Suzuka (5 April, Batal), Tes DTM di Monza (16-18 Maret, dipindah ke Hockenheim), Tes International GP Open di Barcelona (6-7 Maret, Batal).

Dampak Corona bukan hanya terjadi pada ajang olahraga bermotor, tetapi juga siap mengancam gelaran Olimpiade 2020 yang sedianya berlangsung di Tokyo. Jepang sebagai tuan rumah menunjukkan keprihatinannya terhadap wabah Corona, dengan sejumlah suspect telah dipastikan terjangkit di sejumlah wilayah.

Olimpiade termasuk salah satu event yang paling dinanti masyarakat dunia tahun ini, mengingat penyelenggaraannya yang setiap empat tahun sekali. Toyota sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar di dunia, telah berkomitmen menjadi sponsor utama Olimpiade, dengan turut akan pamerkan teknologi mobilitas tekininya.

Jika efek wabah Corona semakin meluas, maka bukan tidak mungkin akan bisa melumpuhkan berbagai aspek kehidupan di dunia. Dengan dibatalkannya berbagai ajang kelas dunia ini, virus Corona tentunya telah berpengaruh negatif pada sisi perekonomian pada setiap ajang tersebut.

WAHYU HARIANTONO | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto