Beranda Updates T2 Motorsport Buka Musim 2019 di Sirkuit Sepang

T2 Motorsport Buka Musim 2019 di Sirkuit Sepang

Foto: T2 Motorsport

JAKARTA, 7 April 2019 – David Tjiptobiantoro dan Rio Haryanto mengawali balapan pertama kejuaraan Blancpain GT World Challenge Asia 2019 di Sirkuit International Sepang, Malaysia, sabtu (6/4/2019) kemarin. Balapan di Sepang ini merupakan seri pertama dari enam seri balapan yang bakal mereka ikuti selama tahun 2019 ini.

Sesi race weekend pada hari Sabtu sangat padat. Official practice, Qualifying 1 dan Qualifying 2 dilakukan pada hari yang sama. Official practice dimulai pada jam 8.15, setelah itu dilanjutkan dengan sesi kualifikasi yang dimulai pukul 12:23 waktu setempat. Race pertama dimulai tepat pukul 16.15 setelah mendapatkan urutan untuk menentukan grid atau posisi awal mobil.

David turun pertama kali di Race 1 dengan menggeber Ferrari 488 GT3 di kelas Pro Am dan seluruh pembalap berjumlah 60 orang dari 30 tim. Selepas start, balapan dibuka oleh iring-iringan di belakang safety car selama hampir 5 menit karena hujan deras mengguyur. Pada saat itu, David di bawah naungan T2 Motorsport berada di posisi ke-14 dan langsung turun ke urutan 18 setelah T2 memutuskan untuk melakukan pergantian ban.

Foto: T2 Motorsport

Race tidak sejalan dengan apa yang kami harapkan, di mana faktor cuaca juga menjadi ganjalan utama kami dalam mendapatkan hasil maksimal. Pada start, hujan turun di sebagian area di mana T2 memutuskan untuk melakukan pergantian ban,” ujar Irmawan Poedjoadi, Team Principal T2 Motorsport.

Pada musim basah seperti sekarang, Sirkuit Sepang memang kerap kali diguyur hujan lebat. Hal ini dapat menyebabkan aquaplaning sehingga menyulitkan kendaraan untuk melaju secara maksimal. Dan secara otomatis dalam kondisi basah, pembalap juga harus mengganti ban dari ban kering ke ban basah.

Setelah David melahap trek selama 27 menit, pada menit ke-28 T2 Motorsport melakukan penggantian pembalap ke Rio Haryanto. Pada saat yang bersamaan, mobil Ferrari 488 juga mengganti ban dari ban basah ke ban kering.

Rio Haryanto berhasil mengejar ketinggalan dan menembus urutan finish ke-18 dalam waktu 30 menit. Pengalamannya sebagai pembalap F1 memang memudahkan Rio untuk cepat beradaptasi dengan mobil dan terbukti race pace Rio tak berbeda dengan kecepatan tiga pembalap yang finish tiga teratas.

EKA ZULKARNAIN