Suzuki Rayakan HUT Emas, 50 Tahun Berkarya untuk Indonesia

JAKARTA, Carvaganza -- Suzuki, tahun ini, merayakan usianya yang ke-50 tahun hadir dan berkontribusi di Indonesia. Memperingati setengah abad perjalanan di Tanah Air, Suzuki Indonesia mengadakan perayaan ulang tahun emas yang dikemas secara virtual melalui saluran Youtube. Acara yang diikuti lebih dari 5.000 karyawan Suzuki dan diler ini dilaksanakan pada Senin (7/12/2020).

“Perayaan ulang tahun emas ini sangat istimewa dan berarti bagi keluarga besar Suzuki Indonesia. Dari dulu sampai sekarang, kami terus berkarya dan berkomitmen memberikan produk-produk dan layanan berkualitas untuk masyarakat, sehingga saat ini Suzuki bisa menjadi salah satu merk otomotif terbaik di Indonesia,” papar Seiji Itayama, President Director PT SIM/SIS, setelah memberikan kata sambutan.

Suzuki memulai bisnis di Indonesia tahun 1970 berbagai catatan sudah dibuat Suzuki. Hingga 2019, Suzuki telah memproduksi lebih dari 11.000.000 unit sepeda motor dan 2.500.000 unit mobil dengan penyerapan komponen lokal rata-rata di atas 80% yang dipasok lebih dari 400 perusahaan komponen dalam negeri.

Tak hanya untuk pasar dalam negeri, Suzuki Indonesia juga melakukan kegiatan ekspor ke-85 negara dengan total volume lebih dari 1.300.000 unit. Semua kegiatan ini telah menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja untuk masyarakat.

Baca juga: Dalam 8 Bulan, Suzuki XL7 Kuasai 12 Persen Segmen Medium SUV


Perjalanan Awal


Perjalanan Suzuki diawali salah satu model legendarisnyany, pikap Suzuki ST20. Legenda otomotif Indonesia, Soebronto Laras, yang memimpin Suzuki pertama kali mengatakan bahwa ST20 justru lahir di Manado, Sulawesi Utara. Di akhir 1980-an akhir petani cengkeh di Manado panen sehingga membutuhkan angkutan yang sesuai.

Ia bercerita, saat itu ditemani seorang petinggi Suzuki dari Jepang dalam memperkenalkan ST20 kepada petani cengkeh di Manado. "Saya suka balap, reli, lalu saya demonstrasikan kemampuan ST20 di hadapan petani," kata Subronto Laras yang kini menjadi Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses International.

Ia lantas mendemonstrasikan kemampuan angkut ST20. Pikap mungil itu diberi beban 1 ton cengkeh, lalu menanjak di area pegunungan di Manado. "Kaget semua, ternyata ST20 mampu mengangkut beban 1 ton di jalur pegunungan," kata dia. "Awalnya, hanya 10 unit ST20 dibawa ke Manado. Lantas permintaannya semakin banyak dan terus berkembang. Hingga terjual sebanyak 1.500 unit. Baru setelahnya masuk ke Pulau Jawa," tuturnya.

ST20 ini kemudian berevolusi menjadi Suzuki Carry. Model ini menjadi favorit konsumen Tanah Air. Terbukti di bulan Oktober 2020 lalu, New Carry Pick Up berhasil mendominasi 55% market share pada segmen kendaraan niaga ringan baik untuk penjualan retail maupun wholesales. Dalam keterangan resminya, Suzuki menyebut selama Januari-Oktober 2020, total penjualan retail New Carry Pick Up mencapai 31.175 unit dan berkontribusi hingga 60,4% untuk segmen kendaraan niaga ringan.

Baca juga: Suzuki New Carry Kuasai Lebih dari Setengah Segmen Kendaraan Niaga Nasional


Sambutan


Kini, setidaknya kini ada 12 model mobil dan 10 model sepeda motor yang ditawarkan Suzuki pada konsumen Tanah Air. Mobil penumpang seperti XL7, All New Ertiga, All New Ertiga Suzuki Sport, Karimun Wagon R, New Ignis, New Baleno, New SX4 S-Cross, APV New Luxury, APV Arena, Jimny Mobil komersial New Carry Pick-Up dan New Carry Luxury yang mengusai segmennya.

Di segmen motor ada GSX150 Bandit, GSX-R150, GSX-S150, All New Satria 150, New Smash FI, Address FI, Addres Playfull, Nex II, Nex II Fancy Dyamic, dan yang terbaru Nex Crossover. Tak ketinggalan Suzuki juga menawarkan beberapa mesin OBM (OutBoard Motor) sebagai bagian usahanya.

Hadir juga Kementerian Perindustrian RI yang diwakili Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Elektronika (Ilmate), Dr. Ir. Taufik Bawazier M.si, dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii yang dilakukan secara virtual.

Melalui video ucapannya, Taufik Bawazier menyampaikan, “Dengan komitmen Indonesia untuk menjadi pilar ke-3 dalam grup Suzuki setelah Jepang dan India, saya harap Suzuki Indonesia dapat meningkatkan volume produksi untuk pasar domestik dan ekspor lebih dari 45% dan menjadikan Suzuki Indonesia sebagai mother plan tidak hanya untuk kendaraan MPV tapi juga niaga. Saya juga berharap Suzuki dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas tenaga kerja nasional dengan cara melakukan transfer teknologi untuk memenuhi kebutuhan produksi dan design & development.”

Baca juga: Program Cashback Rp 4 Juta di Suzuki Auto Value Berlaku Sampai Akhir Tahun


Target ke depan


Selain fokus dalam kegiatan produksi dan manufaktur industri otomotif, Suzuki juga melaksanakan kewajibannya dengan melakukan berbagai kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai salah satu komitmen perusahaan. Salah satu yang rutin dilaksanakan sejak 2014 adalah Clean Up the World, yaitu kegiatan membersihkan lingkungan pantai dengan masyarakat sekitar. Suzuki juga melakukan kegiatan CSR lain seperti donasi mobil untuk SMK-SMK yang dapat dijadikan bahan praktik dan pembelajaran, penanaman pohon, donasi ambulans, donasi bencana alam, dan berbagai kegiatan lainnya sebagai bentuk apresiasi Suzuki terhadap masyarakat Indonesia.

Menghadapi tahun 2021, Suzuki mengatakan cukup optimistis. Pandemi Corona Covid-19 memang masih mempengaruhi sektor bisnis termasuk industri otomotif. Penjualan mobil di tahun inipun jauh dari target awal yang telah ditentukan. Bahkan Gaikindo beberapa kali merevisi target lantaran penjualan mobil terus merosot. Sementara penjualan mobil di tahun depan pun diperkirakan sulit untuk bisa "normal" seperti kondisi sebelum pandemi. Bahkan Suzuki memprediksi penjualan di tahun depan mencapai 750 ribu unit.

"Menurut perkiraan kami, total market mobil tahun depan bisa sampai 750 ribu unit. Dari Suzuki, kami (targetkan) mau 13 persen dari 750 ribu unit tersebut. Jadi kira-kira itu prediksi kami dari Suzuki," ujar Hideaki Tokuda Director PT SIS.

Suzuki juga siap menghadirkan sejumlah produk andalannya di kelas MPV dan pick up yang telah di produksi di Tanah Air. Peluncuran produk baru juga tetap dilakukan dengan pengembangan sejumlah disain baru yang lebih ramah lingkungan dan menggunakan teknologi modern. Hanya saja petinggi Suzuki masih enggan menjabarkan lebih lanjut.

Di akhir acara, Itayama menyampaikan harapannya untuk Suzuki. “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, terutama konsumen, yang selalu mendukung Suzuki hingga mampu menginjak usia ke-50 di Indonesia. Saya harap perayaan ini mampu membuat seluruh elemen perusahaan semakin solid agar tetap bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia,” tutup Itayama.

RAJU FEBRIAN

Baca juga: Suzuki Ignis Raih Penghargaan City Car Pilihan Kaum Millenial

Artikel yang direkomendasikan untuk anda