Beranda EDITOR'S PICKS SUV Makin Diminati di 2020, Pemain Baru Kian Agresif

SUV Makin Diminati di 2020, Pemain Baru Kian Agresif

JAKARTA, Carvaganza.com – Tahun 2020 sudah berjalan hampir satu bulan. Khusus di ranah otomotif, ada satu catatan menarik yang bisa dilihat di bulan pertama tahun ini. Tiga model pertama yang diperkenalkan agen pemegang merek (APM) – yang sudah dan yang akan diperkenalkan – berada di segmen sport utility vehicle (SUV). Kia Seltos dan Hyundai Tucson diperkenalkan pekan lalu. Dan rencananya, dalam pekan depan, ada Mazda CX-30.

Kebetulan?

Sebenarnya tidak juga. Tren pasar yang berminat dengan mobil jenis SUV sudah terlihat dalam dua tahun terakhir. Kenaikan penjualan segmen ini terlihat baik di Indonesia maupun pasar global.

Kondisi ini pastinya dipelajari para pabrikan mobil. Teori dasar ‘jualan’ adalah menyediakan produk yang tengah diminati konsumen. Bahasa kerennya teori ‘supply and demand’. Alhasil, para APM tentunya memberikan perhatian khusus pada segmen SUV yang tengah naik daun. Model-model SUV akan banyak ditawarkan ke konsumen.

Hal ini diakui beberapa agen pemegang merek. “SUV masih menjadi favorit di Indonesia kalau dilihat dari tahun (2019) ini, bukan hanya Toyota tapi juga merk lain. Tren pasar memang naik. Kalau sekitar lima tahun lalu masih di sekitar 11-13%, tetapi sekarang sudah di 17-18%. Tren ini, saya kira akan terus naik di (2020) nanti, seiring dengan tren global,” kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy beberapa waktu lalu.

Hal yang sama diungkapkan Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy. Ia mengatakan SUV tetap akan menjadi segmen dengan kenaikan yang signifikan di Indonesia. “Meski segmen terbesar dan model-model dominan masih MPV,” kata dia.

Model-Model Baru

Model-model baru menjadi strategi para APM untuk meningkatkan penjualan. Sebagaimana kita ketahui penjualan otomotif pada 2019 lalu kembali melempem. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat secara total pasar otomotif turun 10,5% di angka 1.030.126 unit dari sebelumnya 1.151.413 unit di 2018.

Nah, pergerakan sudah dilakukan. Di awal bulan ini, PT Kreta Indo Artha (KIA) – perusahaan yang dibentuk Indomobil Group bersama PT Sarimitra Kusuma Ekajaya – sudah meluncurkan SUV kompak yang diberi nama Kia Seltos. PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) meski tidak menggelar acara khusus, mengumumkan kehadiran Hyundai New Tuscon.

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) yang membawahi brand Mazda di Indonesia sudah menyebar undangan terkait peluncuran Mazda CX-30. Rencananya, pekan depan model compact crossover ini akan diperkenalkan secara resmi.

Lalu ada PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang dikabarkan tengah menyiapkan kehadiran satu model baru. Menggunakan basis Ertiga, Suzuki disebut-sebut menyiapkan XL7 yang di India disebut XL6. Sedangkan Toyota dan Daihatsu, digadang-gadangkan akan memboyong dua SUV kembar, Raize dan Rocky.

Persaingan Ketat

Persaingan ketat terjadi di segmen SUV ini. Dalam 5 tahun terakhir, perkembangan jenis SUV kian beragam. Tipe dan modelnya terus berkembang. Mulai Low SUV, Medium SUV, Big SUV, Premium SUV, atau crossover. Belum lagi jika dilihat dari pembagian kapasitas penumpang 5 seater dan 7 seater.

Khusus di SUV medium, pertarungan jauh lebih ketat. Di sini ada nama-nama lawas seperti Honda CR-V, Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport, plus pendatang baru DFSK Glory 580 dan Wuling Almaz.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2019 kemarin Toyota Fortuner masih menjadi yang terlaris setelah terjual 18.200-an unit. Kemudian Honda CR-V terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 11.290 unit. Menariknya, para pendatang baru membuat kejutan. Perhaatian perlu diberikan pada Wuling Motors. Mengandalkan Almaz, Wuling mampu mencuri perhatian penyuka mobil gagah ini. Sepanjang tahun lalu tercatat angka penjualan ritel Almaz adalah sebanyak 9.743 unit.

Wuling Almaz

Ini bukan angka yang bisa dipandang remeh oleh para pemain lama. Tampilan yang fresh, fitur menarik, dan mesin yang ditawarkan Almaz menjadi daya tarik bagi konsumen. Jika tidak diwaspadai Almaz siap merebut pasar Fortuner, Pajero Sport, atau CR-V. Pabrikan asal Cina ini tentunya tidak diam untuk menambah jumlah penjualan mereka.

Pabrikan asal Jepang, memang belum mau secara terbuka, mengungkapkan kekhawatiran akan penetrasi brand-brand asal Cina. Meski bisa dipastikan mereka terus memasang mata dan telinga.

Menarik menunggu kejutan-kejutan yang disiapkan APM di tahun ini. Yang pasti, selain model-model baru, persaingan bakal terjadi di segmen SUV, bahkan semakin memanas. Bagi para pemain lama, tentu perlu waspada dengan kejutan para pemain baru yang jauh lebih agresif.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Beli Peugeot Allure Plus, Ada Bunga 0% di Astra Auto Fest 2020

JAKARTA, Carvaganza.com – Astra Peugeot memanfaatkan ajang Astra Auto Fest 2020 yang berlangsung 19-23 Februari 2020 untuk mempromosikan duo SUV barunya. Tak ketinggalan promo...

Toyota Alphard dan Vellfire 2020 Kini Pakai Radar, Harga Naik Berapa?

JAKARTA, Carvaganza.com – Sebagai MPV Premium, Toyota Alphard dan Vellfire, sebenarnya sudah dilengkapi berbagai fitur yang mumpuni. Kini di awal 2020, keduanya mendapat upgrade...

Ini Spesifikasi dan Perbedaan 3 Varian Suzuki XL7

JAKARTA, Carvaganza.com – Suzuki akhirnya ikut bermain di segmen sport utility vehicle (SUV). Kehadiran mereka ditandai dengan peluncuran Suzuki XL7. Tak hanya tampilan, XL7...

Scuto Nano Ceramic+ Raih Gelar Best Car Salon

JAKARTA, Carvaganza.com -- Scuto Indonesia meraih penghargaan bergengsi Superbrands Indonesia 2020. Kategori yang dimenangkan adalah Best Car Salon sebagaimana perusahaan mereka bergerak, di bidang...

TEST DRIVE: Mitsubishi Xpander Cross, Adventure di Lombok

LOMBOK, Carvaganza.com – “Don’t Stop Me Now!”, judul lagu milik Queen yang legendaris dipakai sebagai tagline Mitsubishi Xpander Cross, seolah menjadi pesan bahwa Xpander...