Beranda EDITOR'S PICKS Perjalanan Honda Accord, Dari Hatchback Sampai Mesin V6 (Bagian 1)

Perjalanan Honda Accord, Dari Hatchback Sampai Mesin V6 (Bagian 1)

Fourth-Generation 1991 Honda Accord Sedan

JAKARTA, carvaganza.com – Pada 12 Oktober kemarin, pabrikan Honda telah meluncurkan Accord terbaru model tahun 2021. Ragam penyempurnaan dan perubahan dilakukan pabrikan sebagai langkah penyegaran. Meskipun perubahan-perubahan yang dilakukan sebetulnya sudah diprediksi oleh pelanggan setia.

Secara histori, Accord sudah diproduksi Minato sejak 1976 dan sejak dulu memang passenger car jenis sedan empat pintu. Dari situ berkembang varietasnya ke seluruh dunia, mulai dari menjadi coupe, station wagon dan hatchback.

Generasi I (1976 – 1981)

Accord sudah melewati 10 generasi sejak pertama kali dirilis tahun 1976. Dulunya diproduksi dengan model hatchback tiga pintu karena versi sedan empat pintu baru diperkenalkan tahun 1979. Engine yang ditanamkan bensin 1.6 liter dengan hasilan tenaga 68 hp, dikombinasikan dengan transmisi manual lima percepatan.

Versi sedan datang dengan mesin yang lebih berdaging, 1.8 liter sudah power steering.

Baca juga: Begini Perubahan-Perubahan Penting Pada Honda Accord Terbaru

Generasi II (1981 – 1985)

Accord menjadi mobil Jepang pertama yang dirakit di Amerika Serikat. Generasi kedua memiliki bodi lebih besar dibandingkan generasi pertama, dengan postur berbentuk boxy. Baru mendapatkan girboks otomatis 4-percepatan sebagai opsional tahun 1983. Pada tahun itu, kapasitas mesin ditambah menjadi 1.830 cc dari 1.751 cc dengan tenaga yang dilansir 86 hp. Top speed juga mendapatkan penambahan pada 1985 dengan hadirnya Accord Sei dengan mesin injeksi langsung 101 hp.

Generasi III (1985 – 1989)

Memasuki generasi ketiga, Accord lagi-lagi mendapat perubahan signifikan. Sekaligus mempertegas footprint perjalanannya. Kali ini menghadirkan model baru, coupe dengan bentuk tubuh yang lebih ramping.

Secara mekanis juga diciptakan lebih hebat dibandingkan pendahulunya. Misalnya, untuk pertama kali di Honda mengaplikasi suspensi double-wishbone pada kedua as roda. Tubuhnya pun lebih aerodinamis sehingga lebih efisien konsumsi bahan bakar dan tentu untuk mengejar kestabilan kendaraan.

Baca juga: Banyak Fitur Keselamatan, Honda Accord Raih 5 Bintang di ASEAN NCAP

Ukuran mesin juga diperbesar menjadi 2.0 liter, menghasilkan tenaga 98 hp untuk mesin karburator. Sedangkan untuk mesin injeksi 110 hp. Model lampu depan juga diperkaya dengan model pop-out.

Generasi IV (1989 – 1993)

Lagi-lagi, di generasi keempat bodi Accord diperbesar sehingga masuk kualifikasi sedan berukuran medium. Model Accord diperbanyak lagi dengan melahirkan wagon untuk menggantikan versi hatchback.

Pabrikan mengadopsi mesin baru 2.2 liter bertenaga 130 hp untuk model EX sebagai model flagship pabrikan. Mendapat penambahan mode pengendaraan Sport untuk girboks otomatis 4 percepatan sehingga pengemudi bisa memilih mode perpindahan manual. Tapi sayangnya, lampu depan tipe pop-out dihapus.

Baca juga: Masih Terawat dan Mulus, Generasi Pertama Honda Accord dan Civic

Generasi V (1993 – 1997)

Pada generasi ini untuk pertama kalinya Accord menggunakan mesin VTEC dengan kapasitas 2.2 liter dan untuk pertama kalinya pula Accord mengadopsi V6 2.7 liter. Menghasilkan tenaga 170 hp dan torsi puncak 224 Nm.

Accord dengan versi mesin lebih besar mendapatkan sejumlah perubahan desain di bagian depan untuk membedakannya dengan mesin 4 silinder segaris. Bodi mobil juga dimelarkan agar legroom lebih lapang dan desain dibuat lebih sporty. (Bersambung…)

Sumber: www.motor1.com

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Mengapa Rolls-Royce Senang Menggunakan Nama Hantu Untuk Mobil-Mobilnya?

JAKARTA, Carvaganza.com - Nama adalah doa. Ungkapan itu dalam budaya Indonesia sangat dipandang. Nama tak sekadar sebutan, panggilan atau sapaan. Nama bisa saja megandung...

Mengunjungi Pabrik Bugatti Di Molsheim, Prancis

Molsheim, Carvaganza.com - Molsheim adalah rumah keluarga besar Bugatti. Tempat sang pendiri meletakkan harapannya terhadap brand berkelas itu. Berlokasi di jantung kota Alsace, Prancis,...

Enzo Ferrari, Hegemoni Seorang Komandan

JAKARTA, carvaganza - Pada 18 Februari 1898, di tengah guyuran salju yang pekat, seorang bayi lahir di pinggir kota Modena, Italia. Saking tak mungkinnya...

3 Mitos Isi Bensin Yang Bikin Paranoid Pemilik Mobil

JAKARTA, Carvaganza.com - Banyak orang bisa mengemudi mobil, namun tak paham bagaimana mesin bekerja. Karena tak mengetahui, maka lantas banyak mitos beredar. Soal mengisi...

Kemenperin Manfaatkan AMMDes untuk Penyemprot Disinfektan Cegah Covid-19

JAKARTA, Carvaganza -- Kementerian Perindustrian bersama PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) kembali menggelar kegiatan untuk menekan penyebaran virus korona baru melalui pemanfaatan Alat...