Beranda Drives MINI Cooper S Cabrio 2016, The Mysterious Hot-Hatch

MINI Cooper S Cabrio 2016, The Mysterious Hot-Hatch

Rahasia Mini Cooper S Cabrio 2016 tidak hanya terletak pada keseksian atap cabrio-nya tetapi juga kemampuan yang bersumber di balik bonnetnya.

KETIKA saya akan menguji Mini Cooper S Cabrio 2016, yang saya pikirkan hanyalah bagaimana menikmati desain atap terbukanya sambil narsis beberapa frame di sesi pemotretan. Desain cabrio yang ditawarkan Mini Cooper S ini sangat menarik dan menggoda siapa saja yang melihat. Material kanvas dengan struktur buka tutup yang eksentrik ditambah logo bendera Britania berukuran jumbo di atasnya menarik perhatian.

Pada bagian eksterior, Mini tetap mempertahankan desain Mini Cooper sebagai basisnya. Di antaranya adalah lampu bulat yang dikelilingi garnish, desain grille yang khas ditambah bonnet dengan air flow serta tambahan emblem Cooper S di bagian buritan yang juga serupa dengan Mini Cooper biasa. Tampangnya terlihat seksi ketika atap convertible dibuka, memperlihatkan empat tonjolan headrest. Untuk membuka dan menutup atap mobil, dibutuhkan waktu sekitar 17 detik.

Material interiornya terkesan mewah yang didominasi  warna cokelat dengan jahitan yang apik dan detail. Tata letak fitur hiburannya pun tetap sama, hanya saja terdapat fitur tambahan yang menginformasikan keadaan cuaca sehingga pengendara tahu kapan waktu yang tepat untuk membuka atapnya. Meski tidak terdapat fitur-fitur hiburan seperti Apple Car Play atau Android Auto, Mini Connected sudah cukup membantu koneksi pada smartphone/iPod. Semua fitur hiburan maupun informasi kendaraan dapat dilihat di layar bulat khas Mini berukuran 8,8 inci. Misalnya informasi tentang kecepatan kendaraan, tenaga, torsi bahkan gaya lateral kendaraan. Sistem navigasi hingga fitur parking assist system pun terpasang sempurna.

Saat menyalakan mesin 3-silinder 1.5-liter TwinPower Turbo, menyeruak suara serak bak orang batuk berat dari dua lubang exhaust-nya. Gemanya menghidupkan emosi, indera telinga pun senang mendengarnya. Selepas meninggalkan markas BMW Indonesia, saya arahkan Mini Cooper Cabrio ini ke daerah pesisir di Banten.

Di jalanan yang cukup lengang, wajah Mini Cooper yang seksi tertutup oleh tenaga dan torsi yang cukup beringat. Berdasarkan fact sheet, mesinnya mampu menyemburkan tenaga 192 hp dan torsi 280 Nm yang sudah didapat pada  putaran mesin 1.250 rpm. Sangat mudah membuatnya berlari kencang hanya untuk mendapatkan top speed plus suara knalpot yang jauh lebih nyaring. Jangan harap kabin Mini Cooper S Cabrio ini senyap. Karena material kanvas, insulasi kendaraan cabriolet ini menjadi kurang maksimal namun justru di situlah sensasinya. Anda bisa mendengar suara ‘letupan-letupan’ dari knalpot plus deru mesin setiap kali pedal gas diinjak dalam.

Pedal akseleratornya cukup sensitif membaca injakan kaki kanan. Tak perlu effort kuat, cukup sentuh saja secara linear, tenaganya akan tersedia di setiap putaran. Beberapa kali saya melakukan kick down, Mini merespon cepat. Racikan twin-turbo-nya meninggalkan jejak performa yang maksimal. Beberapa kali torsinya mampu menyandarkan badan saya ke jok dan menghipnotis untuk terus menyentuh top speed. Ini Mini Cooper S yang jauh dari bayangan saya. Ia memiliki performa ‘berdaging’.

Jika Mini Cooper Cabrio saja sudah cukup buas di jalan raya, saya tidak bisa membayangkan performa si spesial Mini JCW Cabrio yang belum masuk ke Indonesia. Tidak hanya itu perpindahan transmisi otomatis 6-kecepatannya pun terbilang sangat agresif dan responsif terhadap putaran mesin. Beberapa kali saya pun mencoba paddle shift untuk melakukan manuver-manuver kecil di jalan tol. Suspensinya pun terbilang rigid ditambah dengan kemudinya yang mampu memberikan feedback yang akurat sehingga menghasilkan kombinasi yang di sebut “go-kart feeling.”

Secara konsep memang kendaraan ini didesain untuk daerah yang memiliki curah hujan rendah atau tropis. Namun dengan fitur pelengkap serta performa yang luar biasa, rasanya tidak ada halangan untuk mengendarai Mini Cooper S Cabrio  di segala kondisi cuaca.

Spesifikasi MINI Cooper S Cabrio 2016

Layout Kendaraan: Hatchback, Mesin Depan, 2-pintu, 4penumpang FWD
Mesin: 3-silinder 1.5-liter TwinPower Turbo / 136 hp @ 5000 – 6000 rpm / 280 Nm 1250 – 4600 rpm
Transmisi: A/T 6-kecepatan
Akselerasi 0 – 100 km/jam: 7.1 detik
Top Speed: 228 km/jam
Wheelbase: 2495 mm
P x L x T: 3850 x 1727 x 1415 mm
Bobot Kosong: 1370 kg
Konsumsi BBM Kombinasi: 17,24 km/liter (klaim pabrik)
Kapasitas Tangki: 44 liter
Rekomendasi BBM: RON98

ALVANDO NOYA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Toyota Jadi Brand Otomotif Paling Kesohor Di Dunia, Di atas BMW dan Mercedes

CALIFORNIA, carvaganza.com -  Kita sudah bercokol cukup lama di dunia otomotif, tapi tahu kah apa brand mobil paling terkenal di dunia? Artinya, nama brand...

SPYSHOT: Susul Taycan, Porsche Macan Versi Listrik Mulai Diuji

STUTTGART, Carvaganza.com – Suksesnya Taycan sebagai pionir mobil full electric dari Porsche mendorong mereka semakin seriusi segmen baru ini. Salah satu strateginya adalah dengan...

Mengenal Fitur Keamanan Advanced Grip Control Peugeot 3008 dan 5008 SUV

JAKARTA, Carvaganza -- Musim hujan telah tiba. Memasuki musim penghujan, berarti menghadapi berbagai macam kondisi jalan yang sangat berbeda. Berbagai macam kondisi jalan di...
video

VIDEO: First Impressions Toyota Fortuner Facelift Versi Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com – Di tahun 2020 ini, akhirnya pasar Indonesia juga kebagian versi facelift dari Toyota Fortuner, yang resmi meluncur pada bulan Oktober. New...

MG Motor Indonesia Gandeng 2 Mitra Pembiayaan Baru, Makin Pede Jualan

JAKARTA, Carvaganza -- MG Motor Indonesia terus bergerak memperkuat posisinya di Indonesia. Setelah mengumumkan penunjukan Donald Rachmat sebagai General Director MG MOtor Indonesia sejak...