Membedah Renault Triber, Calon Rival Duet Calya dan Sigra

JAKARTA, 24 Juni 2019 – Segmen entry-level MPV bakal kedatangan satu pemain baru di bawah brand Renault. MPV murah ini diberi nama Renault Triber. Rencananya Renault Indonesia akan memperkenalkannya secara resmi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE, BSD, pada 18-28 Juli 2019 mendatang. Model tiga baris tempat duduk ini sudah diperkenalkan secara global pada 19 Juni lalu dan India menjadi negara pertama yang memasarkannya. Renault mengembangkan Triber dengan memanfaatkan basis dari mini crossover Kwid. Untuk menjadi Triber, Renault membuatnya memiliki tiga baris kursi untuk memuat lebih banyak penumpang, serta penampilan eksterior ala crossover atau SUV, terlihat dari roof rail. Nah, berikut bahasan Carvaganza tentang Triber.

EKSTERIOR

Dilansir dari laman resmi Renault, dimensi Triber agak bongsor ketimbang Kwid. Panjangnya 3.990 milimeter, lebar 1.739 mm, tinggi 1.643 mm, dan jarak pijak ke tanah 185 mm. Meski eksterior mirip saudara kandungnya, desain grille model V-Shape, kap mesin berlekuk kekar, bumper, dan lampu belakang dibuat berbeda. Untuk menambah kesan gagah, diberikan over fender berwarna hitam dan roof rail. Varian tertinggi memiliki pelek berukuran 15 inci dibalut ban 185/65, dan lampu LED daytime running light di bawah bumper. Sementara itu, penerangan utamanya sudah ditanam teknologi proyektor. Baca juga: Meluncur Juli, MPV Murah Renault Siap Tantang Calya-Sigra Baca juga: Lawan Calya-Sigra dari Renault Siap Meluncur Pekan Ini Baca juga: Renault Triber Dipastikan Meluncur Bulan Depan di GIIAS 2019

INTERIOR

Sistem hiburannya menggunakan layar sentuh berukuran delapan inci, yang bisa terhubung ke gawai Android dan Apple. Starter sudah menganut model tanpa anak kunci, dan tombol di remote bisa dipakai untuk membuka bagasi belakang. Fitur keselamatannya cukup lengkap untuk mobil di kelasnya, mulai dari pengereman anti-lock braking system (ABS), sensor parkir belakang, fitur pengingat kecepatan (speed warning system), hingga dua kantong udara.

MESIN

Mobil yang mengusung merek asal Prancis itu memiliki bobot 947 kilogram, lebih berat 200 kg dari Kwid. Tapi, jantung pacunya sama, tiga silinder 1.000cc bertenaga 72 daya kuda dan torsi 96 Newton meter. Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual 5-kecepatan. Pada tahun depan, kabarnya Triber akan mendapat varian mesin 1.0 liter turbo dengan opsi transmisi AMT 5-speed. Bagaimana dengan harga? Mobil ini disebut-sebut akan dijual tidak jauh dari kendaraan yang masuk segmen low cost green car. Artinya, di Indonesia, Renault Triber akan bersaing dengan model seperti Toyota Calya, Daihatsu Sigra dan Datsun GO+. RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda