Honda Resmi Kenalkan City Hatchback, Bakal Gantikan Jazz?

BANGKOK, Carvaganza -- Satu model baru Honda melakukan debut dunia. Lewat Honda Automobile (Thailand) Co., Ltd. All New Honda City Hatchback -- bersama New Honda City e:HEV -- diperkealkan secara resmi hari ini, Selasa, 24 November 2020 di Thailand. Disebut-sebut sebagai penganti Honda Jazz. Tampilannya seperti City Gen 5 namun tak memiliki bokong panjang. Isu mengenai kehadiran City Hatchback sebagai pengganti Jazz, terutama di kawasan Asia Tenggara, memang cukup santer. Maklum, Honda Jazz aka Fit terbaru yang diperkenalkan di Tokto Motor Show 2019 jauh dari DNA Jazz yang ada selama ini. Fit anyar jauh lebih kemayu dan meninggalkan kesan sporty yang sudah melekat pada Jazz. Tak salah jika kemudian kehadiran City Hatchback ini kian menguatkan kabar tersebut. Apalagi semua persyaratan dimilikinya. Lihat saja wajah bagian depan. Fasad depan menganut gaya elegan sekaligus agresif sebagaimana desain Honda Civic dan Accord eksis. Lampunya memicing dan dihiasi terusan palang grille bak alis mata. Rongga honeycomb dan desain bezel foglamp turut berperan memberikan nuansa atletis. Memang ia tampil identik dengan varian sedan. Tapi selain fasad depan tentu tidak lagi ditemukan banyak kesamaan - paling banter siluet atap menggembung dan pahatan area bawah tubuh. Bokongnya bak dipotong meski secara teknis sudah pasti tidak segampang itu. Pun tidak sekasar saat tukang daging memotong iga sapi dengan pisau besarnya. Ada penyesuaian rancangan agar alunan desain mengalir senada dari depan ke belakang. Dapat dilihat pilar C jauh lebih tebal membuat proporsi tubuh tidak berat di depan. Sekalian juga mengadaptasikan pintu tangki bensin di atas garis karakter. Baca juga: Kisah Civic Bermerek Triumph dan Discovery Bermerek Honda

Tampilan Eksterior

Hal menarik terjadi di buritan. Melihat lampu horizontal saat versi sedan mendebut sekitar setahun lalu sontak mengingatkan komposisi milik Mercedes-Benz A-Class. Begitu versi hatchback ini dikenalkan, sensasi A-Class hatchback lebih terasa lagi. Pasalnya, lampu horizontal meruncing ke dalam pada dasarnya sudah mirip. Nah, semakin menyerupai ketika dikombinasi garis kaca belakang melandai dan tudung spoiler sampai ke sisi samping. Satu nilai sporty lain terpampang jelas di buritan berupa ornamen bumper menyerupai diffuser besar. Adaptasi ke model hatchback pastinya berimbas pada perubahan dimensi eksterior. Lebih pendek 208 mm ketimbang sedan dengan catatan 4.345 mm (4.349 varian RS). Kendati begitu, posturnya malah bertambah 21 mm jadi 1.488 mm. Di situ saja letak ubahannya. Lebar tubuh tetap 1.748 mm dan wheelbase bertahan di 2.589 mm. Meski lebih pendek dan wheelbase serupa, diklaim ada perbedaan mendasar dalam kabin. Kabarnya City hatchback menawarkan legroom ekstra ketimbang sedan. Pelipatan bangku pintar Ultra Seat seperti kita temui di Jazz turut ditanam ke kabin. Meliputi berbagai seleksi fungsi seperti “Utility” untuk memaksimalkan ruang bagasi dan “Long” kalau perlu mengangkut barang yang panjang. Ada juga mode “Tall” kalau perlu mengangkut barang tinggi dengan melipat sandaran kaki penumpang belakang ke atas. Terakhir, “Refresh” memungkinkan komposisi pelipatan bangku depan dan belakang untuk dipakai rebahan.

Interior dan Mesin

Urusan rancangan interior dapat dilihat ia membawa gaya dasbor City generasi kelima. Lebih sederhana dan dewasa tanpa banyak permainan garis diagonal. Pembagiannya cenderung simetris antara sisi kiri dan kanan. Head unit bersemayam persis di tengah dasbor dan diapit kisi AC. Fitur seperti AC otomatis, smart key serta tombol start/stop engine, cruise control, sampai paddle shift hadir dalam daftar kelengkapan line-up. Tak ketinggalan konektivitas smartphone untuk hiburan dan fungsi telematics Honda Connect. Velositas tercipta dari pemacu 1,0 liter tiga silinder VTEC Turbo dari model sedan. Ekstraksinya terbilang cukup besar di angka 122 PS pada 5.500 rpm. Tak terkecuali torsi puncak 173 Nm yang dimuntahkan sejak 2.000 rpm sampai 4.500 rpm. Penyalurannya terlaksana ke roda depan via transmisi CVT untuk semua tingkatan trim. All New Honda City Hatchback juga lebih ramah lingkungan karena memenuhi standar EURO 5 dan memiliki tingkat emisi CO2 hanya 100 gram/kilometer. Mobil ini juga dilengkapi oleh Honda CONNECT, teknologi yang menghubungkan pengemudi dan mobil melalui aplikasi smartphone, dan juga fitur keselamatan yang lengkap. Baca juga: Kei Car Honda All New N-One Mulai Dipasarkan Di Jepang

Fitur Keamanan

Safety features-nya patut diacungi jempol sebab Honda Thailand membekali airbag 4 titik sebagai standar. Bakal mengembang dari depan dan samping sementara tambahan sepasang curtain airbag baru hadir di varian termahal. Belum ditemukan peranti aktif Honda Sensing, tapi minimal Vehicle Stability Assist dan Hill-Start Assist siap melindungi di seluruh kasta. Harganya sendiri diposisikan di atas jajaran City sedan. Terbagi atas tiga tipe mulai dari S+ seharga 599 ribu Baht (Rp 280 jutaan), SV 675 ribu Baht (Rp 315,7 jutaan), dan RS 749 ribu Baht (Rp 349,9 jutaan). Sebagai pembanding, line up sedan dimulai dari 579,5 sampai 739 ribu Baht, atau sekitar Rp 271 – 345,6 jutaan, untuk empat tipe.

Honda City e:HEV

Mengawali debutnya di Malaysia, Honda City e:HEV kini menyambangi Negeri Gajah Putih. Datang secara bersamaan dengan model hatchback bermesin konvensional. Melengkapi jajaran “The City Series” yang menjadi salah satu model terlaris di sana. Digadang sebagai model full hybrid pertama di segmen city car sana. “Kali ini, Honda City akan menciptakan fenomena baru dan menetapkan standar baru untuk pasar City Car Thailand dengan melengkapi jajaran "The City Series" melalui dua model baru. Peluncuran dua model baru ini, All New Honda City Hatchback dan New Honda City e:HEV akan melayani berbagai gaya hidup konsumen dengan lebih baik serta meningkatkan potensi dan kekuatan Honda di segmen pasar City Car,” ujar Chief Operating Officer, Honda Automobile (Thailand) Co., Ltd., Pitak Pruittisarikorn. Dalam format sedan, ia mengandalkan teknologi hybrid termutakhir Sport Hybrid Intelligent Multi-Mode Drive (i-MMD). Komponen pemacu merupakan sinergi antara dua motor listrik dan mesin Atkinson Cycle DOHC i-VTEC 4-silinder, mesin 16-katup dengan Electrical Continuously Variable Transmission (E-CVT) dan baterai Lithium-ion. Ini adalah sistem Full Hybrid yang menghasilkan torsi maksimum 253 Newton-Meter pada 0 hingga 3.000 rpm. Fiturnya juga komplet terutama sektor keselamatan. Bukan sebatas kontrol stabilitas elektronik, perangkat keselamatan aktif Honda Sensing sudah ikut meramaikan. Termasuk pula fitur lainnya seperti LaneWatch, Multi-angle Rearview Camera, Electric Parking Brake (EPB), Auto Brake Hold, Walk Away Auto Lock serta Honda Connect. AHMAD KARIM | RAJU FEBRIAN Sumber: Honda, Paultan Baca juga: Inspiratif, Honda S2000 Jadi Kapsul Waktu 20 Tahun Makin Mahal

Artikel yang direkomendasikan untuk anda