GIICOMVEC 2020: Waspada Virus Corona, Pengunjung Harus Lakukan Scan

JAKARTA, Carvaganza.com -- Penyelenggaran pameran khusus kendaraan komersial GIICOMVEC 2020 dilangsungkan di JCC Senayan, Jakarta, 5-8 Maret 2020. Pelaksanaanya di tengah-tengah ancaman virus Corona yang selama 5 hari terakhir cukup mengkhawatirkan warga Ibu Kota. Berbagai langkah dilakukan panitia.

Untuk memasuki gedung pameran Jakarta Convention Center, setiap pengunjung wajib melewati pemeriksaan suhu tubuh. Para pengunjung yang hendak masuk ke lokasi pameran, harus ‘ditembak’ lebih dulu dengan pengukuran suhu tubuh. Hal ini untuk memastikan temperatur tubuh tidak melewati ambang batas normal.

Pengunjung yang diperkenankan masuk memiliki suhu di bawah 27,5 derajat Celcius. “Kalau ternyata suhu tubuh tinggi Anda tak diperkenankan masuk dan mungkin disarankan untuk dirujuk ke petugas medis setempat,” kata seorang petugas.

Selain itu pihak panitia juga menyediakan hand sanitizer di beberapa tempat, selama pameran kendaraan komersial ini berlangsung.

GIICOMVEC 2020 menjadi tuan rumah peluncuran kendaraan-kendaraan komersial terbaru dari industri otomotif Indonesia. Beberapa produk kendaraan komersial terbaru siap diluncurkan dari merek DFSK, HINO, Mitsubishi Fuso, dan Suzuki. Pameran ini juga siap menghadirkan pilihan solusi transportasi dari merek-merek terbaik industri kendaraan komersial seperti Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Kia, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan United Tractors.

Baca juga: Takut Virus Corona, Kantor APM Wajibkan Tamu Ukur Suhu Tubuh


Pameran Dunia


Tak hanya di Indonesia, virus menakutkan ini juga berdampak massif pada gelaran otomotif tingkat dunia. Sebelumnya sudah diumumkan Geneva Motor Show resmi dibatalkan pada Jumat (28/2) lalu. Pameran otomotif yang memasuki edisi ke-90 itu terpaksa tak dilangsungkan tahun ini. Sedianya dijadwalkan berlangsung mulai 3 sampai 15 Maret ini di Jenewa, Swiss. Padahal persiapan sudah matang dan hampir rampung.

Event lain yang mengalami nasib serupa adalah Osaka Motorcycle Show 2020. Apalagi tadinya direncanakan berlangsung 21-22 Maret di INTEX Osaka, Jepang. Perkembangan terakhir membuat pihak penyelenggara terpaksa membatalkan.

Kemudian ada Tokyo Motor Cycle Show 2020. Acara yang dilaksanakan seminggu setelah Osaka Motorcycle Show di Tokyo Big Sight juga di-cancel.

Baca juga: FEATURE: Karena Corona, Otomotif Cina Amblas Lebih 90 Persen



Kabar mengejutkan justru datang dari negara yang menjadi sumber COVID-19, Cina. Beijing Motor Show (21-30 April) justru dikatakan tak dibatalkan, tapi hanya ditunda. Dalam tulisan CarsUK diungkap, walau virus yang semakin menyebar, pihak penyelenggara lebih memilih untuk mengganti tanggalnya. Namun, belum diketahui kapan pastinya.

Hal yang sama juga berlaku bagi Bangkok International Motor Show. Gelaran yang harusnya dihelat dari 25 Maret hingga 5 April, harus diundur menjadi 20 April-3 Mei. Lokasinya tetap sama, yakni Challenger Impact Muang Thong Thani. Padahal kasus kematian akibat virus corona sudah terjadi di Negeri Gajah Putih ini.

Lainnya memilih tetap menggelar acaranya, seperti Detroit Auto Show. Padahal Amerika Serikat sendiri memiliki kasus yang cukup banyak. Kepercayaan diri ini bisa saja didasari waktu pelaksanaan yang masih lama, yakni 9-20 Juni. Pihak penyelenggara memastikan akan terus memantau perkembangannya. Mereka pun berharap kondisi dapat segera kondusif, sehingga semua berjalan lancar seperti semula.

Baca juga: FEATURE: Karena Corona, Otomotif Cina Amblas Lebih 90 Persen

GREGORIUS KEN MAHISA ISWARA | HAFID | RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda