Beranda Updates GIIAS 2020 Pindah Tanggal, Honda Masih ‘Wait and See’

GIIAS 2020 Pindah Tanggal, Honda Masih ‘Wait and See’

JAKARTA, Carvaganza.com – GAIKINDO telah memastikan bahwa penyelenggaraan GIIAS 2020 akan diundur dari bulan Juli ke Oktober 2020. PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai salah satu peserta dan pabrikan terbesar setiap tahunnya, masih mempertimbangkan apakah akan berpartisipasi atau tidak.

Honda mengaku masih akan membaca bagaimana perkembangan situasi di Indonesia, terutama terkait wabah virus Corona yang menjadi pandemi. Karena itu, sampai saat ini Honda belum bisa mengambil keputusan bulat untuk GIIAS 2020.

“Jadi keikutsertaan kami di GIIAS itu masih dibahas internal karena ke depannya kita belum tahu kondisi pasar seperti apa. Kan sekarang berubahnya sangat cepat jadi kondisi sekarang unpredictable dan berubah setiap saat,” terang Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM.

“Dan untuk ke depan keikutsertaan kami seperti apa  sedang dibahas di internal kami dan belum bisa diputuskan. Tapi saya hanya dapat informasi GIIAS tetap jadi di bulan Oktober akhir tetapi mereka juga melihat dengan kondisi terakhir,” lanjutnya dalam wawancara virtual hari Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Mengupas Ragam Kelebihan Honda Brio

Jadwal Baru

Seluruh rangkaian GIIAS di tahun 2020 ini resmi ditunda penyelenggaraannya, khususnya untuk GIIAS 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Jadwal baru, GIIAS akan digelar pada 22 Oktober – 1 November 2020, dengan prediksi wabah COVID-19 sudah jauh mereda.

Kehadiran Honda pada pameran ini tentu punya peran penting. Karena setiap tahunnya Honda selalu tampil dengan booth pameran terbesar, yang hanya diimbangi oleh Toyota. GIIAS tentunya juga menjadi panggung para pabrikan, termasuk Honda, untuk perkenalkan produk dan teknologi terbarunya.

Dengan digelarnya pameran akbar dan meredanya wabah yang saat ini belum terprediksi akhirnya, tentu menjadi harapan para pabrikan untuk menggairahkan kembali pasar. Karena setelah dua bulan masa pandemi yang memaksa masyarakat kurangi aktivitas luar rumah, pasar otomotif turun drastis.

Baca juga: Gambaran Style, Desain dan Fitur Honda Brio

Momentum Pasar Bangkit

GIIAS 2020 bisa jadi momentum kebangkitan otomotif Indonesia. Meski GAIKINDO terpaksa merevisi target penjualan nasional tahun ini menjadi 600.000 unit yang turun hampir 50% dari sebelumnya 1,05 juta unit. Begitu juga dengan Honda yang mengklaim penjualannya turun hingga 82% pada bulan April lalu, dibandingkan April 2019.

“Kita tahu juga tidak hanya membawa tantangan tetapi juga membawa  potensi ke depan yang lebih besar jadi kita harus menghadapi ini semua dan berjuang terus. Dan sekarang fokus kami adalah pelayanan terhadap konsumen dan bisnis yang efisien dan juga dengan inovasi,” tambah Yusak Billy.

Selain daya beli masyarakat yang turun karena dibatasinya aktivitas, turunnya penjualan juga dipengaruhi harus berhenti sementaranya produksi di pabrik. Tidak hanya pasar domestik, hiatus pabrik juga pengaruhi kegiatan ekspor kendaraan Honda ke sejumlah negara.

Baca juga: Mobil Tetap Prima Di Saat Covid-19, Ini Kemudahan Yang Diberikan Honda

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto