Ferrari Bakal Produksi SUV Purosangue Tenaga Listrik

JAKARTA, Carvaganza – Dulu, Ferrari pernah membantah akan membuat mobil hybrid. Dulu juga pabrikan Maranello pernah menyatakan tak ingin memproduksi SUV. Tapi sesuai perkembangan jaman hal itu sulit untuk dihindari. Pasal sudah berbicara lain, dan sejumlah pabrikan supercar sudah terjun lebih dulu ke pasar SUV.

Kini, rencana Ferrari untuk memproduksi SUV bukan isapan jempol. SUV Ferrari Purosangue bahkan sudah wara-wiri di seputaran Maranello untuk diuji coba jalan raya. Meski ketinggalan dibandingkan pabrikan supercar lain, Ferrari sudah memproduksi SUV. Dan bahkan akan memproduksi versi mobil listriknya.

Ya, Purosangue menambah jumlah pilihan SUV kencang dari jenama yang identik dengan supercar. Tampaknya pun tidak perlu takut atas kelunturan image merek. Banyak pemain akhirnya berbondong-bondong suguhkan model SUV. Sebut saja Aston Martin DBX, Lamborghini Urus, dan Bentley Bentayga. Well, ketiganya dipastikan menjadi kompetitor langsung, belum lagi ada pemain supermewah seperti Rolls Royce Cullinan.

Baca juga: Kegep! Ferrari Uji coba SUV Purosangue Di Seputaran Maranello



Mungkin penyebutan SUV terlalu kasar dalam keberadaannya di bawah merek Ferrari. Untuk itu, lebih pas dikumandangkan sebagai Ferrari Utility Vehicle (FUV). Terlepas dari sebutan segmen, sumber orang dalam di Maranello mengklaim bahwa Ferrari dengan kepraktisan ekstra ini akan lebih sporty ketimbang kompetitor. Juga lebih mendasarkan pengembangan kepada dinamika ketimbang kemampuan rock-crawling.

Dengan datangnya kontestan baru, kompetisi pasti semakin panas. Bukan sekadar lebih sporty, sempat disebutkan sang FUV akan menjadi model terkencang di pasaran. Berarti siap menembus batas potensi brutal Lamborghini Urus. Sebagai gambaran, Urus mampu menuntaskan akselerasi ke 100 kpj dalam tempo 3,6 detik dan mencapai top speed 305,7 kpj (190 mil per jam). Torehan ini merupakan hasil ekstraksi dari unit V8 4,0 liter twin turbo sekuat 641 hp/850 Nm.

Boleh jadi benar siap menyandang status SUV terkencang. Pasalnya, diketahui Purosangue memanfaatkan pemacu V8 4,0 liter lanjut ditambah asisten penggerak elektrik. Kombinasinya mungkin menghasilkan tenaga sekitar 700 hp saat pertama diluncurkan. Platformnya pun bisa saja dijebloskan powertrain V6, V8, bahkan V12 sesuai kebutuhan market. Ide V12 terbilang cukup liar dalam tubuh SUV, mungkin diaplikasikan mungkin juga tidak.


Energi listrik


Purosangue sendiri memanfaatkan platform modular bermesin depan serupa Roma. Konon hardware-nya bahkan sudah siap untuk melahirkan sebuah EV. Yep, diketahui ada turunan proyek F244 dan F245 sebagai wakil Kuda Jingkrak di dunia elektrik. Prospek itu semakin cerah berkat lantai rata rancang bagun bawaan. Tapi tentu tidak untuk sekarang, F244 dan F245 baru akan mengikuti di 2024 dan 2026.

Velositas FUV bertenaga listrik ini konon dapat memanfaatkan hingga empat motor listrik sekuat total 610 hp. Sumber energi berasal dari paket baterai lithium-ion berkekuatan dasar 80 kWh dan tak ketinggalan fungsi fast-charging.

Entah seperti apa wujudnya nanti, semua baru bisa menerka. Mungkin seperti GTC4 Lusso dibikin jangkung dan berpintu empat. Bermesin depan, ekspektasinya bonnet memanjang dan kabin diposisikan sedikit mundur. Masih sangat sulit digambarkan, yang jelas akan menawarkan kepraktisan sebagaimana sebuah SUV hanya saja dibekali kekuatan super. Pun tidak akan jangkung dan tegap, dipastikan tetap anggun dan elegan mengisyaratkan garis keturunan dari Maranello.

Sebenarnya test-mule Purosangue sempat tertangkap basah beberapa kali. Seperti dibagikan oleh akun YouTube Varryx, lenggokan tubuhnya masih sangat dirahasiakan – atau mungkin belum memasuki finalisasi desain. Pertama pernah diketahui sebuah GTC4 berpostur jangkung dan terbungkus kamuflase sedang wara-wiri. Belakangan, tubuh Maserati Levante dengan sedikit rombakan diduga kuat menjadi basis pengujian.

Baca juga: Prediksi Spesifikasi SUV Ferrari Purosangue, akan Lawan Lamborghini Urus

Masih harus bersabar kalau menanti kedatangan ‘jip’ Ferrari ini. Kita tunggu saja, perlahan wujudnya akan semakin terbebas dari baju kamuflase. Beruntung bila tertangkap kamera paparazzi. Ia direncanakan mengaspal di 2022 meski mungkin sekitar 2021 dikenalkan lebih dulu.

Sumber: Car Magazine UK

AHMAD KARIM

Artikel yang direkomendasikan untuk anda