Editors’ Choice Carvaganza 2017: Jaguar F-Pace

TAK mudah mendobrak tradisi yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Itulah yang dilakukan Jaguar saat melahirkan Sport Utility Vehicle (SUV) F-Pace pada 2015 silam. Pabrikan Inggris yang dikenal dengan sedan-sedan saloon dan sports mewahnya itu akhirnya menyerah dari tuntutan zaman yang menjadikan trend SUV sebagai kendaraan premium.

Di Indonesia, Jaguar F-Pace resmi diperkenalkan oleh PT Grandauto Dinamika selaku APM Jaguar, Land Rover dan Bentley di arena Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2016 lalu. Sambutan publik cukup meriah, meski belum mendulang angka penjualan yang menakjubkan. Maklum, brand Jaguar, dengan sejarahnya yang cukup rumit di Indonesia, memang masih berjuang meraih tingkat kepercayaan tertinggi di kalangan konsumen domestik.

Namun, lepas dari persoalan tadi, F-Pace bukanlah mobil yang bisa dipandang sebelah mata. Model ini tak pantas disebut sebagai hasil coba-coba belaka. Sebanyak 80% dari bodi SUV yang berbagi platform dengan sedan Jaguar model XE dan XF ini terbuat dari aluminium.

Sebetulnya, F-Pace juga mewarisi beberapa karakter lain yang didapat dari “saudara sepupunya”, yakni Land Rover, yang memang berada dalam satu induk perusahaan dengan Jaguar. Jika sedan-sedan sport Jaguar, terutama roadster F-Type mewariskan karakter sporty, maka Land Rover, terutama Land-Rover Discovery, menitipkan karakter ketangguhan di medan off-road dengan ground clearance yang tinggi dan kemampuan menyelam (wading depth) hingga lebih dari 50cm.

Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: New Hyundai Tucson
Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: BMW i8
Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2
Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: Mazda CX-3
Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: All New Honda Civic
Baca juga: Editors’ Choice Carvaganza 2017: Porsche 911 Carrera

Di balik kemudi F-Pace, Anda seolah lupa berada di atas sebuah SUV ber-ground clearance tinggi, dengan mesin V6 3.0 L supercharged yang menyemburkan tenaga dan torsi maksimal hingga 340 hp/450 Nm.Suara knalpotnya cukup provokatif, menggeram dengan kuat, terutama saat mode pengendaraan dipasang di Sport+. Dan inilah yang membuat kita tak sabar untuk menginjak pedal gas lebih dalam atau memainkan persneling paddle shift 8 percepatannya hingga jarum rpm menyentuh redline.

F-Pace mengambil keindahan dan kemewahan sedan Jaguar XF dan XJ yang diterjemahkan dalam layout SUV pada bagian interiornya. Garis-garisnya simple, tanpa banyak lekuk atau pernak-pernik yang tak perlu. Termasuk pada desain sistem infotainment pada layar sentuh 8 inci dengan InControl Touch System dan sistem navigasi satelitnya. Namun, semua itu tetap terbungkus dengan material kelas premium.

Baik, sekarang pertanyaannya, mengapa saya harus memilih mobil ini sebagai pilihan saya pada ajang Carvaganza Editors’ Choice 2017? Jawaban saya sederhana saja: mengapa tidak?

Bagaimana dengan Editor-in Chief carvaganza.com dan motovaganza.com Raju Febrian? Apa pilihannya?

MUNAWAR CHALIL

Artikel yang direkomendasikan untuk anda