Dampak COVID-19, Pabrik Hino di Indonesia Stop Produksi Hingga 5 Juni

PURWAKARTA, Carvaganza.com – Dampak pandemi COVID-19 mulai terasa kuat di berbagai bidang. Salah satunya dirasakan para pemain kendaraan niaga di Indonesia. Minimnya permintaan pasar membuat pabrikan memilih untuk menghentikan sementara produksi mereka. Seperti yang dilakukan PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI). Pabrikan truk dan bus Hino itu mengumumkan mulai hari ini, Jumat, 8 Mei 2020 terpaksa melakukan penghentian sementara kegiatan produksi. Periode stop produksi hamper satu bulan yaitu 8 Mei 2020 sampai dengan 5 Juni 2020. Presiden Direktur HMMI, Masahiro Aso mengatakan kondisi sulit pasar kendaraan niaga membuat keputusan ini diambil. “Kami ingin bisa melalui kondisi sulit saat ini bersama – sama dengan semua pemangku kepentingan. Kami akan terus mendukung program pemerintah dan berkontribusi untuk percepatan pemulihan kondisi perekonomian nasional,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Carvaganza, Jumat (8/5/2020) malam. HMMI memiliki pabrik di Kawasan Industri Kota Bukit Indah Jl. Damar Blok D1 No.1 Purwakarta Jawa Barat. Di pabrik ini Hino memproduski Hino300 Dutro, Hino500 Ranger, Hino700 Profia, dan Hino Bus. Model-model ini kemudian punya turunan berbagai tipe dan model. Efek COVID-19 memang menyulitkan semua pihak. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat kegiatan ekonomi nyaris terhenti. Para pabrikan juga tidak bisa melakukan produksi karena permintaan dan daya beli masyarakat yang turun. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 sebesar 2,97%. Jauh turun bila dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian di sepanjang 2019 yang masih diatas 5%. Baca juga: Hino Tetap Buka Layanan Servis dan Pastikan Distribusi Suku Cadang

Produksi dan Stok Prioritas

Meski produksi dihentikan, Hino mengatakan stok kendaran tetap aman untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Karena produksi sudah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan sesuai prioritas tipe produk yang banyak diminta oleh konsumen. Selain itu dealer Hino tetap beroperasi baik itu penjualan, bengkel perawatan maupun suku cadang. Untuk memberikan rasa tenang bagi konsumen dan karyawan, seluruh kegiatan operasional tersebut dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai penerapan physical distancing. Penjualan dan layanan purna jual servis Hino ditangani oleh PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Hingga saat ini Hino memiliki 175 jaringan outlet dengan 5 parts depo yang memastikan ketersediaan part. Kemudian juga tersedia 554 service bay dan 3.404 outlet spare parts. Baca juga: Hino Ikut Terdampak COVID-19, Pabrik Tutup 12 Hari

Program Layanan Purna Jual

Hino juga terus memberikan program–program layanan purna jual yang lebih ekonomis dimasa pandemic COVID- 19 ini. Program tersebut antara lain, servis berkala kelipatan 10K, extra diskon sampai dengan 37% untuk Aki HMSI Original Part (HOP), gratis pengecekan, gratis filter oli, gratis jasa servis ganti oli. gratis layanan Home Service. Ada juga program Servis Hemat Mobil Terawat, untuk perbaikan dan over haul diskon hingga 45% untuk suku cadang dan diskon 20% jasa servis. Selain promo servis berkala, Hino juga memberikan promo potongan harga untuk Strainer Kit menjadi hanya 900.000 ribu. Strainer ini berfungsi untuk memperpanjang filter kendaraan dengan pengunaan bahan bakar B30 Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.hino.co.id atau menghubungi Hino Customer Care Center via telp 0 800 100 4444 atau WhatsApp 0815 1900 1900 yang bisa dihubungi selama 24 jam setiap hari melalui telepon bebas pulsa. RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda