Beranda Drives BMW M4 2017, Fast and Furious

BMW M4 2017, Fast and Furious

Mobil ini menawarkan kelenturan dan kekuatan otot dalam satu paket lengkap.

Foto-foto: Sigit Sugianto (Carvaganza)

BMW dikenal sebagai mobil Eropa yang mengutamakan performa, terutama untuk mobil hasil kerjasama tuning dengan M-Power. Untuk BMW M4 yang Carvaganza coba, dulunya adalah M3 versi Coupe dan Convertible karena memang posisinya menggantikan model tersebut. Dan model convertible yang dicoba oleh Carvaganza ini memang secara mekanik identik dengan sedan M3.

Sebagai mobil dengan emblem M, BMW M4 baik yang coupe maupun convertible bisa berperan ganda; Ia bisa sebagai mobil sport (sportscar) sekaligus muscle car secara bersamaan. M4, yang lebih ‘agresif’ daripada BMW 4 Series, memiliki bagian-bagian interior yang unik, mesin, suspensi, velg, rem dan bannya adalah spek performance. Desain fendernya yang gemuk juga menjadi perbedaan dibandingkan versi yang lebih jinak.

Dalam pasar global, M4 terdiri dari model sedan, coupe dan cabriolet (convertible). Sayangnya M4 cabrio tidak dijual di Indonesia oleh BMW Group Indonesia. Namun, jika Anda ingin membelinya, bisa mendatangkan importer umum seperti Prestige Image Motorcars di wilayah Pluit, Jakarta Utara. Showroom mewah ini menawarkan BMW M4 competition package cabrio kepada penggemarnya seharga Rp 2,9 miliar (off-the-road).

Saya mendapat kesempatan untuk mengetest mobil ini secara leluasa. Secara fascia ia mirip sekali dengan M3 terutama grille dan model lampu BMW yang khas sehingga mirip dengan Seri 3. Hanya saja M4 diciptakan dengan 2 pintu seperti coupe dan dilengkapi convertible berbahan keras.

Atap mobil dapat dibuka agar pengendara dan pengemudi tampak lebih keren saat mengendarainya. Ups, tunggu dulu. Bagi saya mobil memang keren tapi waktu untuk buka dan menutup atapnya cukup lama yakni 15-20 detik. Selain itu, jika dioperasikan sambil berjalan, Anda harus mengurangi kecepatan hingga 15Km/jam. Untuk pengoperasiannya cukup menekan tombol yang ada di konsol tengah.

Mobil yang dapat ditumpangi 4 orang ini selain menawarkan tampilan keren, juga menawarkan performa ciri khas M-Power. Sejak mesin hidup suaranya sudah meraung keras membuat adrenalin saya jauh meningkat ingin membejek mobil sampai batas yang ditolerir oleh mesin N55 miliknya.

Mesin 4 silinder segaris twin-turbo 3000 cc terasa padat ketika menyalurkan tenaga 444 hp dan torsi 551 ke penggerak roda belakang baik di ragam putaran. Terdapat 4 mode pengendaraan dari mulai Comfort, Sport, Sport+ dan Individual dan saya mengawali pengendaraan dari yang paling rendah. Pilihan Comfort menurut saya sudah seperti menggunakan mode Sport

Tenaga dan torsinya sangat agresif meskipun menginjak pedal gas sedikit lebih dalam. Setiap perpindahan transmisi otomatis 6-kecepatan terasa cepat karena ia juga sudah didukung penggunaan kopeling ganda. Pabrikan mengklaim kendaraan ini dapat melesat dari titik 0 km/jam sampai 100 km/jam dalam waktu 4,3 detik dan top speed 251 km/jam.

Steering terasa langsung dan objektif dalam membaca permukaan dan juga saat melakukan manuver. Pengendaraan Suspensi masih terasa stabil saat melibas tikungan medium dengan cepat salah satunya berkat . Kestabilan itu dapat saya rasakan dalam kondisi atap tertutup, maupun terbuka. Pada saat atap terbuka, justru di belakang bagian belakang terasa lebih stabil karena  bobot atap dan kaca dipindahkan ke belakang yang berada didalam bagasi.

Pada Mode Sport, raungan suara lebih galak dan lebih keras. Selain itu, ia juga memiliki missed fire yang membuat bunyi “blup” atau letupan-letupan kecil saat pindah transmisi ataupun engine brake. Jalanan yang panjang membuat saya ingin lebih membejek gasnya, ternyata ia sangat jauh lebih agresif bahkan tenaganya terasa meluap-luap.

Bobot setir pun terasa lebih berat tapi masih bisa ditolerir dan mudah dikontrol. Sebenarnya ketika bobot setir berat sangat memudahkan kita untuk lebih fokus berkendara. Tak hanya itu, suspensi dan bantingan terasa lebih keras seperti mengendarai mobil balap yang menggunakan suspensi coilover di trek.

Jika BMW M3 yang saya coba beberapa waktu lalu sangat nikmat untuk drifting, saya mengklaim dengan tenaga dan torsi yang dimiliki M4 Competition Package ini dapat menyajikan sensasi luar biasa ketika mobil diajak menari dilintasan drifting.

BMW M4 competition package yang dijual oleh Prestige ini hanya berwarna Silverstone dengan kombinasi warna hitam pada grill dan air intake. Selain itu, tampang kekarnya ditopang oleh velg berkelir hitam miliknya. Sedangkan untuk interior, ia dipasangkan jok berbahan kulit berwarna hitam serta beberapa panel dengan desain serat karbon.

BMW M4 Competition Package Convertible

Layout kendaraan: Sedan, mesin depan, 5 pintu,5 penumpang, RWD
Mesin: 3.0L BMW N55B30 TwinPower Turbo 4-cylinder / 444hp @7000rpm / 551Nm @1850-5000rpm
Transmisi: 7-Kecepatan, M-DKG 436 with Drivelogic dual clutch
Top Speed: 251 km/jam
0-100 km/jam: 4,3 detik
P x L x T: 4686 x 1870 x 1392 mm
Wheelbase: 2812 mm
Bobot kosong: 1871 Kg
Kapasitas Tangki: 60 liter
Rekomendasi BBM: RON 98

VALDO PRAHARA

Last Updates

Pengurus IOF 2018-2022 Dilantik, Diisi Banyak Darah Muda

BANDUNG, 20 Januari 2019 – Pengurus Pusat Indonesia Offroad Federation (IOF) masa bakti 2018–2022 resmi dilantik oleh Ketua Umum IOF...

Toyota Rebut Juara Reli Dakar Perdana Bersama Nasser Al-Attiyah

LIMA, 20 Januari 2019 – Kejuaraan Reli Dakar 2019 telah memunculkan nama baru sebagai juaranya, yang meraih gelar bergengsi tersebut...

Perluas Pasar Glory 580, DFSK Motor Buka Dealer di Bali

DENPASAR, 19 Januari 2019 – Guna memperluas penjualan SUV Glory 580, DFSK Motor membuka dealer di Bali. Dealer DFSK Bali...

Suzuki Lanjutkan Program Servis bagi Korban Gempa Palu

PALU, 19 Januari 2019 – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar program Free Service Check Up Campaign bagi konsumen Suzuki...

Bikin Terobosan, Mitsubishi Motors Buka Diler Perkantoran di Pusat Jakarta

JAKARTA, 19 Januari 2019 – Mitsubishi Motors membuat terobosan baru dalam pengembangan jaringan dilernya. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales...