Toyota Afsel Restorasi 2000GT Klasik, Kayak Begini Tampangnya

JAKARTA, Carvaganza – Salah satu mobil Jepang yang sangat menarik perhatian publik adalah sportscar Toyota 2000GT. Grand tourer ini pertama kali diperkenalkan kepada publik pada Tokyo Motor Show 1965 hasil karya desain tim Toyota dengan Yamaha.

Body stylenya coupe dengan kapasitas dua jok, layout front-mid engine dan berpenggerak roda belakang. Kontrak kerjasama antara Toyota dan Yamaha untuk memproduksi Toyota 2000GT dengan jumlah terbatas tersebut terjalin antara tahun 1967 sampai 1970. Kendaraan grand touring ini diproduksi sebagai ‘halo car’ alias mobil yang diproduksi sebagai show case teknologi antara kedua pabrikan. Mobil hanya dijual eksklusif di Jepang lewat jaringan retail sales Toyota Store.

Toyota 2000GT cukup berperan penting bagi perjalanan sejarah pabrikan. Kehadirannya dianggap merevolusi pandangan otomotif dunia terhadap Jepang. Dulu, pabrikan Jepang pernah disebut sebagai ‘tukang jiplak’ dan memproduksi mobil-mobil yang praktis. Body style 2000GT yang menghadirkan coupe fastback berbodi ramping dan kencang, menghapus imej jelek Jepang dan membuktikan bahwa produsen Jepang juga mampu menghasilkan sportscar yang menandingi model-model Eropa.

Toyota 2000GT

Nah atas dasar pertimbangan itu, workshop ternama di Afrika Selatan, Generation Old School (GOS) di sebuah kota bernama Gauteng, merestorasi mobil klasik 2000GT. Restorasi ini juga dilakukan karena sekarang ini pabrikan punya departemen khusus yang menangani mobil-mobil klasik yang diberi nama GR Heritage Parts Project yang langsung ada di bawah pabrikan sendiri. Departemen ini menyediakan komponen-komponen mobil klasik dan ternama Toyota, termasuk komponen untuk 2000GT.

Jadi restorasi ini sifatnya official langsung di bawah GR Heritage, tapi pengerjaannya dilakukan oleh GOS. Workshop ini sudah berpengalaman merestorasi mobil-mobil klasik dari mulai VW Beetles, VW Mikrobus sampai American muscle seperti Chevelles dan Charger. Toyota 2000GT yang mereka restorasi adalah koleksi Toyota Afrika Selatan dengan nomor chassis MF10-10207.

Toyota sendiri belum yakin dengan warna aseli bawaan pabrik 2000GT tersebut. Warnanya yang sekarang memang merah, tapi ada yang bilang warna orisinilnya Thunder Silver. Ada yang bilang kelirnya putih.

Dari total 351 unit yang diproduksi, hanya 3 unit yang dimasukkan ke Afrika Selatan. Yaitu bernomor chassis MF10-10131 dan MF10-10206 berwarna Pegasus White dan MF10-10207 dengan warnaThunder Silver. Ketiganya masuk antara tahun 1967 dan 1968.

Toyota 2000GT

Jadi mobil terbaik di dunia

Project Head Toyota 2000GT Shoichi Saito pada saat mengerjakan grand tourer ini pernah bilang, “Lakukan apapun bukan hanya memproduksi 2000GT, tapi memproduksi salah satu mobil terbaik, atau mungkin yang terbaik di dunia.”

Tak lama setelah Toyota 2000GT yang menyandang mesin 6 silinder segaris 2.0 L, bertenaga 148 hp lahir, tak lama kemudian Carrol Shelby memperkenalkan versi memodifikasinya. Ia memodifikasi 2 unit 2000GT ke dalam SCCA production car series tahun 1968 dan James Bond mengendarai 2000GT convertible spesil di sekuel You Only Live Twice tahun 1967. Jumlah mobil yang diproduksi hanya 351 unit saja.

Toyota 2000GT

Bodi Toyota 2000GT terbuat dari alumunium makanya bobotnya lebih ringan. Sekaligus menjadi mobil Jepang pertama yang memakai limited-slip differential dan disc brake (rem cakram) di semua rodanya. Penyempurnaan lain yang cukup penting pada mesin adalah pemakaian alumunium head DOHC dan pabrikan Yamaha juga menyerahkan purwarupa (prototipe) orisinil kendaraan kepada pabrikan Toyota.

Mau tahu bagaimana proses restorasinya? Ikut saja perjalanannya. (EKA ZULKARNAIN)

Sumber: thedrive.com & Toyota Afrika Selatan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda