Beranda Interview Stanley Atmadja: Pembatasan Usia Mobil 10 Tahun Harus Dipertimbangkan

Stanley Atmadja: Pembatasan Usia Mobil 10 Tahun Harus Dipertimbangkan

Kiri: Stanley Atmadja, Ketum ICCOC dan Valentino Balboni (kanan), juri Concours d'Elegance

JAKARTA, 24 September 2019 – Indonesia adalah gudangnya mobil-mobil klasik langka dan eksotis di kawasan Asia Tenggara dan hal itu diakui oleh Stanley Atmadja, Ketua Umum Indonesia Classic Car Owners Club (ICCOC) dan penyelenggara Indonesia Concours d’Elegance di Four Seasons Hotel, Jakarta, weekend kemarin (21–22 September) di tengah gelaran Concours.

Stanley menyarankan agar pemerintah terutama Pemerintah Propinsi DKI Jakarta mempertimbangkan lebih seksama lagi sebelum menerapkan larangan mobil di atas usia 10 tahun untuk dipakai di jalan-jalan ibukota.

“Rencana peraturan pembatasan usia mobil itu itu menurut saya kurang tepat diberlakukan kepada mobil-mobil klasik seperti ini. Mobil-mobil yang dipamerkan di sini, mau dibilang membuat polusi tidak. Mau dibilang membuat macet, juga tidak. Kita tidak memakainya setiap hari, sebulan sekali juga tidak. Kalo soal emisi gas buang, silahkan di tes,” ujar Stanley kepada Carvaganza.

Baca juga: Indonesia Concours d’Elegance, Ajang Bergengsi Kolektor Mobil
Baca juga: 26 Mobil Klasik Indonesia Siap Beradu Kualitas di Concours d’élégance

“Saya ingin pemerintah berpikir objektif. Bukannya saya tidak setuju (dengan larangan itu), namun perlu pertimbangan secara masak, karena tidak semua mobil klasik dan langka itu tidak ramah lingkungan, dan mobil klasik itu memang usianya tua. Jangan diseragamkan,” tambahnya.

“Pemerintah semestinya melihat bahwa mobil-mobil klasik langka dan eksotis seperti yang ada di Concours d’Elegance ini justru menghias kota. Dan bisa menjadi bagian dari heritage industri otomotif nasional dan kegiatan Concours d’Elegance ini bisa menjadi destinasi wisata baru dan mengharumkan nama Indonesia. Selain itu membuktikan bahwa dengan kehadiran mobil-mobil seperti ini, Indonesia telah menjadi perkembangan industri otomotif dunia sejak lama,” imbuhnya.

“Memang tidak semua mobil tua itu memiliki tingkat emisi yang baik, makanya di tes saja emisi mobil-mobil kami biar fair. Mobil-mobil klasik yang dipamerkan di Concours d’Elegance Jakarta ini dimiliki oleh para kolektor lokal, dari Indonesia dan ini menjadi bukti bahwa otomotif sudah menjadi semacam kultur di sini,” tambahnya.

“Mobil-mobil seperti ini justru bisa menghias kota dan menjadi kebanggaan warga kota Jakarta. Kalau ada acara-acara bisa berparade keliling kota dan menjadi pemandangan menarik. Contohnya lagi, banyak sekali tamu-tamu hotel yang datang ke Four Seasons Jakarta dari mancanegara seperti dari Australia, Jerman, Korea untuk melihat Concours d’Elegance di Jakarta. Bagi orang-orang yang hobi, mereka akan datang ke Jakarta.”

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

GALERI FOTO: Mahindra Scorpio Pikup, Mobil 4×4 Termurah

BOGOR, 17 Oktober 2019 - Menyusul Tata Motors, Mahindra kini resmi hadir di Indonesia sebagai pabrikan asal India untuk meramaikan segmen pasar kendaraan niaga....

10 Program Unggulan Siap Ramaikan IIMS Surabaya 2019

SURABAYA, 17 Oktober 2019 – Pameran otomotif di penghujung tahun akan digelar yaitu Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2019 pada...

Jadi 4×4 Paling Murah, Harga Mahindra Scorpio Geser Jimny

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Mahindra menandakan kebangkitannya kembali di pasar Indonesia dengan meluncurkan Scorpio Pikup, sebagai mobil 4x4 dengan harga paling terjangkau di...

Toyota Yaris Terbaru Sudah Meluncur di Jepang, Ini Penampakannya

TOYOTA CITY, 17 Oktober 2019 – Pabrikan Toyota Motor Corporation (TMC) telah meluncurkan Yaris model terbaru pada hari Rabu kemarin...

Gandeng RMA, Merek India Mahindra Bangkit Lagi di Indonesia

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Pabrikan asal India kini bertambah di pasar otomotif Indonesia, dengan resmi datangnya merek Mahindra. Kehadiran...