Beranda Features Sejarah Mercedes-Benz GLS, Penggagas SUV Mewah

Sejarah Mercedes-Benz GLS, Penggagas SUV Mewah

JAKARTA, Carvaganza.com – Silahkan bicara soal crossover. Silahkan juga perbincangkan tentang compact SUV. Jika bicara Sport Utility Vehicle mewah maka ada nama Mercedes-Benz GLS di situ. Indonesia bakal segera kehadiran generasi terbaru GLS teranyar. Ia akan dijual dalam waktu dekat, entah bulan mendatang atau di GIIAS 2020. SUV 7-seater besar nan mewah ini mendapat penyegaran paras dan fitur, mengikuti update di luar serta disesuaikan kebutuhan market sini.

Nah sebelum mengupas sosok glamor anyar, baiknya mengenal sejarah singkatnya. Diawali dengan sang pendahulu, Mercy GL-Class, pada 14 tahun lalu. Full size luxury SUV ini dibuat Mercedes-Benz pada 2006. Sejak saat itu, GL yang kemudian diteruskan GSL menjadi flagship SUV milik pabrikan asal Stuttgart tersebut. Kendaraan berpostur tinggi ini dilahirkan lantaran celah market yang belum terisi oleh lini produk Bintang Tiga Palang.

Maklum di segmen ini, nama lain dari Jerman sudah lebih dulu hadir. Volvo CX90 meluncur pada 2002 diikuti Audi Q7 yang diperkenalkan pada 2005. Mercedes tak mau kalah dan memperkenalkan GL-Class. Persaingan berlanjut dengan munculnya BMW X7 yang diperkenalkan pada 2018.

Mercedes-Benz GL

Generasi 1 (X164, 2006-2012)

Mercedes-Benz GL pertama jadi pelopor yang menciptakan segmen baru. Kembali lagi ke era 2006 saat peluncuran GL-Class generasi perdana. Tepatnya di North American International Auto Show (NAIAS), Detroit pada Januari. Pelanggan di AS termasuk yang pertama menikmati trendsetter baru pada musim semi. Sebetulnya bagi pecinta kendaraan lintas alam, G-Class sudah tak diragukan lagi kapabilitasnya.

Namun sang Geländewagen terlalu perkasa, macho, berpostur atletis penuh masa otot dalam tiap guratan tubuh. Mereka sadar, belum memiliki portofolio tepat di bawahnya yang punya keluwesan postur serta bantingan suspensi senyaman sedan. Lantas muncullah GL sebagai luxury off-roader dengan konfigurasi tiga baris dan tujuh kursi penumpang. Walau begitu, ia dibekali kemampuan guna melahap medan terjal dan jalan beraspal. Ia juga memanjakan penumpang dengan ruang kabin plus kenyamanan bak sedan mewah. Selanjutnya menciptakan tonggak sejarah peranti keselamatan Pre-Safe pertama di segmen pasar ini.

GL-Class ditukangi agar mencerminkan kekuatan juga eksklusivitas. Detailnya khas mobil mewah. Bodinya diklaim punya ukuran proporsional. Panjang 5.088 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.840 mm. Parasnya pula yang dipakai dalam menaklukkan segmen pasar ini. Ia masuk dalam ciri-ciri generasi off-roader Mercedes. Kemudian berbekal teknologi 4Matic – penggerak empat roda permanen. Sistem penggerak untuk GL terdiri dari mesin V6 (GL 320 CDI – 165 kW/224 Hp). Mesin V8 (GL 420 CDI – 225 kW/306 Hp, GL 450 – 340 Hp serta GL 500 sebesar 388 Hp).

Generasi 2 (X166, 2013-2019)

GL-Class selanjutnya hadir pada September 2012. Berbagai perbaikan dilakukan seperti peningkatan konsumsi BBM. Mecedes memasang engine start stop system drive by wire, dan turbocharged baru bagi mesin bensin dan diesel.

Berbagai keunggulan dipertahankan seperti penggerak 4MATIC bersama suspensi udara AIRMATIC yang dipasang secara standar. Fitur lain speed-sensitive power steering dan Adaptive Damper System (ADS). Kombinasi ini membuat pegendalian GL-Class baik di jalan raya nan mulus maupun off-road sangat mengesankan.

Dengan perubahan model, series GL diperkaya oleh versi AMG untuk pertama kalinya. Di high-performance SUV GL 63 AMG, mesin AMG 5.5 liter V8 Biturbo memberikan performa puncak 410 kW (557 dk) dan torsi maksimum 760 Nm. GL 63 AMG berakselerasi dari nol hingga 100 km / jam dalam 4,9 detik; dengan kecepatan tertinggi mencapai 250 km / jam (dibatasi secara elektronik).

Baca juga: Mercedes-Benz GLS Bakal Jadi SUV Limousine?

Mercedes-Benz GLS

GLS

Lalu datanglah sang suksesor. Dikenalkan pada September 2015. Desainer mengadaptasi rancangan anyar plus penyematan nomenklatur baru: Mercedes-Benz GLS. Penamaannya memiliki arti tersendiri. G untuk gelandewagen yang dalam bahasa Jerman berarti kendaraan off-road. Kemudian L sebagai penyambung huruf S yang menggambarkan SUV ini sebagai kelas tertinggi S-Class.

Terjadi perombakan eksterior terutama di bagian depan kendaraan. Sedangkan bagian belakang juga diperbarui. Terutama bumper, termasuk lampu buritan. Yang terlihat jelas di bagian interior adalah panel instrumen dengan media display saling terintegrasi. Konsol tengah dimodifikasi dengan sistem touchpad serta warna dan trim baru.

Enjin tersuguh ada dua tipe, V6 dan V8. Misal GLS 500 4matic menggunakan mesin direct-injection V8 biturbo. Lontaran daya sampai 455 Hp, lebih besar dari 320 kW (435 Hp) yang diproduksi model sebelumnya. Lalu torsi puncak sebesar 700 Nm. Sementara GLS 400 4Matic menggunakan mekanikal pacu direct-injection V6 biturbo. Membuncahkan tenaga 245 kW (333 Hp) dan torsi 480 Nm. Model top-of-the-line Mercedes-AMG GLS 63 4Matic dilengkapi dengan tenaga sebesar 430 kW (585 Hp) berikut torsi puncak 760 Nm.

Baca juga: Sebentar Lagi, Mercedes-Benz GLS Terbaru Meluncur di Indonesia

Generasi 3 (X167, 2020-…….)

Model terbaru ini pernah diperlihatkan pada New York International Auto Show 2019. Berbagai opsi mesin tersedia seperti 3.0-liter turbo I6 (GLS 450 4MATIC) dan 4.0-liter twin-turbo V8 (GLS 580 4MATIC), bensin dengan EQ Boost electric motors, dan 2.9-liter twin-turbo diesel I6 (GLS 350 d 4MATIC dan GLS 400 d 4MATIC).

Wheelbase disebutkan bertambah Panjang 2.3 inci (58,42 mm) dan lebih lebar sekitar 25 mm. Tubuhnya akan menggunakan arsitektur yang sama seperti GLE dengan MBUX. Perangkat antara lain dual 12.3-inch screens, E-Active Body Control dan car-to-X communication.

Roman depan dibalut desain kisi-kisi radiator baru lebih vertikal. Dan lebih jembar dengan aksen perlindungan bawah bodi lapis kromium. Pokoknya, detail itu sebagai ciri khas semua model SUV Mercedes-Benz. Kemudian peranti bantuan pengemudi terbilang lengkap. Tersedia Collision Prevention Assist Plus, Crosswind Assist dan Attention Assist. Selain itu, standar di GLS terpasang Brake Assist, sistem traksi 4ETS, ESP plus Curve Dynamic Assist. Untuk kabar peluncuran, tetap pantau OTO.com dan Carvaganza.com.

Sumber: Media Daimler

Baca juga: SUV 7-Seater Mercedes-Benz GLS Facelift 2020 Segera Dirilis, Intip Sejarah Singkatnya

ANJAR LEKSANA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Mitsubishi Motors Bagikan Westafel Portabel dan Masker Lawan Covid-19

JAKARTA, Carvaganza -- Pandemi covid-19 terus menghantui Indonesia. Pemerintah DKI Jakarta bahkan harus melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kedua sejak Senin lalu. Guna...

10 Nissan Z Special Edition Paling Keren Sepanjang Masa  (Bagian 1)

JAKARTA, Carvaganza.com – Pada tanggal 16 September kemarin, Nissan Proto Z Concept sudah mendebut. Global introduction itu masih berupa purwarupa, yang diklaim sudah mendekati...

Livery Le Mans 1995 untuk McLaren Senna GTR, Rayakan 25 Tahun Kemenangan

WOKING, Carvaganza.com – Akhir pekan ini adalah jadwal digelarnya Le Mans 24 Hour, dan McLaren pernah menjadi pabrikan yang sukses memenangkan balapan ini. Tepatnya...

Vettel Nyaris Beli Mobil Ferrari F1 Eks Schumacher, Tapi…

MARANELLO, Carvaganza.com – Sebastian Vettel sudah bukan rahasia lagi kalau dirinya adalah fans berat Ferrari, bahkan sejak sebelum bergabung ke Scuderia. Pada perayaan grand...

KTB Kenalkan Armada Baru Mobile Workshop Service

JAKARTA, Carvaganza -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) terus meningkatkan layanan bagi konsumen. Distributor Mitsubishi Fuso di Indonesia itu menyerahkan satu unit...