Pengembangan Hypercar Toyota GR Super Sport Distop Gara-Gara Kecelakaan Parah

Toyota GR Super Sport

TOKYO, Carvaganza – Kabar tidak menyenangkan datang dari Jepang tentang proses pengembangan hypercar Toyota GR Super Sport. Dikabarkan sebuah kecelakaan hebat terjadi pada sebuah prototipe yang sedang diuji oleh tim Toyota. Kecelakaan ini sampai memaksa proses pengembangan hypercar versi road legal tersebut harus dihentikan.

Dilansir Autocar, kecelakaan prototipe GR Super Sport terjadi di sirkuit Fuji Speedway, sirkuit yang adalah milik Toyota. Kecelakaan tersebut sampai membuat mobil terbakar dan mengalami kerusakan parah. Kabarnya kecelakaan ini terjadi pada bulan lalu.

Diduga oleh sebuah media Jepang, Toyota menghentikan program pengembangan versi jalan raya dari mobil balap Toyota GR010 Le Mans akibat kecelakaan ini. Namun hal ini tidak akan berdampak pada pengembangan mobil balap yang sudah berlaga di beberapa seri World Endurance Championship (WEC) tahun ini.

Toyota GR Super Sport Concept

Sejauh ini Toyota belum memberikan pernyataan resmi baik lisan maupun tertulis. Soal GR Super Sport, adalah hypercar jalan raya yang Toyota kembangkan sebagai basis mobil balap GR010 Le Mans. Awalnya regulasi mewajibkan pabrikan untuk membuat hypercar jalan raya sebagai syarat homologasi mengikuti kelas tertinggi baru WEC tersebut. Namun kemudian peraturan berubah tanpa mewajibkan homologasi produksi versi jalan raya.

Baca Juga: Toyota GR010 Hybrid Lahir, Generasi Baru Hypercar untuk Le Mans

Namun meski regulasi telah diubah, Toyota tetap ingin menghadirkan GR Super Sport sebagai mobil ‘halo’ yang diproduksi terbatas. Dengan spesifikasi memenuhi persyaratan road legal, GR Super Sport sama-sama mengusung mesin V6 2.4 liter twin-turbo yang dapat menghasilkan output 1.000 hp, mendekati versi Le Mans Hypercar. Angka tersebut dihasilkan juga oleh dukungan sistem elektrifikasi, yang menjadikannya sebagai mobil hybrid.

Toyota tidak mengungkap berapa banyak motor listrik yang disematkan pada GR Super Sport sampai saat ini. Begitu juga dengan spesifikasi teknis lainnya, juga harga dan jumlah produksi. Yang pasti GR Super Sport akan hadir dengan wujud coupe, dengan alternatif versi atap terbuka seperti demo car yang ditunjukkan di Le Mans tahun lalu.

Toyota GR010 Hybrid

Untuk para calon pembelinya sendiri, Toyota baru-baru ini memberikan kuesioner untuk diisi. Di antara survey yang harus diisi, terdapat pertanyaan soal mobil yang pernah dan akan dibeli, lalu apakah pernah punya Toyota 2000GT atau Lexus LFA, serta kemungkinan mengendarainya secara reguler di sirkuit dan lisensi balap.

Pada Juli 2019 lalu, GR Super Sport sempat mencuri perhatian saat hadir di Fuji Speedway dengan digeber langsung oleh Akio Toyoda selaku CEO dan President Toyota. Waktu itu, media langsung berspekulasi bahwa GR Super Sport kemungkinan bakal dirilis pertengahan 2020. Namun, satu-satunya penampilan publiknya adalah pada bulan September lalu, saat eksibisi demo car di Le Mans 24 Hour 2020.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: VIDEO: Mobil Toyota Paling Buas Muncul Di Trek Le Mans

Sumber: Autocar

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Toyota Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature