Toyota GR010 Hybrid Lahir, Generasi Baru Hypercar untuk Le Mans

TOKYO, Carvaganza – Ladies and Gentlemen, akhirnya resmi sudah Toyota memperkenalkan mobil balap terbarunya untuk mempertahankan gelar Le Mans 24 Hour. Lahir dengan nama Toyota GR010 Hybrid, mobil balap ini menandakan era baru balap endurance kelas dunia yang menerapkan regulasi baru. Seperti diketahui, World Endurance Championships (WEC) kini beranjak dari LMP1 ke kelas Hypercar sebagai kasta tertingginya.

GR010 Hybrid hadir menjadi pengganti sekaligus penerus bagi TS050 LMP1, yang telah memenangkan gelar Le Mans selama tiga tahun terakhir. Toyota mengembangkannya berbasis pada mobil produksi GR Super Sport, mengikuti syarat homologasi. Ya, Toyota harus memproduksi setidaknya 20 unti GR Super Sport agar bisa diikutkan menjadi mobil balap berbasis hypercar pada regulasi terbaru WEC.

Toyota menggunakan unit mesin lebih besar untuk GR010 Hybrid dibandingkan TS050 LMP1, yaitu mesin V6 3,5 liter twin-turbocharged. Sebelumnya, TS050 LMP1 mengandalkan unit mesin 2,4 liter yang disertai sistem elektrifikasi hybrid. Sistem hybrid masih dipakai juga pada hypercar balap ini, di mana Toyota memasang motor listrik di roda depan dengan ouput 268 hp.

Toyota GR010 Hybrid

Secara total, output power unit pada GR010 menghasilkan tenaga sampai 670 hp. Memang angkanya tidak sebesar yang dihasilkan LMP1 karena dibatasi oleh regulasi. Namun untuk mencapai angka output tersebut, sistem hybrid GR010 direkayasa untuk mereduksi tenaga mesin sesuai dengan hybrid boost yang dihasilkan dalam setiap waktu.

Setidaknya selama 19 bulan terakhir proses pengembangan dilakukan oleh Toyota Gazoo Racing (TGR) pada GR010 Hybrid. Proses pengembangan dikerjakan terpisah dari dua markas Toyota. Chassis dan mesin dikerjakan dari markas tim di Cologne, Jerman, sementara sistem powertrain hybrid oleh para ahli di Higashi-Fuji, Jepang.

Secara tampilan luar, mungkin tidak banyak tampak perbedaan antara GR010 Hybrid dan TS050 LMP1. Paket aerodinamika kurang lebih mirip satu sama lain, meski Toyota tidak menyantumkan informasi spesifikasinya. Regulasi Le Mans Hypercar hanya mengizinkan satu konfigurasi aerodinmika pada setiap mobil, yang dituntut bisa digunakan untuk  sirkuit dengan downforce tinggi dan rendah. Hanya sudut sayap belakang yang boleh diganti.

Toyota GR010 Hybrid

Soal dimensi, GR010 Hybrid lebih panjang 250 mm, lebih lebar 100 mm, dan 100 mm lebih tinggi. Pun dengan bobotnya, GR010 punya berat kosong 1.040 kg, yang lebih berat 878 kg daripada TS050. Kiranya dimensi serupa akan diterapkan hypercar balap Garapan Peugeot dan Scuderia Glickenhaus saat bergabung nanti. Sementara Porsche dan Audi akan kembali ke Le Mans, namun menganut regulasi LMDh (Daytona hybrid).

“Ada prinsip yang mirip dari sisi powertrain juga, dengan keleluasaan kurva tenaga yang diberikan terkait pada konfigurasi. Ubahan terbesar bagi kami di sini adalah untuk beralih untuk hanya menggunakan satu unit motor generator di depan. Pengemasan untuk sistem hybrid lebih menantang pada mobil ini karena diperbaruinya standar keselamatan,” jelas John Litjens, chassis project leader TGRE di Cologne.

“Mesin pembakaran lebih bertenaga pada GR010 Hybrid dibandingkan dengan TS050 Hybrid, jadi ini mobil yang benar-benar berbeda pada penampilan dan suara yang dihasilkannya.”

Toyota GR010 Hybrid

Toyota Gazoo Racing kembali akan menurunkan dua mobil untuk bersaing di WEC musim ini. Mobil nomor 7 dikemudikan oleh Kamui Kobayashi, Mike Conway dan Jose Maria Lopez. Lalu mobil nomor 8 dipacu Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima dan Brendon Hartley. Susunan pembalap Toyota tidak berubah bila dibandingkan dengan tahun lalu.

Sumber: Carscoops

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda