Beranda Updates Menperin: Industri Kendaraan Komersial Punya Potensi Besar

Menperin: Industri Kendaraan Komersial Punya Potensi Besar

JAKARTA, Carvaganza.com – Di tengan lesunya pertumbuhan ekonomi dan penjualan otomotif nasional, industri kendaraan komersial justru menunjukkan sebaliknya. Pertumbuhan pasar kendaraan niaga, menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita punya potensi besar. Ia berharap produsen kendaraan komersial, makin produktif dan inovatif sehingga bisa bersaing di kancah global.

“Apalagi kendaraan komersial ini sangat berperan penting. Terutama dalam membantu perkembangan infrastruktur dan pembangunan di Tanah Air,” terang Agus Gumiwang, saat membuka perlehatan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020, beberapa waktu lalu.

Industri otomotif menjadi satu dari lima sektor manufaktur yang mendapat prioritas pengembangan. Terlebih pemerintah terus menggemborkan kesiapan era industri sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

Baca juga: GIICOMVEC 2020 Siap Dukung Pertumbuhan Industri Otomotif

Kinerja Kendaraan Niaga

Data tahun 2019 menunjukkan, produksi kendaraan jenis bus, truk dan pikap berjumlah 241 ribu unit. Sedangkan, untuk penjualan jenis kendaraan ini di pasar domestik sepanjang tahun lalu mencapai 232 ribu unit. Sementara itu, merujuk data Gaikindo, ekspor mobil pikap pada 2019 tercatat 9.187 unit. Atau melonjak 15 persen dibandingkan angka pengapalan tahun sebelumnya, yang hanya 7.957 unit.

Menteri AGK meyakini, industri otomotif memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi menekan defisit neraca perdagangan melalui peningkatan ekspor. Boleh dikata, sepanjang 2019 pengapalan kendaraan bermotor roda empat atau lebih menunjukkan tren positif.

Jumlah ekspor kendaraan Completely Build Up (CBU) terbukukan 332 ribu unit pada tahun lalu. Nilainya terkerek 25,5 persen dari tahun sebelumnya. Ditambah, ekspor kendaraan Completely Knock Down (CKD) sejumlah 511 ribu set atau naik 523,5 persen dibanding 2018.

“Kita berharap angka ini terus meningkat. Sebagaimana instruksi dari Presiden, ekspor kendaraan CBU Indonesia bisa ditargetkan mencapai 1 juta unit pada tahun 2024,” ujarnya.

Baca juga: GIICOMVEC 2020: Suzuki Kenalkan Carry Luxury, Tampil Eksklusif

GIICOMVEC 2020

Tahun ini, puluhan kendaraan komersial terbaik dengan inovasi dan teknologi terkini hadir di GIICOMVEC yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, 5-8 Maret 2020. Hadir antara lain Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Kia, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, UD Trucks, United Tractors, dan lainnya.

Pengguna kendaraan komersial juga bisa semakin melengkapi kebutuhan dengan beragam produk otomotif dari merek-merek industri pendukung yang menjadi peserta, yaitu Alcoa Wheels, Aspira, Blackvue, BRQ, GS Astra, Himawan Putra, Incoe, Indoprima, MRF Tyres, PanaOil, Regency, Techindotama, Topy, Trubo Engineering, Wintor, dan masih banyak lagi. Untuk karoseri, ada Adiputro.

Selama 4 hari, GIICOMVEC 2020 sukses menarik total 10.359 visitations. Angka ini cukup mengingat pasar kendaraan komersial yang menurun pada tahun 2019 lalu. Plus pelaksanaan dilakukan di tengah-tengah isu virus corona.

“Untuk GAIKINDO, pencapaian GIICOMVEC 2020 sangat membanggakan, berhasil mencatat lebih dari sepuluh ribu kehadiran sepanjang pameran, dan yang perlu kami highlight adalah efektifitas dari trade days yang pada penyelenggaraan tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” kata Rizwan Alamsjah, Ketua II GAIKINDO dan Ketua Penyelenggara Pameran 2020.

Baca Juga: GIICOMVEC 2020: Industri Kendaraan Komersial Digadang Sungga Ekspor Nasional

ANJAR LEKSANA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto