Mengupas 3 Varian Hyundai Palisade, Apa saja Fitur Dan Kelebihannya?

JAKARTA, Carvaganza – Pabrikan Hyundai Indonesia sudah mendebut Palisade untuk pasar domestik. Untuk pertama kalinya manufaktur Korsel itu memasukan brand premiumnya ke tanah air, sekaligus menambah peta pertarungan di pasar kendaraan mewah. Terutama di kelas luxury SUV.

Hal ini juga sekaligus bisa memperkuat cengkeraman Hyundai di pasar nasional yang terus tumbuh. Beberapa waktu lalu, mereka sudah memperkenalkan secara resmi mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric yang nota bene bisa mendorong pasar mobil elektrik tanah air. Tapi di sisi pasar mesin konvensional, kehadiran Palisade melengkapi line-up SUV Hyundai yang sudah diisi Kona, Tucson, dan Santa Fe.

Hyundai Palisade dibekali banyak amunisi. Ia harus menantang Mazda CX-9 atau Toyota Land Cruiser. Ada 3 varian yang ditawarkan, Prime, Signature dan Siganture AWD. Seperti apa kelengkapan di tiap variannya? Ini ulasannya.

Baca juga: Hyundai Palisade, The Biggest Hyundai SUV Ever


Pengurangan Fasilitas Keamanan dan Hiburan di Varian Prime


Perwakilan Palisade paling murah adalah varian Prime. Harganya Rp 777 juta OTR Jakarta, pastinya terlihat sangat ekonomis untuk ukuran big SUV dengan penampilan mewah. Tapi tunggu dulu, terciptanya nominal itu bukan tanpa sebab. Hampir seluruh fasilitas menarik absen di trim ini.

Terutama urusan sensor pembaca untuk keamanan aktif. Fitur Safe Exit Assits (SEA) yang dibangga-banggakan tak ada di sini. Padahal, fungsinya sangat menarik. Pintu secara otomatis tak bakal terbuka jika mendeteksi ada kendaraan lewat samping mobil. Hal ini sangat berguna mengingat anak kecil sering tidak tanggap ketika hendak membuka pintu.

Berikutnya Blind Spot Monitoring System, Rear Occupant Alert dan Rear Cross Collision Warning. Buat harga hampir Rp 800 juta – apalagi masuk kategori SUV flagship – paling tidak salah satu sensor tadi harusnya masuk dalam paket meski di seri murah. Bahkan, sensor parkir hanya tersedia di belakang. Di saat teman-temanya dibekali hingga depan. Bahkan, sesederhana fog lamp belakang pun dipangkas. Agak mengecewakan. Untungnya, perihal keamanan fundamental tetap ada. Seperti enam airbag tersebar di sekeliling kabin.

Pembeda tipe Prime turut dikemukakan dalam eksekusi interior. Hanya ada satu pilihan warna kabin, hitam. Palang kemudi pun belum dibungkus kulit. Dan jok masih dibalut genuine leather biasa, bukan berbahan Nappa. Semua jok pula bukan bertipe ventilated.

Pengaturan kursi secara elektrik hanya terdapat pada sisi pengemudi, itu pun 10-way. Padahal Signature ke atas punya pengaturan elektronik sampai 12 arah, berikut 8 arah di sisi penumpang depan. Plus dilengkapi memori setingan tempat duduk. Lumayan jauh bedanya. Terlalu konservatif untuk mobil Rp 700 jutaan.

Letak beda lainnya adalah kluster MID TFT yang cuma 3,5 inci dan monokrom, lampu kabin halogen, AC masih dual zone, tidak ada curtain baris dua, belum auto dimming serta hanya satu sunroof di depan. Lalu saat dilihat dari luar, pemasangan pelek 18 inci terlihat agak kecil di tubuh Palisade. Mengingat tipe atasnya proporsional dengan hiasan pelek 20 inci.

Baca juga: Hyundai Palisade, The Biggest Hyundai SUV Ever


Kemampuan Trim Signature AWD Paling Memukau


Signature AWD dijual paling mahal, Rp 1,078 miliar OTR Jakarta. Bukan perihal fasilitas keamanan, kenyamanan, serta nuansa mewah saja bedanya. Varian ini sanggup mengeksplorasi medan dinamis, bahkan dipersiapkan perangkat buat lewat lumpur sekalipun. Karena sistem All-Wheel Drive.

Ya, semuanya sama-sama memadukan mesin dengan girboks otomatis delapan percepatan. Pun dengan mekanisme unik, yakni tanpa tuas sama sekali. Melainkan operasinya pakai tombol. Hyundai menyebutnya shift-by-fire. Canggih.

Mereka pula punya beberapa mode berkendara dasar. Comfort, ECO, Sport, serta Smart yang merenspons tenaga berbeda-beda. Di seri AWD, ketambahan lagi tiga komputasi canggih. Yang satu untuk melibas salju, satunya lumpur, serta permukaan berpasir. Distribusi traksi tentunya makin baik berkat kinerja empat roda. Namun, sebagian konsumen bisa jadi merasa terlalu mahal baik untuk menebusnya atau membayar pajak tahunannya bukan?


Opsi Terbaik di Seri Signature 4x2


Tak salah jika varian Signature 4x2, tipe tertinggi, menjadi opsi paling menarik. Banderolnya Rp 888 juta OTR Jakarta, tapi segala kemewahan sama halnya seperti seri tertinggi. Berikut fasilitas keamanan dan hiburan paling optimal turut hadir. Barulah Palisade terlihat ekonomis di varian ini.

Jok baris depan dan baris kedua ada ventilasi. Ya, artinya bisa diatur mengembuskan hawa hangat atau dingin, menyesuaikan kebutuhan Anda. Bahkan tema interior bisa dipersonalisasi. Paling tidak dengan pilihan nuansa Black Burgundy, Navy Warm Grey, serta Black Mono Tone.

Baca juga: Hyundai Santa Fe Facelift Meluncur, Tampang Sangar dan Debut PHEV

Perangkat keamanan aktif semacam Blind Spot Collision Warning, Rear Cross Traffic Collision Warning, Safe Exit Assist sampai Rear Occupant Alert juga masuk dalam paket. Berikut smart power tailgate. Yang bakal bekerja otomatis, saat Anda mengantongi kunci dan berdiri dekat bagasi beberapa detik tanpa harus melakukan apapun. Kualitas peredaman suara di dalam sejatinya bakal lebih baik pula, karena tipe ini berbekal kaca double laminated.

Kalau perihal dapur pacu diseragamkan semua. Mesin R 2.2 CRDi empat silinder segaris memberi sumber tenaga mobil ini. Kubikasi bersihnya di 2.199 cc alias jika dibulatkan 2.2-liter, tentunya berjenis diesel. Dari situ, torsi melimpah sanggup tercipta bersamaan dengan daya besar. Dalam hitungan angka momen puntir mencatat 440 Nm di 1.750 rpm-2.750 rpm sementara tenaganya 200 PS di 3.800 rpm.

HELMI ALFRIANDI

Artikel yang direkomendasikan untuk anda