Beranda Updates Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1, Kejutan di Hari Terakhir

Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1, Kejutan di Hari Terakhir

BENGKULU, 16 Juli 2019 — Hari kedua Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1 berlangsung Minggu (14/7/2019) menjadi kesempatan terakhir para peserta untuk menyelesaikan total 6 SCS yang disediakan. Waktu yang disediakan pun berbeda dibandingkan hari pertama. Kalau hari pertama lomba, SCS dibuka mulai pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 17.00 WIB.

“Hari Minggu lomba dimulai pukul 08.00 WIB dan ditutup lebih awal pukul 15.00 WIB. Ini agar penyerahan hadiah bisa dilaksanakan pukul 17.00 WIB,” kata Asnan Andie Setiawan, pimpinan lomba Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1.

Strategi dan manajemen waktu menjadi sangat penting. Apalagi peserta rata-rata menyisakan trek yang sama yaitu SCS 6. Dimana trek ini menuntut peserta banyak melakukan winching yang menguras energi co-driver dan butuh waktu lumayan lama untuk menyelesaikannya. Jadilah hari kedua pertarungan teknik winching di SCS 6.

Baca juga: Absen 3 Tahun, Kejurnas IOF NC 2019 Kembali Digelar di Bengkulu
Baca juga: Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1, Adu Taktik dan Strategi

Di kategori Pro pertarungan ketat terjadi antara Sumardji yang berpasangan dengan Wisnu Murti wakil dari Jawa Timur dengan Dek Ray/Dek Tung (Bali), Joko Permana/Sumali (Kalteng), Said Dloreng/Rudi (Kaltim) dan Alex/Hamdani (Sumbar). Hari pertama karena gagal finish di SCS 3 membuat Dek Ray/Dek Tung berusaha maksimal mengejar ketinggalan point.

“Sebenarnya saya tidak menyangka bisa jadi juara 1, karena ada 1 SCS yang tidak finish. Target di hari terakhir harus bisa fastest di 2 SCS yang tersisa. Agar bisa menutupi kekurangan point hari pertama,” kata Dek Ray – offroader muda Bali yang memang langganan juara.

Sedangkan Wisnu Murti yang sempat menggantikan AKBP Sumardji dan sempat leading point terpaksa harus mengakui keunggulan Dek Ray/Dek Tung. “Mobil ada sedikit kendala di mesin jadi kurang optimal,” kata Sumardji yang kembali jadi driver utama. Inilah kompetisi offroad karena apa pun masih mungkin terjadi.

Di kelas Rookie kejutan pun terjadi. Piere yang berpasangan dengan Atok mampu tampil jadi juara. Offroader muda yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mendapat pinjaman tubular bermesin Toyota 1JZ milik Nurcahyo dari Sukabumi, anak muda ini berhasil mengharumkan nama Bengkulu dan naik podium pertama kategori Rookie.

Gubernur Bengkulu, Dr Rohidin Mersyah yang hadir menyaksikan kompetisi di hari kedua dan menyerahkan langsung hadiah untuk juara Kejurnas IOF NC 2019 Seri 1 menyatakan kegembiraannya. “Belum juara kalau belum menaklukan trek Bengkulu. Untuk itu saya mengucapkan selamat untuk para pemenang. Yang belum berhasil jangan putus asa dan berusaha lagi,” kata Rohidin Mersyah yang kebetulan juga ketua Pengda IOF Bengkulu.

Event offroad dua kali di Bengkulu ternyata mampu membangkitkan semangat offroader Seri kedua Kejurnas IOF NC 2019 akan digelar di Samarinda Kaltim bulan September mendatang. Masih cukup waktu untuk offroader menyiapkan diri dan menikmati lagi kompetisi khas offroad IOF yang menguras skill offroad.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza