Beranda New Cars Ini Rival Setanding Toyota Yaris Facelift G CVT

Ini Rival Setanding Toyota Yaris Facelift G CVT

JAKARTA, Carvaganza.com – Di pasar Indonesia, Toyota Yaris tersedia sembilan tipe. Selain opsi transmisi manual atau CVT, kini rentang harga disesuaikan berdasar jumlah airbags terpasang. Anda bisa memilih tiga atau tujuh bantalan udara di varian G. Masing-masing dipasarkan Rp 274,2 juta dan Rp 279,2 juta OTR Jakarta. Di sini, ia bertemu dengan rival lain pabrikan Jepang: Honda Jazz dan Mazda2. Jadi mereka bisa menjadi pembanding sebelum menjatuhkan pilihan.

Yaris G CVT 3 AB (Rp 274 Juta)
Sebelum melihat deret kelebihan lawan, simak kapabilitas pada Yaris G CVT. Ia memiliki panjang 4.145 mm, lebar 1.730 mm, tinggi 1.500 mm serta jarak sumbu roda 2.550 mm. Kelengkapan fitur keamanan oke. Tipe G pakai cakram depan serta drum di belakang. Lantas penunjang deselerasi berupa Anti-lock Brake System, Electronic Brake-force Distribution dan BA (Brake Assist). Tak ketinggalan turut dipasang Vehicle Stability Control plus Hill Launch Assist.

New Yaris senantiasa mempercayakan mesin 2NR-FE 1,5 liter Dual VVT-I 4 silinder. Bertipe DOHC, unit pacu mendorong daya maksimal 107 PS di 6.000 rpm dan torsi 140 Nm pada 4.200 rpm. Distribusi energi kinetik menggunakan girboks CVT 7-speed. Penyaluran ini lebih mulus nan halus dibanding model transmisi matik konvensional.

Baca juga: New Toyota Yaris Meluncur, Punya Wajah dan Fitur Baru

Honda Jazz CVT (Rp 260,5 juta)
Jazz CVT punya panjang 4.035 mm, lebar 1.694, tinggi 1.524 mm plus ukuran wheelbase 2.530 mm. Pelek alloy single tone berukuran 15 inci. Ia hanya memiliki rem cakram di depan saja. Roda belakang menggunakan tipe teromol. Lalu dukungan peranti keselamatan ABS, EBD tanpa Brake Assist. Sayangnya belum memakai VSC, Traction Control maupun Hill Start Assist. Dari semua lawan, sektor keamanan mobil Honda ini menempati urutan terbawah.

Beralih ke dalam mobil, Honda menempel head unit 6,2 inci layar sentuh. Bisa memutar musik dari keping CD/DVD Player, MP3, WMA, AM dan FM Radio, USB Port, sambungan iPod atau iPhone. Sedangkan pengaturan AC masih manual. Tipe digital hanya tersedia di varian RS.

Ia menggendong mesin 1,5 liter SOHC. Konfigurasinya empat silinder segaris, 16 Katup + DBW. Dengan diamter langkah 73,0 mm x 89,4 mm, mengucur deras tenaga 120 PS di 6.600 rpm. Kemudian momen puntir optimal 145 Nm diraih dari 4.600 rpm. Penyalurannya sama, pakai CVT Earth Dream Technology yang halus tanpa bantuan paddle shift.

Baca juga: FEATURE – Evolusi Toyota Yaris, 21 Tahun dengan Sejuta Rasa

Baca juga: Toyota Yaris, Spesifikasi, Review dan Harga

Mazda2 R (Rp 285 juta)
Mazda2 lawas punya powertrain 4 silinder 1,5 liter Skyactiv. Jantung pacu memang belum banyak berubah sejak penyegaran terakhir. Ia menyuplai dorongan torsi maksimal 141 Nm pada 4.000 rpm. Mesin itu disokong Dual S-VT Sequential Valve Timing dan Electronic Throttle Control (ETC). Tenaga puncak dihasilkan hingga 108 PS di 4.000 rpm. Tipe R sudah dibekali idling stop system (i-Stop) yang mematikan mesin saat kondisi macet, Stop and Go. Perangkat bisa membantu menghemat asupan bahan bakar.

Dari segi keamanan, Mazda2 R jauh menggungguli lawan sekelas. Tersedia dual SRS airbags, rem ABS, EBD, EBA, Dynamic Stability Control (DSC). Kemudian Traction Control System (TCS), emergency stop signal (ESS), Rear parking sensors dan hill launch assist (HLA). Pada varian tengah, belum dilenkapi advanced blind spot monitoring system plus rear cross traffic alert. Anda hanya dapat menemukan di Mazda2 GT.

Lalu infotainment Mazda2 menggunakan MZD Connect dengan floating monitor 7 inci. Layar mengambang di atas dasbor terasa premium dan bisa dikendalikan melalui dial putar di konsol tengah. Anda bisa mengintegrasikan smartphone, Bluetooth, USB, navigasi dan tampilan kamera mundur. Dari semua lawan, Mazda memiliki wheelbase paling jenjang 2.570 mm. panjangnya 4.065 mm, lebar 1.695mm serta tinggi 1.495 mm.

Baca juga: Video Toyota Yaris Versi Crossover Meluncur, Ini Kelebihannya

Rekomendasi
Trio hatchback itu punya kelebihan masing-masing. Tapi kalau memang dana tersedia banyak, rasanya Mazda2 tipe R lebih mantap untuk dipinang. Cocok sebagai penunjang mobilitas perkotaan. Urusan aftermarket di kota besar (Jakarta) sebetulnya sama saja. Jadi tak terlalu bikin risau. Pilihan selanjutnya barulah Yaris 2020 lantaran value for money. Peranti penunjang keselamatan kini jadi perhatian utama kaum urban. Safety Jazz CVT memang paling kurang. Namun tenaga besar dan ia terkenal irit BBM. Jadi, tak bisa dipandang sebelah mata juga sebagai alternatif ketiga.

ANJAR LEKSANA 

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Audi R8 Green Hell Edition, Tribute Tumpukan Prestasi di Nurburgring

INGOLSTADT, Carvaganza.com – Audi R8 adalah salah satu supercar yang masih beredar di pasar saat ini, yang juga banyak dipakai menjadi mobil balap. Kesuksesannya...

Beli Peugeot 3008 & 5008 Kini Bisa Tukar Tambah

JAKARTA, Carvaganza.com – Astra Peugeot terus berusaha memberikan solusi dan menawarkan program menarik untuk para konsumen di Indonesia. Terlebih untuk mendorong penjualan dua model...

Tak Hanya Indonesia, Suzuki Ertiga Juga Laris Manis di Meksiko

JAKARTA, Carvaganza -- Suzuki All New Ertiga ternyata tak hanya menjadi andalan penjualan Suzuki di Tanah Air. Low MPV ini ternyata juga laris manis...

TEST DRIVE: Porsche Taycan 4S, Supercar Listrik Dengan Feeling Natural (Bagian 2)

LOS ANGELES, Carvaganza.com – Setelah berbicara tentang akselerasi dan tenaga yang dihasilkan, saya mulai merasakan feeling pengemudian dan pengendaraan. Sekarang ini, mobil-mobil yang kita kendarai...

Naoya Takai Resmi Pimpin KTB, Ini Misi dan Targetnya

JAKARTA, Carvaganza -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) akhirnya resmi dipimpin Naoya Takai sebagai Presiden Direktur baru. Ia ditunjuk sejak 1 April...