Hino Siap Sambut Implementasi Standar Emisi Euro4

JAKARTA, Carvaganza – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyatakan kesiapannya menyambut impelementasi standar Euro4 di Indonesia. Sejak 2010, Hino Indonesia telah melakukan ekspor seluruh kendaraan dengan standar emisi Euro4 dengan mesin common rail ke ke berbagai negara di Asia Tenggara dan Amerika Latin. Teknologi common rail pada kendaraan Hino sudah diperkenalkan sejak 2012 lewat berbagai model seperti Hino Ranger FM 285 JD untuk dump, Ranger FL 245 JN dan FM 350 TH untuk cargo dan Hino bus RN 285.

“Dalam fase Hino Road to Euro 4 saat ini, berbagai pengembangan kendaraan telah kami lakukan sebagai pemain utama bus dan truk di Indonesia. Hal ini untuk memastikan kesiapan implementasi standar emisi Euro 4 tahun depan,” kata Masato Uchida, President Director, PT Hino Motors Sales Indonesia.

Hino

Teknologi Common Rail pada kendaraan Hino diklaim memiliki berbagai keunggulan. Misalnya, sistem supply bahan bakar Common Rail Hino memiliki 3 kali penyaringan sehingga dapat melindungi mesin dari kontaminasi BBM. Sistem common rail juga menghasilkan emisi gas buang lebih rendah dan ramah lingkungan karena pembakaran lebih sempurna.

Mesin injeksi common rail memungkinkan kontrol emisi dan konsumsi bahan bakar dan tenaga yang lebih baik. Dengan kata lain, mesin dengan teknologi common rail dapat memberikan lebih banyak tenaga ke kendaraan dan mengonsumsi lebih sedikit bahan bakar serta menghasilkan lebih sedikit emisi untuk itu mesin Common Rail menjadi lebih irit.

Hino

“Hino Ranger dan Hino Bus untuk beberapa model sudah mengadopsi teknologi common rail, dan hasilnya cukup baik dan diterima menjadi andalan para konsumen dalam menjalankan bisnisnya disini. Untuk itu ini menjadi bukti bahwa kendaraan kami dapat diandalkan termasuk nanti saat era Euro 4 tiba,” kata Santiko Wardoyo, Chief Operating Officer (COO) – Director PT Hino Motor Sales Indonesia.

Sayangnya kesiapan tentang standar emisi Euro4 di Indonesia masih belum menemukan titik terang. Penerapan standar emisi Euro 4 pada kendaraan mesin diesel masih terus digodok oleh pemerintah pusat yang awalnya  ditetapkan April 2021 diundur menjadi 2022.

Anjuran untuk beralih ke Euro 4 itu sendiri sudah tertuang didalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017. Terlepas dari dinamika penerapan Euro 4 oleh Pemerintah, tentunya inovasi dan standarisasi Euro 4 akan baik sekali diterapkan di Indonesia.
ALVANDO NOYA / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda