Beranda Drives EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 2)

EKSKLUSIF TEST DRIVE: Menantang Lamborghini Aventador S (Bagian 2)

VALENCIA, 26 Januari 2017 – Kesempatan eksklusif menjajal Lamborghini Aventador S memang jadi kesempatan langka dan kesempatan itulah yang didapatkan Carvaganza. Apalagi saya mengujinya di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Memasuki lintasan sepanjang 4 km ini saya mendapat kesempatan untuk meng-eksplore kemampuan mobil ini.

Saat hendak memasuki Tikungan Kedua pelan ke kiri, saya menurunkan gigi dari 3 ke kedua dengan paddle shift. Mesin meraung. Juga menyentak. Seratus meter kemudian masuk Tikungan Ketiga pelan ke kiri  yang disusul dengan Tikungan 4 lamban ke kanan, dengan mengurangi gigi dari tiga ke dua. Nose mobil harus dimasukkan dengan pas ketika masuk exit tikungan, lantas benamkan gas lagi menuju Tikungan 5 medium ke kanan, disusul kemudian membenamkan gas lagi di trek lurus sebelum memasuki Tikungan 6 ke kiri (Curva Nieto). Pada saat hendak masuk Curva Nieto, kecepatan bertambah dan gigi naik keempat, namun diturunkan lagi agar pas memasuki belokan pelan ke kiri setelahnya.

Setelah Nieto saya dihadapkan dengan trek lurus yang cukup panjang ditambah dengan tikungan cepat ke kiri yang disebut Curva Aficion. Di Aficion angkat gas sedikit saja, kemudian tekan lagi agar mendapatkan kecepatan yang presisi sebelum masuk tikungan S kecil. Di Tikungan S kecil ini kami mengurangi sedikit kecepatan sebagai persiapan untuk memasuki tikungan terakhir (Curva A. Campos).

Kami bersama-sama mengerem mengikuti racing line Peter saat memasuki S kecil. Di tengah raungan keras mesin, terdengar samar suara Peter lewat radio yang meminta  agar kami bersiap-siap menambah kecepatan dan setiap mobil harus tetap mengikutinya dalam jarak aman tetapi tidak terlalu jauh agar mengetahui line yang dilewati mobilnya.

Setelah itu kami memasuki trek lurus depan pit lane sepanjang 650 meter. Kami tidak mengikuti trek yang biasa digunakan untuk MotoGP secara utuh, tetapi memotongnya sekitar 850 m sehingga total jarak yang kami tempuh per lap adalah kurang dari 4 km, yang merupakan jarak asli Sirkuit Ricardo Tormo.

Ketika memasuki trek lurus 650 m di depan pit, Aventador meraung kencang, melesat karena ini adalah bagian trek yang paling kencang di Ricardo Tormo. Setelah itu langsung brake cukup keras untuk  memasuki Tikungan Pertama ke kiri (Curva Aspar). Aventador S all-wheel drive (AWD) ini sangat stabil, atau mungkin karena kecepatannya tidak terlalu tinggi. Selepas Tikungan Curva Aspar, tambah lagi kecepatan pada gigi tiga untuk menyambut Tikungan Kedua (Curva Doohan) ke kiri.

Suara mesin dari knalpot meledak-ledak tak berhenti. Dari Doohan harus pas menambah kecepatan karena bisa menjadi modal ketika masuk tikungan medium ke kiri dan bisa menjadi modal juga ketika masuk Tikungan 4 pelan ke kanan. Baru setelah itu disambut dengan Tikungan 5 medium ke kanan di mana jika kita tepat melewatinya, kita bisa menikmati kecepatan Lamborghini ketika masuk trek lurus menuju Curva Nieto.

Menjelang Curva Nieto, Peter mengingatkan anggota timnya agar menambah kecepatan. “Gas, gas lebih kuat, jangan terlalu jauh dengan mobil saya dan terus ikuti linenya.” Dia juga mengingatkan bahwa jangan lupa nanti berganti posisi agar mobil yang tepat berada di belakangnya minggir ke kiri di trek lurus depan pit lane untuk memberi kesempatan kepada mobil anggota tim yang lainnya. Dan giliran saya lah yang berada di belakangnya. Masih tetap dengan manual dan mode Sport.

Ah, saya benar-benar dimanjakan Lamborghini. Saya bisa menikmati Aventador S sebanyak 16 lap, puas. Tenaga buasnya membuat saya terkesan. Handling gesit tapi tetap jinak dikendalin.

EKA ZULKARNAIN (VALENCIA)

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Toyota Jadi Brand Otomotif Paling Kesohor Di Dunia, Di atas BMW dan Mercedes

CALIFORNIA, carvaganza.com -  Kita sudah bercokol cukup lama di dunia otomotif, tapi tahu kah apa brand mobil paling terkenal di dunia? Artinya, nama brand...

SPYSHOT: Susul Taycan, Porsche Macan Versi Listrik Mulai Diuji

STUTTGART, Carvaganza.com – Suksesnya Taycan sebagai pionir mobil full electric dari Porsche mendorong mereka semakin seriusi segmen baru ini. Salah satu strateginya adalah dengan...

Mengenal Fitur Keamanan Advanced Grip Control Peugeot 3008 dan 5008 SUV

JAKARTA, Carvaganza -- Musim hujan telah tiba. Memasuki musim penghujan, berarti menghadapi berbagai macam kondisi jalan yang sangat berbeda. Berbagai macam kondisi jalan di...
video

VIDEO: First Impressions Toyota Fortuner Facelift Versi Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com – Di tahun 2020 ini, akhirnya pasar Indonesia juga kebagian versi facelift dari Toyota Fortuner, yang resmi meluncur pada bulan Oktober. New...

MG Motor Indonesia Gandeng 2 Mitra Pembiayaan Baru, Makin Pede Jualan

JAKARTA, Carvaganza -- MG Motor Indonesia terus bergerak memperkuat posisinya di Indonesia. Setelah mengumumkan penunjukan Donald Rachmat sebagai General Director MG MOtor Indonesia sejak...