Beranda Updates Cari Peluang Bisnis Baru, Mitsubishi Suntik Dana untuk Gojek

Cari Peluang Bisnis Baru, Mitsubishi Suntik Dana untuk Gojek

JAKARTA, 18 Juli 2019 – Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation membuka peluang bisnis baru dengan menyuntikkan dana ke GOJEK. Suntikan dana yang tidak disebutkan ini menjadi bagian suntikan dana dalam pendanaan Seri F yang sedang dibuka oleh GOJEK.

Chairman of Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko, menjelaskan bahwa tantangan serta perubahan industri manufaktur di masa depan menjadi alasan utama pihaknya menjalin kerja sama dengan GOJEK. “100 tahun ke depan tidak ada yang tahu apakah bisnis mainstream ini bisa berjalan seperti yang dilakukan selama ini. Semakin ke sini banyak tantangan yang dihadapi industri manufaktur di seluruh dunia,” kata Osamu Masuko dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (17/7) kemarin.

Osamu Masuko menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa berjalan sendiri dalam menjawab perubahan tren serta zaman sehingga dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. “Dengan kerja sama itu bisa mencapai tujuan dengan cepat,” kata dia.

Melalui kerja sama tersebut, Mitsubishi akan memanfaatkan platform GOJEK dan mempelajari kemungkinan untuk berbagai layanan mobilitas baru. Osamu Masuko juga mengatakan bahwa pihaknya bersemangat untuk menjadi mitra strategis GOJEK. Mereka menilai, potensi pasar sang unicorn (perusahaan dengan valuasi US$ 1 miliar) sangat besar. Baik perkembangan lokal maupun internasional.

Foto: mitradrive.id

Baca juga: Mitsubishi Motors: Indonesia Kini Makin Penting!

“Mitsubishi juga mencoba belajar banyak hal baru dari GOJEK yang merupakan startup baru dengan banyak milenial,” ujarnya.

Sebelumnya, GOJEK juga mendapatkan suntikan dana dari Astra Internasional. Jumlahnya US$ 100 juta pada Maret 2019 lalu. Untuk diketahui, tambahan modal itu bagian kelanjutan dari investasi sebesar US$ 150 juta dalam putaran pendanaan Seri E. Juga digalang oleh GOJEK pada tahun lalu.

Meski tidak disebutman secara rinci modal yang diberikan Mitsubishi, tapi GOJEK mengantongi dana segar lebih dari US$ 1 miliar pada putaran awal pendanaan Seri F, yang dimulai awal 2019. Kalau semuanya dijumlah, valuasi (nilai) GOJEK mencapai US$ 10 miliar. Termasuk dana para investor seperti Provident Capital, Google, JD.com dan Tencent.

GOJEK sendiri sudah masuk ke pasar Singapura, Vietnam dan Thailand. Mereka juga memasang target untuk masuk pasar Malaysia, Myanmar, dan Kamboja pada tahun ini.

Sebagai Informasi, pangsa pasar transportasi berbagi tumpangan atau ride-hailing di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai US$28 miliar pada 2025 dari US$7,7 miliar di tahun lalu, berdasarkan laporan Google-Temasek.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza