Beragam Keuntungan Dan Kelebihan Memiliki Hyundai IONIQ Electric

JAKARTA, carvaganza – Mobil listrik adalah masa depan industri mobilitas. Hyundai, berusaha untuk lebih dahulu menghadirkan kendaraan dengan teknologi ramah lingkungan ini di Indonesia. Salah satunya lewat Hyundai IONIQ Electric. Diklaim sebagai mobil listrik murni yang pertama di pasarkan di Indonesia, Hyundai IONIQ Electric dijual dalam dua varian. Varian Prime dijual Rp 624,8 juta sedangkan varian Signature dijual Rp 664,8 juta. Lantas keuntungan apa yang Anda dapatkan kalau memiliki Hyundai IONIQ Electric?

Jelas sistem penggerak bertenaga listrik. Hyundai IONIQ Electric adalah kendaraan tak bermesin. Sedan liftback ini menggunakan E-Motor atau Permanent-magnet Synchronous Motor sebagai sistem penggerak satu-satunya. Baterai Lithium Ion berkapasitas 38,3 kWh yang diposisikan rendah di bagian dasar kendaraan menjadi tempat menyimpan sekaligus menyalurkan energi listrik ke sistem penggeraknya.

Mobil listrik murni pertama yang dijual di Indonesia ini memiliki performa yang setara dengan tenaga sebesar 136 PS dan torsi puncak 295 Nm. Outputnya itu disalurkan ke roda depan melalui single speed reduction gear. Torsi sebesar itu jelas menjanjikan kemampuan akselerasi yang tak perlu diragukan lagi. Jadi sewaktu ingin menyusul kendaraan lain di depan ataupun bermanuver di jalanan pegunungan yang punya tingkat elevasi beragam, mobil ini dapat diandalkan.

Karena Hyundai IONIQ Electric adalah mobil listrik sepenuhnya, maka menjalankan kendaraan menjadi satu pengalaman berbeda dari yang biasanya Anda alami. Tanpa dukungan mesin pembakaran konvensional, Anda dapat melaju dengan sunyi dan tanpa getaran. Selain memberikan pengalaman berkendara yang lain, tentu saja kabin yang lebih hening dan minim getaran akan menjanjikan kenyamanan yang lebih baik ketimbang mobil bermesin bensin ataupun diesel.

Simak juga: peluncuran Hyundai IONIQ Electric di Indonesia


Jarak tempuh daya listrik


Memiliki mobil listrik murni, artinya Anda tak perlu lagi bosan mengantri di SPBU untuk mengisi bensin. Paling penting lagi, Anda bisa berhemat. Butuh sekitar Rp 50 ribuan saja untuk mengisi energi baterainya hingga penuh dari kosong. Saat energi baterainya penuh, mobil ini mampu dipakai sejauh 373 km berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle) atau 311 km kalau merujuk WLTP (Worldwide Harmonized Light Vehicle Test).

Itupun tak butuh waktu lama untuk mengisi ulang energi baterainya. Bila menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik bertenaga 100 kW, mengisi energi baterainya dari kosong sampai 80 persen cukup dalam 54 menit saja. Sementara perlu waktu lebih lama untuk pengisian menggunakan mobile charger.

Menariknya lagi, Hyundai IONIQ Electric sudah mengadopsi teknologi pengereman regeneratif. Sistem pengereman ini akan menangkap energi hasil pengereman yang biasanya terbuang sia-sia dan menggunakannya untuk menambah daya baterai. Jadi tak perlu khawatir energi baterai cepat habis. karena saat mengerem, Anda juga sedang recharge energi baterainya di saat yang bersamaan.

Selain memiliki banyak keuntungan dari sistem penggerak listriknya, pemilik Hyundai IONIQ Electric juga mendapatkan banyak fitur yang lengkap di dalam kabinnya. Masuk ke dalam kabin dan menghidupkan kendaraan jadi mudah karena sudah ada Smart Key With Push Start Button. Mobil ini dilengkapi fitur bantuan berkendara mulai dari Electronic Parking Brake With Auto Hold, Cruise Control, Audio Steering Swtich hingga Rain Sensing Wiper.

https://www.youtube.com/watch?v=eQAsXykjIj0

Mengoperasikan Hyundai IONIQ Electric mudah


Mengendarai mobil listrik murni Hyundai IONIQ Electric juga agak berbeda dari mobil pada umumnya. Misalnya, tak ada tuas transmisi. Memindahkan posisi gigi cukup menekan tombol saja atau yang disebut shift by wire. Lalu ada paddle-shift di lingkar kemudinya. Bedanya dari paddle shift biasa, punya Hyundai IONIQ Electric bukan berfungsi untuk memindahkan posisi gigi. Melainkan sebagai regenerative brake control untuk mengatur tingkat sistem pengereman regeneratif miliknya. Selebihnya sama seperti mengendarai mobil umumnya. Ada empat pilihan mode berkendara (Eco, Normal, Sport dan Eco+).

Hyundai IONIQ Electric menawarkan sejumlah fasilitas yang cukup lengkap. Misalnya ada tempat menaruh smartphone dengan fitur wireless charger. Di atap ada sunroof elektris. Kemudian ia juga sudah dilengkapi panel AC digital lengkap dengan fitur otomatis. Ada lubang ventilasi AC untuk kabin belakang.

Baca juga: Hyundai Ioniq Dijual Dalam Dua Varian, Ini Kelebihannya

Fitur keselamatannya juga lengkap. Sebut saja rem Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Stability Control (ESC), Hill Start Assist (HSA), Blind Spot Collision Warning (BCW), Rear Cross Traffic Collision Warning (RCCW), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), sensor parkir hingga kamera parkir. Lalu ada banyak airbags yang tersebar di sekeliling kabin.

Mobil listrik murni dengan segala keuntungannya itu semua bisa Anda tebus dengan harga Rp 600 jutaan. Menjadikan Hyundai IONIQ Electric sebagai mobil listrik termurah yang dijual di Indonesia saat ini. Meski begitu, unsur khas mobil seharga lebih dari setengah milyar tak ketinggalan. Sebut saja sistem multimedia layar sentuh dengan kemampuan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay hingga jok kulit dengan pengaturan elektris. Juga, bagasi yang lega.



RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda