Youtuber Kritik Mobnas VinFast, Malah Dilaporkan ke Polisi

HANOI, Carvaganza – Menjadi youtuber dengan penonton dan subscriber banyak memang terlihat sangat menyenangkan. Sudah bisa mengendarai mobil impian ditambah mendapat uang dan ditunggu oleh ratusan ribu penonton di jagad maya. Tapi nasib sebaliknya dialami oleh youtuber asal Vietnam bernama Tran Van Hoang. Ia dikabarkan mendapat teguran keras dan menjalani sanksi hukum karena videonya yang mengeluhkan kualitas mobil VinFast yang direviewnya. Namun saat kami mencari video yang dimaksud seperti Van Hoang sudah menghapusnya karena langkah hukum yang dilakukan oleh VinFast. 

Dikutip dari Reuters, VinFast diketahui sudah menempuh jalur hukum dengan melaporkan video tersebut ke polisi. Meskipun sudah berhasil dihapus oleh pemilik akun Youtube, seperti VinFast berhasil mengunduh video tersebut yang berjudul "Mengkritik VinFast Lux A2.0 dan akan digugat." Namun pengacara VinFast menyampaikan bahwa perusahaan mobnas tersebut tetap menempuh jalur hukum meskipun sang youtuber sudah menghapus video review yang dianggap kurang elok itu. 

"Meskipun Tuan Tran Van Hoang secara proaktif menghapus klip itu, kami menyimpan semua bukti dan telah mengirimkan keluhan kami ke polisi,” kata Pengacara VinFast pada Reuteus.

VinFast Lux SA 20

Perusahaan tersebut menyebut keluhan di dalam video tersebut tidak benar dan dapat merusak reputasi VinFast baik secara nasional maupun internasional. Apalagi setelah diluncurkan di negaranya, Vietnam berencana untuk mengekspor kendaraan nasionalnya tersebut ke beberapa negara lain termasuk Amerika.

Di samping itu, VinFast mengklaim memilki alasan yang cukup untuk membuktikan bahwa itu bukan hanya keluhan biasa." Namun, apa yang tidak normal tentang itu? Apakah ada sesuatu yang lebih besar yang terjadi di sini yang tidak mereka katakan? Apakah mereka pikir ini semacam serangan terkoordinasi terhadap mereka? Ini harus membuat Anda bertanya-tanya karena perusahaan ini menekan satu keluhan pelanggan.

Sangat disayangkan jika hal ini harus terjadi, pasalnya perusahaan seperti VinFast yang masih baru di dalam dunia otomotif sangat lazim jika mendapatkan kritik maupun masukan dari konsumen. Sayangnya bagi VinFast keluhan konsumen dianggap sensitif dan menjadikannya sebagai kejahatan. Padahal hal tersebut bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam mengembangkan mobilnya di masa depan.

VinFast sendiri merupakan mobil nasional Vietnam yang mulai beroperasi pada 2017 dan dipimpin oleh James B. DeLuca yang merupakan mantan bos General Motors Amerika. Saat ini VinFast diisi jajaran kendaraan dengan basis Opel yang dimodifikasi dan menyematkan berbagai teknologi di dalamnya. Bahkan salah satu kendaraannya, VinFast President, adalah sebuah BMW X5 yang didesain ulang dan menggendong mesin V8. Untuk mendesain kendaraannya VinFast Group secara resmi bekerja sama dengan rumah desain Pininfarina yang dikenal sebagai desainer supercar dunia. 

Selain kendaraan konvensional, VinFast juga tengah fokus dalam pengembangan kendaraan listrik dan mobil otonom. Meskipun belum diketahui mobil dari brand mana yang akan didesain ulang untuk menjadi basis mobil listriknya dan otonom.
ALVANDO NOYA / WH

Sumber: Jalopnik

Artikel yang direkomendasikan untuk anda