Beranda Updates VIDEO: Kupas Tuntas Mitsubishi Xpander AP4, MPV Jadi Mobil Reli!

VIDEO: Kupas Tuntas Mitsubishi Xpander AP4, MPV Jadi Mobil Reli!

JAKARTA, Carvaganza.com – Setelah satu tahun kerja keras, Mitsubishi Xpander AP4 akhirnya selesai juga dibuat. Kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) pertama yang dirancang khusus menjadi kendaraan reli tuntas dibangun. Orang nomor satu PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Naoya Nakamura, langsung diajak menjajalnya. Seperti apa spesifikasi lengkapnya? Rifat Sungkar, pereli sekaligus brand ambassador Mitsubishi, mengungkap jawabannya.

Tampilannya jauh berbeda dibandingkan ketika hadir sebagai konsep di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 lalu. Livery sudah dibuat layaknya mobil balap, bukan striker a la kamuflase.

Wajah depannya mengadopsi grille dan bumper Xpander Cross. Namun dibuat lebih besar. Fender juga lebih dibuat lebih lebar dari bodi standar Xpander. Ubahan lain secara singkat knalpot dipindahkan ke tengah, kemudian kaca diganti yang lebih ringan.

Yang paling menggiurkan tentunya bagian jantung pacu dipakai. Tentunya tak lagi digunakan mesin 4A91 1.5L MIVEC DOHC 16-Valve pada Xpander maupun Xpander Cross. Rifat membenamkan mesin 4B11 milik Mitsubishi Lancer EVO X. Ya, kapasitas asli EVO, 2.000 cc turun (destroke dan sleeved) jadi cuma 1.600 cc berimbuh turbocharger. Hasilnya, mesin ini mampu memproduksi tenaga hingga 350 hp dengan torsi 555 Nm.

Baca juga: Mitsubishi Xpander AP4 Concept dan Imajinasi Rifat Sungkar

Otak Mobil

Otak mobil, alias ECU mengandalkan merek Motec. Kontrol kelistrikan pun diatur oleh perangkat Power Distribution Module (PDM) dengan merek sama. Kombinasi dua sistem ini membuat koordinasi, baik itu mesin dan alat lain dalam mobil mudah dikontrol.

Tenaga ini disalurkan ke empat roda lewat transmisi sekuensial Xtrac 6 speed, lengkap dengan diferensial dan gardan semerek. Pemilihan girboks ini agar mobil sesuai dengan spesifikasi tak cuma AP4, tapi juga R5. Konon, kecepatan tertingginya mencapai 187 km/jam. Menurut Rifat, figur ini untuk melaju di atas tanah, sudah luar biasa. Angka kecepatan ini tentu sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan regulasinya.

Remnya tentu tak kalah mumpuni. Demi meredam momentum di berbagai jenis trek dan kondisi, rem baru dipasang. Brembo diklaim sangat kuat di temperatur dingin dengan heat range yang sangat baik jadi andalan. Oh ya, Rifat menyebutkan ada hal baru ia temukan pada kontrol rem belakang. Tongkat rem hidraulis untuk roda belakang punya jalur spesial yang memungkinkan flow oil bekerja dengan sangat baik.

Baca juga: Xpander Rally Team, Bukti Xpander Bukan Cuma untuk Belanja

Handling

Peranti handling mengandalkan quick steering dengan sistem hidraulis. Sistem ini memungkinkan penyetelan sensitifitas respons agar sesuai kebutuhan pembalap di setiap trek. Empat kakinya didukung shock absorber MCA Race Gold Series dengan travel mencapai 9-inci, sangat panjang untuk sebuah mobil reli. Sedangkan komponen suspensi ditunjang oleh peranti yang sesuai spesifikasi AP4.

Karena disiapkan sebagai mobil balap, tentu kapasitas penumpang tak lagi 7. Toh Rifat tak akan membawa istri, anak dan ibunya untuk mencari waktu tercepat di SS (special stage) reli. Jok hanya ada dua, untuk driver dan navigator. Bucket seat lansiran OMP dibenamkan dalam kabin dengan safety belt berspesifikasi khusus. Perlindungan serta penguatan sasis berupa roll bar juga mengisi seluruh kabin.

Waktu pengembangannya terbilang cukup lama. Hampir satu tahun sejak versi prototipnya mejeng pertama kali di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, April silam. Ralliart New Zealand yang memang bertanggung jawab untuk membangun mobil kompetisi Mitsubishi ditunjuk untuk memodifikasi Xpander sesuai kebutuhan Rifat.

Baca juga: Rifat Sungkar Urung Gunakan Xpander AP4 di Reli Selandia Baru

Siap Diturunkan

Seharusnya, Xpander AP4 ini bisa balapan Agustus tahun lalu di event NZRC Goldrush Rally of Coromandel, Selandia Baru. Namun karena lamanya proses homologasi FIA, mobil ini gagal tampil. Sambil menunggu sesi reli AP4 internasional berikutnya, prototip pun lanjut jalani pengujian peranti aerodinamika di balap nasional sebagai Zero Car.

Setelah selesai dibangun, Xpander AP4 pun dibawa Rifat ke headquater Mitsubishi di Pulo Mas, Jakarta Timur. Presiden Direktur MMKSI, Naoya Nakamura, diajak merasakan sensasinya lewat berbagai manuver. “Wow, sangat mengejutkan, sangat-sangat menyenangkan,” ungkap Nakamura.

Lalu apa sebenarnya tujuan Rifat membangun mobil keluarga menjadi mobil reli? “Misinya adalah, ini akan jadi mobil keluarga pertama yang ikut balap. Dan kalau sampai bisa menang, saya rasa bukan kemenangan saya, tapi kemenangan Indonesia. Karena karya Indonesia bisa berprestasi dengan baik,” kata Rifat Sungkar.

Ok, mas bro, sukses terus ya…

Sumber: Rifato

Baca Juga: Presdir Mitsubishi Diajak Ngesot Naik Xpander AP4!

IVAN HERMAWAN | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Peugeot 508 PSE Mendebut, Versi Performa Berjantung Plug-in Hybrid

PARIS, carvaganza.com - Peugeot telah merilis model paling bertenaga dalam jajaran produknya. Adalah 508 Peugeot Sport Engineered (PSE) yang merupakan hasil besutan divisi performa...

50 Tahun Mitsubishi Motors, Ini Kata Brand Ambassador Mereka

JAKARTA, Carvaganza -- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merayakan usianya yang ke-50 tahun ini. Artinya MMC sudah diresmikan sejak 50 tahun lalu, meski Mitsubishi sendiri...

F1: Bottas Ambisius Ingin Jegal Hamilton di GP Rusia 2020

SOCHI, Carvaganza.com - Di Formula 1 saat ini, Valtteri Bottas menjadi satu-satunya penantang realistis Lewis Hamilton untuk merebut kejuaraan dunia. Saat ini F1 2020...

Toyota dan Mitsubishi: Kita Wait and See Keputusan Pajak Nol Persen

JAKARTA, Carvaganza.com -  Rencana mengnolkan pajak untuk penjualan kendaraan baru menjadi sangat menarik. Diskusi di ruang-ruang publik pun terbangun, karena kalau itu terealisasi publik...

Asuransi Astra Salurkan Donasi Beasiswa Rp 300 Juta untuk SLB B Sana Dharma

JAKARTA, Carvaganza -- Pandemi Covid-19 berdampak ke banyak sektor, termasuk dunia pendidikan. Seperti yang dialami SLB B Sana Dharma di Cilandak Barat, Jakarta. Guna...