Beranda EDITOR'S PICKS Toyota Supra 2020, Ressurection of A Hero

Toyota Supra 2020, Ressurection of A Hero

AKHIRNYA setelah selama 17 tahun off dan selama lebih dari 10 tahun publik dibuat penasaran, Toyota Supra hidup kembali. Sportcar ini bangkit lagi ketika dirilis di Detroit Auto Show bulan Januari kemarin. Rasa penasaran selama bertahun-tahun sudah terbayarkan. Penantian terhadap Toyota Supra terbaru sudah usai. .

Toyota Supra 2020 menjadi sportscar generasi kelima dan mulai dijual di Amerika Serikat pada musim panas 2019 yang terdiri dari dua tipe yakni 3.0 dan 3.0 Premium. Toyota Supra 2020 yang di-launching di Detroit adalah yang versi 3.0 Premium. Untuk warna tersedia tiga pilihan yakni Absolute Zero White, Nocturnal Black, dan Renaissance Red 2.0 dengan warna interior unique red.

Pabrikan mengklaim bahwa mobil ini akan disukai driving enthusiasts karena tidak hanya menyediakan limpahan tenaga, melainkan juga handling yang presisi dan gesit berkat desain gerak roda belakang yang selama ini menjadi heritage sportcars Toyota dengan center of gravity yang rendah dan keseimbangan bobot kendaraan yang optimal.  Memang di dalam hal desain dan konfigurasi mekanis, Supra 2020 banyak dipengaruhi oleh Toyota 2000 GT 1967 dan Supra 1993 – 2002.

Secara keseluruhan konsep penampilan kendaraan ini sangat mirip dengan dengan mobil konsepnya yakni Toyota FT-1 dan menjadi sumber inspirasi Toyota Supra terbaru. Kesamaan itu dapat terlihat dari bentuk lampu depan, splitter serat karbon dan atap model double-bubble.  Sedangkan yang tak sama adalah bagian nose Supra 2020 tidak sepanjang FT-1 dan terdapat slot grille tambahan tepat di bawah emblem Toyota. Perbedaan juga terlihat pada bagian belakang dari bentuk lampu belakang, ducktail spoiler (spoiler belakang) dan lampu rem LED yang diposisikan rendah tak ada lagi sehingga mobil kelihatan lebih enak dilihat, tidak terlihat terlalu rumit.

Kabinnya juga sedikit berbeda. Karena Supra berbagi platform dengan BMW Z4 terbaru, kesamaan di antara keduanya begitu kentara terutama pada bagian iDrive dial di konsol tengah dan layar infotainment bergaya iPad. Terdapat juga cluster insrumen digital yang unik yang mungkin menyajikan data-data kendaraan seperti G-force, lap times dan lain-lain. Selain itu, kabin juga didesain driver-centric, di mana panel pintu dan konsol tengah seperti membungkus ruang bagian pengemudi mobil.

Toyota Supra 2020 kaya dengan heritage pendahulunya. Hal itu terlihat dari desain yang sangat dipengaruhi oleh desain Supra generasi keempat yang dibuat selama periode 1993 – 2002. Sentuhan garis keturunan itu bukan hanya terasa di eksterior saja, namun juga pada wheelbase yang pendek, chassisnya yang canggih dan mesin high-performance enam silinder segaris.

Supra memiliki wheelbase 2468 mm sehingga relatifsama dengan mobil-mobil di kelasnya seperti Porsche 911 (2453 mm) dan Jaguar F-Type (2621 mm). Namun dengan panjang 4381mm, Supra secara keseluruhan lebih compact dibandingkan pesaingnya, yang artinya memiliki overhang depan dan belakang lebih pendek dan center of gravity yang sangat rendah. Satu lagi kelebihan Supra 2020 adalah distribusi bobotnya tergolong sempurna 50:50.

Pengembangan komponen chassis Supra dilakukan dari nol yang dilakukan oleh Toyota bersama dengan Gazoo Racing. Suspensi belakangnya mengadopsi layout multi-link, sedangkan bagian depan mengaplikasi layout yang unik yaitu double-joint sprint strut dan dikombinasikan dengan adaptive variable suspension yang sudah dapat langsung dirasakan baik dengan mode pengendaraan Normal maupun Sport.

Mode pengendaraannya memang hanya terdiri dari dua model saja yaitu Normal dan Sport. Jika Anda memilih mode Sport, akan memberikan sensasi mengemudi agresif dan lebih dinamis dan cocok untuk di sirkuit di mana campur tangan kontrol traksi dan stability dikurangi. Gas pun dibuat lebih responsif, bobot setir menjadi lebih berat, perpindahan gigi menjadi lebih cepat,  suspensi juga dibuat lebih keras. Ditambah dengan suara knalpot yang lebih keras dan berat.

Untuk mesin sendiri, sportscar keluaran Calty Design Centre, California, Amerika ini mengadopsi mesin yang sama dengan versi BMW Z4  yakni 6 silinder segaris turbocharge 3.0 liter, namun powernya lebih rendah dibandingkan BMW. Supra dibekali 335 hp dan torsi 495 Nm, sedangkan BMW Z4 bertenaga 382 hp dan torsi 500 Nm dan keduanya dikombinasikan dengan transmisi otomatis 8-kecepatan. Toyota mengestimasi kemampuan sprint 0 – 100 km/jam Supra adalah 4,1 detik dan top speednya dibatasi secara elektronik 248 km/jam.

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza