Beranda Updates TIPS: 6 Cara Berkendara Sehat dan Aman untuk Pengemudi Truk dan Bus

TIPS: 6 Cara Berkendara Sehat dan Aman untuk Pengemudi Truk dan Bus

JAKARTA, Carvaganza.com – Sejak pandemi corona (COVID-19) mewabah dan dilaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hampir semua bicara soal kendaraan penumpang. Baik soal tips merawat kendaraan maupun berkendaraan saat pelaksanaan PSBB. Padahal di situasi darurat pandemi seperti saat ini, masih banyak pengemudi truk dan bus yang tetap harus berjuang berada di jalan untuk mengantar kebutuhan logistik di berbagai wilayah di Indonesia maupun mengantarkan penumpang ke tempat tujuan.

Tugas mereka tentunya berat. Selain harus memperhatikan kondisi kendaraan, para pengemudi juga harus menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik . Apalagi bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kondisi tubuh yang tidak prima dapat menyebabkan pengemudi mengalami kelelahan, tertular penyakit, dan microsleep dimana tubuh tertidur secara tiba-tiba dalam waktu singkat selama 1 hingga 2 menit. Tentu saja hal tersebut berbahaya dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan di jalan.

Berikut ini beberapa tips bagi para pengemudi truk dan bus untuk dapat menjaga kesehatan dan kebugarannya ketika harus melakukan perjalanan jauh saat berpuasa:

1. Tidur yang cukup

Dikejar waktu terkadang membuat para pengemudi truk dan bus banyak merelakan waktu istirahatnya. Padahal ia harus tetap bugar selama perjalanan agar tidak terlalu sering berhenti untuk beristirahat. Untuk itu, usahakanlah tidur yang cukup selama 7 – 8 jam sebelum melakukan perjalanan agar tubuh menjadi prima ketika berkendara.

2. Kurangi minuman berkafein

Mengkonsumsi kafein terlalu berlebih dapat memberikan efek prima sesaat karena dapat membuat jantung bekerja lebih kencang dan peredaran darah semakin lancar. Hanya saja, ketika efek kafein tersebut habis, tubuh akan merasa letih, konsentrasi berkurang, dan dapat menyebabkan dehidrasi. Perbanyak minum air mineral pada saat sahur dan berbuka

3. Segera menepi apabila mengantuk

Rasa kantuk yang tak tertahankan seringkali muncul saat perjalanan panjang. Untuk itu, segera menepi apabila mengantuk dan turunlah dari kendaraan untuk melakukan peregangan otot dan berjalan-jalanlah kira-kira selama 5 – 10 menit. Atau berhentilah sejenak untuk beristirahat apabila terjadi kelelahan berlebih.

4. Lakukan aktivitas lain

Untuk menjaga agar tetap terjaga dan bersemangat saat berkendara, Anda dapat melakukan aktivitas lain yang menyenangkan seperti mendengarkan musik atau mengobrol bersama asisten pengemudi. Namun perlu diingat, musik yang didengarkan baiknya adalah musik dengan tempo yang cepat, yang dapat membangkitkan semangat Anda saat berkendara.

5. Atur posisi duduk pada kabin

Kantuk seringkali muncul akibat posisi duduk yang terlalu nyaman. Oleh karena itu, atur kursi Anda dengan posisi duduk tegak yang dapat membuat Anda lebih fokus dalam berkendara.

6. Menjaga kebersihan

Terakhir, di tengah wabah seperti saat ini, penting bagi Anda untuk melakukan pencegahan penularan COVID-19. Beberapa hal yang dapat dilakukan para pengemudi truk dan bus diantaranya adalah dengan memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan membersihkan kabin kendaraan secara rutin.

Pada masa darurat pandemi COVID-19 ini, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia mengajak berbagai pihak untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan berkendara, terutama kondisi kesehatan dan kebugaran fisik para pengendara truk dan bus. “Mereka merupakan pejuang tanpa tanda jasa yang tetap harus bekerja untuk mengantarkan penumpang dan barang logistik untuk kebutuhan-kebutuhan krusial,” tulis risli DCVI.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Kilas Histori Honda CR-V, Dipuncaki Dengan Lahirnya Hybrid dan PHEV (Bagian 2)

JAKARTA, carvaganza.com – Setelah mendapatkan perubahan besar di generasi ketiga, Hona CR-V mendapatkan suntikan facelift. Selain pada bagian eksterior, peremajaan juga diberikan pada interior....

Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen Panas LMPV

JAKARTA, Carvaganza -- Meski masih berusia muda, Wuling Motors termasuk merek yang berani bertarung di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya berani mungkin juga cerdik....

Bersiap Masuk Pasar, Segini Estimasi Harga Kia Sonet

JAKARTA, Carvaganza.com - Kia Sonet berencana dipasarkan di Indonesia. Situs resmi Samsat DKI Jakarta sudah tertera dua tipe yang bakal dijual. Model pertama 1,5...

Tukar Tambah Suzuki Ada Cashback Sampai Rp 4 Juta di Auto Value

JAKARTA, Carvaganza -- Berbagai strategi pemasaran dilakukan para pemegang merek. Tak hanya jualan mobil baru, penjualan mobil bekas juga menggunakan berbagai trik untuk menarik...

Warna Baru Graphite Capsule, Lamborghini Urus Tampil Beda

SANT'AGATA BOLOGNESE, Carvaganza.com - Lamborghini Urus punya tampilan beda. Warna Graphite Capsule masuk dalam opsi, membuat wujud SUV pertama Lambo tampil lebih galak. Namun,...