Tak Lama Lagi Toyota Land Cruiser Mau Dimatikan

NEW YORK, carvaganza.com – Mungkin judul ini mengejutkan  SUV enthusiast dan Toyota fans. Kabarnya, mobil yang sudah diproduksi sejak tahun 1951 tersebut bakal dihentikan produksinya. Diskontinyu bakal dilakukan pabrikan setelah dirilis model tahun 2021. Jadi tak ada lagi model tahun 2022 dan seterusnya.

Menurut situs motor1.com mengutip motorauthority.com, berita ini didapat dari postingan IH8MUD.com yang merupakan situs dan forum yang membahas segala hal tentang Toyota Land Cruiser. Tapi postingan itu sekarang sudah dihapus. Postingan menyebutkan bahwa Toyota tidak akan melanjutkan pelat nama Land Cruiser setelah model tahun 2021. Namun, Lexus LX akan tetap diproduksi dengan mesin V8 turbo, tak lagi V8 5700 CC seperti yang dipakai sekarang ini.

Bahkan, motorauthority.com mengutip sebuah sumber di dealer Amerika tentang kebenaran kabar. “Tak ada bayangan dia akan kembali dan sepertinya untuk saat ini benar-benar mati,” ujar sumber yang tak mau disebutkan namanya itu.

Baca juga: Toyota Land Cruiser Heritage Edition, Bagi Penggemar Wajah Klasik

Kata sumber, untuk model tahun 2021 akan dirilis Land Cruiser Heritage Edition dengan kapasitas tiga baris. LC tiga baris ini memang sudah diperkenalkan di Chicago Auto Show 2019 untuk model tahun 2020. Di Amerika sana dibanderol dengan harga US$ 80.000.

Land Cruiser Generasi J200 yang edar sekarang ini sudah ada sejak tahun 2007 dan sampai sekarang belum diketahui generasi penggantinya. Pabrikan baru melakukan serangkaian facelift saja agar terlihat segar dan tetap menarik. Sampai tulisan diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pabrikan tentang berita diskontinyu LC dan belum terkonfirmasi kebenarannya. Jadi baru kesimpulan kering saja.

Kilas histori


SUV ‘badak’ Land Cruiser hadir pertama kali tahun 1951 sebagai mobil Jeep versinya Toyota. Diproduksi dengan body mobil convertible, hardtop, station wagon dan chassis double cabin. Namanya meroket dan menjadi kendaraan body-on-frame 4x4 terlaris di era kelahirannya, terutama di Australia. Salah satu medan test yang dijalani untuk kendaraan ini adalah medan outback di negeri Kangguru tersebut.

Baca juga: 68 Tahun Toyota Land Cruiser, Tembus Penjualan 10 Juta Unit!

Pertama kali dibuat memang peruntukkan sebagai kendaraan tempur, sehubungan dengan meletusnya Perang Korea. Ptototipenya berasal dari Toyota BJ yang dikembangkan bulan Januari 1951, terinspirasi dan bertampang mirip Jeep. Namun, bodi BJ lebih besar serta didukung mesin bertenaga lebih kuat. Engine yang dipakai bensin 6 silinder OHV four-stroke 3.4 liter. Tenaga yang dihasilkan 84 hp pada 3.600 rpm dan torsi 215 Nm pada 1.600 rpm.

EKA ZULKARNAIN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda