Beranda Drives ROAD TEST: Volkswagen Tiguan Allspace, Ruang dan Kepraktisan (Bagian 1)

ROAD TEST: Volkswagen Tiguan Allspace, Ruang dan Kepraktisan (Bagian 1)

JAKARTA, Carvaganza.com – Nama Volkswagen (VW) di Indonesia memang tak sebesar koleganya dari Eropa seperti BMW, Mercedes-Benz ataupun Audi. Tapi di dunia VW adalah tiga besar brand mobil terlaris sepanjang masa. Tahun 2019 mereka menjual lebih dari 6 juta mobil. Sekitar 7,59% mobil yang terjual seantero jagad adalah VW.

Jutaan pemilik VW di seluruh dunia menjadi testimoni nyata dari setiap mobil yang mereka ciptakan. Makanya, saya selalu memandang luhur mobil-mobil yang mereka pasarkan. Tak terkecuali VW Tiguan Allspace ini. Apalagi mobil ini adalah hasil engineering teknologi Jerman. Walaupun kenyataannya di Negeri Batik mobil ini seperti sulit dilirik konsumen, saya ingin mengajak Anda berkenalan dengan mobil yang sangat saya sukai ini. Tenang saja, tetap sih saya akan berusaha senetral mungkin menilai mobil ini untuk dipakai di wilayah geografis Indonesia.

Ruang dan Kepraktisan

Mengapa kita bahas dulu soal ruang dan kepraktisannya? Begini, namanya juga Allspace. Maka benarkah mobil ini memiliki semua ruang yang dibutuhkan oleh setiap penghuninya di dalam kabin?

VW Tiguan Allspace adalah versi penyegaran dari generasi keduanya. Versi awalnya pertama menyapa Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Bedanya, ketika itu mobil ini hadir dalam versi Short Wheel Base (SWB). Saat itupun mobil ini didatangkan langsung secara Completely Built Up (CBU) dari Jerman.

 

 

Mobil yang yang kami uji ini versi tahun 2019. Tak hanya mendapat peremajaan saja, tapi versi yang lebih panjang. Dimensi panjangnya bertambah dari 4.486 mm menjadi 4.701 mm. Penambahan sebanyak 215 mm menjadikan Tiguan untuk pertama kalinya mampu memuat 7-penumpang. Tak hanya itu, Tiguan juga menyediakan banyak sekali fasilitas penyimpanan di dalam kabinnya. Itu semua berhasil dilakukan tanpa membuat kabinnya terasa sesak.

Pertama, ada bottle holder di setiap pintu. Sandaran tangan di kursi baris kedua juga punya tempat menaruh minum. Penumpang juga mendapat meja atau tray yang dapat dilipat lengkap dengan cup holder. Kalau Anda duduk di kursi baris keduanya, tak perlu protes ke pengemudi atau penumpang depan kalau duduknya terlalu mundur. Kursi baris keduanya juga bisa digeser maju-mundur. Sandarannya juga bisa direbahkan atau ditegakkan.

Ada lubang ventilasi AC dengan pengaturan mandiri untuk penumpang belakang. Ya, VW Tiguan Allspace punya automatic air conditioner tiga zona. Pengemudi, penumpang depan dan penumpang belakang tak perlu berantam soal suhu kabin yang terlalu dingin. Masing-masing bisa atur speed fan maupun suhu. Terakhir, kursi baris kedua juga menyediakan lubang USB untuk mengecas hape. Kalau masih kurang, ada satu lagi socket lighter yang bisa digunakan.

Di belakang kursi baris kedua ada tempat duduk untuk dua orang. Boleh saja banyak wiraniaga VW yang mengklaim cukup nyaman untuk diduduki oleh orang dewasa, coba saja Anda duduk sendiri di belakang situ dari Jakarta sampai Surabaya. Kalau menurut saya sih, masalah nyaman atau tidak tergantung sudut pandang. Tapi kalau ditanya lega atau tidak? Tidak jawab saya. Karena mobil dengan tinggi hanya 1.674 mm ini punya kursi baris ketiga yang posisinya lebih tinggi dibanding kursi lainnya. Selain itu lantainya juga jadi rendah, karena di bawah lantai ada ruang untuk roda, komponen kaki-kaki dan lainnya. Penumpang yang duduk di sini baru bisa selonjor kalau kursi baris keduanya ditidurkan rata lantai. Saya lebih setuju kalau kursi belakangnya ini lebih nyaman ditempati anak-anak.

 

Tapi sejujurnya saya lebih setuju lagi kalau kursi baris ketiganya dilipat rata lantai. Karena volume bagasi yang awalnya hanya 230 liter, membengkak jadi 700 liter dalam kondisi 5-seater. Tiguan Allspace bisa berubah menjadi van dengan kemampuan angkut yang fleksibel kalau kursi baris kedua dan ketiganya dilipat. Total 1.775 liter barang muat di dalamnya. Bagasinya juga punya penutup yang bisa memberikan privasi kalau tak ingin barang bawaan Anda diintip orang dari kaca belakang. Satu benda unik juga terdapat di bagasinya. Ada lampu penerangan bagasi yang bisa dilepas dan berfungsi sebagai senter untuk penerangan eksternal di malam hari.

Sekarang pindah ke kursi depan. Duduk di kursi pengemudinya tak sulit menemukan posisi berkendara yang ideal. Karena layaknya mobil Eropa nan mewah lainnya, posisi duduk bisa diatur secara elektris lengkap dengan memori. Jadi kalau mobil Anda dipinjam teman dan posisi duduknya berubah. Tinggal panggil posisi duduk ideal yang sudah disimpan cukup dengan menekan satu tombol saja.

Lihat ke plafon, jangan kaget kalau ada banyak laci. Agak mubazir sih kalau menurut saya sebetulnya. Karena siapa yang butuh tempat kaca mata sebanyak itu? Lebih baik atapnya ini dilubangi untuk menaruh sunroof yang lebih bermanfaat. Karena ruang penyimpanan mobil ini ada dimana-mana. Contohnya laci tersembunyi di bawah kursi penumpang depan untuk menaruh sepatu atau dokumen. Belum lagi ada ruang kecil di konsol tengah untuk menaruh dompet. Glove box atau laci penyimpanan di depan lutut penumpang depan juga tersedia bahkan laci ini mendapat semburan udara sejuk AC.

Apa saja fitur yang dimilikinya? Bagaimana pula dengan pengalaman berkendara saya dengan mobil ini? Tunggu jawabnya di artikel selanjutnya.
RIZKI SATRIA

Baca juga: ROAD TEST: Volkswagen Tiguan Allspace (Bagian-2), Fitur Eksterior Dan Rasa Berkendara

 

Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Memilih Kia Sonet!

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Honda HR-V 1.5L Special Edition Jadi Hadiah Indonesia’s Next Top Model 2020

JAKARTA, Carvaganza -- Banyak cara untuk mengenalkan merek dan membuatnya diingat orang. Salah satu yang sering dilakukan para pemegang mereka adalah menjadi sponsor atau...

Honda Resmi Kenalkan City Hatchback, Bakal Gantikan Jazz?

BANGKOK, Carvaganza -- Satu model baru Honda melakukan debut dunia. Lewat Honda Automobile (Thailand) Co., Ltd. All New Honda City Hatchback -- bersama New Honda...

Mobil Sultan, Mercedes-Benz S-Class Terbaru Punya Versi Maybach

STUTTGART, Carvaganza.com – Belum lama lalu, Mercedes-Benz baru saja melansir generasi terbaru untuk S-Class yang semakin canggih dan mewah. Sebagai flagship sedan, tentunya S-Class...

Semakin Mahal, BMW Segera Stop Jual Varian Diesel di Inggris

MUNICH, Carvaganza.com – Segmen dan pasar diesel akan segera ditinggalkan oleh BMW dalam waktu dekat. Baru-baru ini, BMW Group mengumumkan akan menyudahi produksi dan...

Mobil Tanpa Sopir Di Cina Keliling Jualan Ayam Goreng KFC

JAKARTA, Carvaganza.com – Banyak yang beranggapan kalau pandemi Coronavirus bikin perkembangan mobil otonom ikutan digembleng belakangan ini. Tentu saja perkembangan teknologi masih sepenuhnya diarahkan...