REVIEW: Mercedes-Benz GLC Coupe, Gunakan MBUX yang Canggih

JAKARTA, Carvaganza.com – Tahun ini, Mercedes-Benz Indonesia memberikan perhatian khusus pada segmen sport utility vehicle (SUV). Alasannya tak lain karena segmen ini permintaannya tengah meningkat. Di ajang Mercedes-Benz Star Drive di Senayan City Jakarta, 12-15 Maret 2020, Mercedes-Benz Indonesia memperkenalkan GLC 300 4MATIC Coupe AMG Line. Compact luxury SUV sebenarnya model yang sulit bagi pabrikan. Bagaimana tidak, mereka harus bisa memenuhi kebutuhan sebuah SUV seperti ruang kargo besar, ruang penumpang yang lega, fitur keamanan, bahkan kemampuan towing. Belum lagi soal tampilan, kualitas interior, dan fitur berteknologi tinggi. Mercedes-Benz GLC terbaru sanggup memenuhi hal itu. Mereka masuk kategori top-rated compact luxury SUV. GLC menggabungkan wujud sporty dari sebuah coupe dan fungsionalitas tinggi SUV. Hasilnya merupakan kendaraan untuk individu yang mementingkan penampilan luar biasa, kebebasan semaksimal mungkin serta teknologi yang terdepan. Wajahnya terlihat baru dengan grille radiator berlian berkontur kuat, dengan logo bintang terintegrasi. Louvre tunggal khas coupe terpasang, menambah aura mewahnya. Karakter garang ditunjang fitur off-road Hallmark meliputi bagian ujung depan berbentuk kuat, dipadukan underguard kromium. Tak ketinggalan pipa udara yang khas dan kontur baru dari lampu depan LED yang berkinerja tinggi. Dari samping terlihat penggunaan velg light alloy khas AMG berukuran 20-inci. Di atas ada sliding sunroof. Baca juga: REVIEW: Mercedes-Benz C-Class Cabriolet, Praktis dan Mewah

Sistem MBUX

Interiornya mengalami perubahan lumayan banyak, terutama pada fitur. Touchpad multifungsi menggantikan pengontrol bergaya kenop. Ia dapat dipakai mengkonfigurasi perangkat infotainment. Layar tengah GLC berukuran 10.25-inci dengan 1920 x 720 piksel di layar tengah. Sementara panel instrumennya 12.3-inci, sehingga beragam informasi bisa terlihat lebih jelas. Tersambug dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Upgrade paling signifikan adalah ditopang sistem MBUX (Mercedes-Benz User Experience) terbaru. Tampilan maupun pengoperasiannya sangat menarik. Ia bisa mengatur telpon, navigasi, sistem hiburan, dan fungsi kabin lewat voice command. Peranti itu tak hanya bisa dikontrol lewat touchpad, tapi juga switch di setir, sentuhan langsung, gerakan jari atau kontrol suara dengan menyebut “Hey Mercedes”. Mirip-mirip dengan fitur WIND dengan “Halo Wuling”-nya. Jadi Anda bisa memberikan command seperti mengatur suhu kabin 20 derajat, menghidupkan ambient lighting, atau memainkan music dengan mudah. Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Ini Tips Membersihkan Kabin

Mesin

Jantung mekanis baru ikut mewarnai GLC terkini. Gunakan empat silinder segaris, volumenya 2.0-liter. Walau begitu, tubuh besarnya dapat didorong dengan tenaga 258 hp di 5.800-6.100 rpm. Angka ini lebih besar dari model sebelumnya. Kemudian torsi 370 Nm di 1.800-4.000 rpm. Daya disalurkan ke roda melalui sistem transmisi 9G-tronic. Diklaim mobil ini bisa mencapai 0-100 km/jam dalam 6,3 detik saja. Sedangkan kemampuan terbaiknya bisa mencapai 240 km/jam. Banyak fitur keamanan keren yang dipasang. Sebut saja Reversing Camera, Blind Spot Assist, Active Parking Assist with Parktronic, Active Brake Assist, Kneebag, Windscreen wiper with rain sensor, Cruise Control, Type pressure monitoring system, dan Adaptive brake lights. Di segmen small luxury seperti Audi Q5, BMW X3, Porsche Macan dan Volvo XC60, maka Mercedes-Benz GLC masih menjadi benchmark. Dengan berbagai perkembangan di segmen ini, GLC Coupe edisi 2020, terutama dengan MBUX infotainment-nya, layak berada di depan. Oh ya, sebagai informasi mobil ini dijual lebih dari Rp 1,5 M, tepatnya Rp 1,429 Miliar off the road. Baca juga: Mercedes-Benz Luncurkan 5 Model Baru di Star Drive Senayan City RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda