Punya Grille Kontrovesial, BMW Seri 4 Coupe Resmi Meluncur

MUNICH, Carvaganza.com - Dengan diliputi sejumlah kontroversi terkait desainnya, BMW Seri 4 generasi terbaru resmi diperkenalkan. Dalam wujud yang lebih sleek, Seri 4 kini diklaim bukan sekadar versi coupe dari Seri 3, yang memiliki wajah lebih berani dan percaya diri. Tetap menawarkan kesenangan berkendara khas Bavaria dan rangkaian teknologi terbaru, Seri 4 Coupe menjadi kekuatan baru BMW. Di segmennya, mobil ini menjadi rival dari Mercedes-Benz C-Class Coupe dan Audi A5. Yang paling mencuri perhatian publik dari mobil ini adalah debut desain grille baru yang besar menjulang ke bawah. Tidak seperti Seri 7 LCI yang lebar, grille Seri 4 justru lebih mendominasi fascia depan. desain baru ini diadopsi dari i4 Concept yang Maret lalu diperkenalkan. Grille baru merepresentasikan elemen desain klasik seperti di model legendaris 328 dan 3.0 CSi. Butuh waktu untuk memembiasakan diri pada perubahan drastis ini. Ya, lewat desain inilah gaya model berkode G22 ini tampak semakin menjauh dari Seri 3. Dalam jubah M-Sport, sisi agresif lantas ditegaskan oleh kanal udara besar di samping bumper. Nilai sporty pun ditampilkan oleh pahatan body yang mendefinisikan otot tanpa terlalu berlebihan. Melirik buritan, tampak kesamaan nuansa agresif seperti eksekusi fascia depan melalui komposisi diffuser tebal dan lubang knalpot di dua sisi.

Struktur

Letak perbedaan bukan hanya dari segi rancangan visual. Optimalisasi kekuatan struktur bodi, penyesuaian geometri suspensi, berikut penyempurnaan aerodinamika memberikan ciri khas performa bagi Seri 4 Coupe. Dimensinya lebih rendah 57 mm dari G20 sedan, membuat pusat gravitasi menurun sejauh 21 mm. Sumbu roda belakang juga melar 23 mm, menciptakan stance kokoh di sisi roda penggerak. Walau tampak sangat ‘pede’ sebagai seri individu, tetap ada kesamaan dengan model sedan kompak, khususnya pada rancangan dashboard. Dapat ditemukan dua layar utama yakni panel instrumen 12,3 inci dan sistem infotainment standar 8,8 inci serupa G20. BMW Operating System 7 menjadi otak dari kedua layar ini, sekarang telah dilengkapi konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, yang pertama untuk BMW.

Fitur

Dibanding pendahulunya, bekal sistem asistensi berkendara kian komprehensif. Kemampuan membantu secara aktif disematkan sebagai standar. Meliputi Front Collision Warning didukung input rem otomatis dan Lane Departure Warning disokong fungsi lane return. Kalau mau lebih canggih lagi ada peranti opsional kemudi swatantra dalam jalur seperti Steering and Lane Control Assistant beserta Active Navigation. Untuk masa perkenalan perdana ini BMW memboyong lima varian. Kasta terendah diisi 420i, sementara M440i xDrive menduduki posisi puncak sebelum M4 lahir nantinya. Model terkuat (untuk saat ini) menggendong unit enam silinder turbo yang sanggup mengail tenaga sampai 382 hp disertai torsi 500 Nm. Belum selesai sampai disitu karena jantung bensin enam silinder dan seluruh model diesel didukung dorongan ekstra 11 hp dari sistem mild hybrid 48V.

Transmisi

Penyaluran daya dipercayakan pada girboks Steptronic delapan percepatan sebagai peranti standar. Ada pula opsi varian M, Steptronic Sport Transmission, guna menyuguhkan perpindahan lebih singkat. Gearbox ini juga memiliki kemampuan baru, Sprint, yang mengatur karakter mesin dan transmisi agar akselerasi mid-range dan manuver menyusul lebih dinamis. Rencana pemasaran Seri 4 Coupe bakal diinisiasi oleh M440i xDrive pada Oktober 2020. Baru setelah itu diikuti sepasang model empat silinder bensin dan empat silinder diesel. Menyusul di Maret 2021 adalah dua versi bermesin diesel enam silinder. Tak hanya itu, Seri 4 cabriolet dan Gran Coupe dikabarkan tengah bersiap untuk naik panggung, begitu pula M4 karangan divisi Motorsport. AHMAD KARIM | WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda