Beranda Updates Porsche Ingin Tanamkan Teknologi Hybrid Pada 911, Tapi Bukan Sebagai Peningkat Efisiensi...

Porsche Ingin Tanamkan Teknologi Hybrid Pada 911, Tapi Bukan Sebagai Peningkat Efisiensi Bahan Bakar

JAKARTA, Carvaganza.com – Mobil-mobil listrik terus bermekaran akhir-akhir ini. Tapi Porsche merasa mobil sport ikonik miliknya belum perlu dikonversi menjadi mobil listrik. Menariknya, Chief Executive Officer (CEO) Porsche, Oliver Blume, melihat potensi untuk menanamkan teknologi hybrid untuk 911.

“Porsche 911 adalah mobil yang konsep awalnya didesain sebagai mobil dengan mesin pembakaran internal. Jadi tak ada faedah mengubahnya menjadi mobil listrik murni. Tapi kami yakin, mobil yang awalnya didesain memakai bahan bakar minyak pantas-pantas saja kalau dikombinasikan dengan sistem penggerak hybrid,” ujar Blume seperti yang kami kutip dari Autoblog.

Walau nantinya bermesin hybrid, tapi para ‘purist’ yang menjadi penggemar setia Porsche 911 jangan sinis dulu. karena mobil yang terkenal lewat performa mesin 6-silindernya itu tak lantas berubah jadi mobil ramah lingkungan seperti Toyota Prius. Kalaupun motor elektrik nantinya terpasang di mobil terpopuler Porsche, tujuan utamanya tak lain tak bukan hanya satu, sebagai peningkat performa.

“Kalau kita bicara tentang masa depan 911, ada banyak ide sistem hybrid yang bisa dilakukan. Contohnya, kami punya sistem penggerak hybrid yang berorientasi pada peningkatan peforma. Motor elektrik bertegangan 400 volt yang kami biasa gunakan pada mobil-mobil plug-in hybrid kami lainnya. Energinya yang besar tak Cuma cukup untuk menghidupkan sistem elektronik di dalam mobil saja, tapi juga mampu menghasilkan tenaga yang besar untuk membantu memutar roda.

Belum pasti memang rencana memasang sistem penggerak hybrid pada mobil yang membuat Porsche menjadi sebesar sekarang itu. Blume menambahkan, Porsche 911 masih akan setia menggandalkan mesin bensin sebagai penggerak utama untuk waktu yang lama. Meski begitu Blume memastikan bahwa bukan berarti porsche anti mobil listrik. Ia mencontohkan Porsche Taycan sebagai buktinya.

“Di masa depan juga masih ada ruang untuk mengembangkan mobil sport 2-pintu bertenaga listrik yang tak kalah menyenangkannya dikemudikan dibanding mobil bermesin pembakaran konvensional. Memang belum ada keputusan apapun tapi kami harus melihat teknologi elektromobilitas di masa depan,” ujarnya.

Porsche sendiri saat ini telah memiliki dua mobil listrik murni dalam wujud supercar, Porsche Taycan dan 918 Spyder. Selain itu ada dua model lain yang juga punya motor elektris yakni, Sport Utiity Vehicle (SUV) Porsche Cayenne dan full-size sedan Porsche Panamera.
RIZKI SATRIA

Sumber: Autoblog

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Elon Musk Jadi Orang Terkaya Kedua Di Dunia, Tesla Semakin Bersinar

JAKARTA, carvaganza – Ragam terobosan yang dilakukan oleh Elon Musk telah menempatkan dirinya sebagai orang terkaya di dunia kedua. Kekayaannya sekarang mengalahkan Bill Gates,...

ROAD TEST: MINI JCW 3 Door 2020, Hot Hatch Tanpa Basa-Basi

JAKARTA, Carvaganza.com - Bicara soal merek BMW, kita pasti akan langsung terpikir soal pabrikan premium yang lebih kuat karakter kesenangan berkendaranya dibandingkan para rival....

Ingin Tampil Beda? Ini Aksesoris yang Bikin MG ZS Anda Makin Gaya

JAKARTA, Carvaganza -- MG Motor Indonesia mengandalkan MG ZS sebagai salah satu jajaran produk yang ditawarkan untuk konsumen Indonesia. SUV ini punya desain menarik...

Cerita Dibalik 15 Mobil Legendaris Yang Pernah Dikoleksi Elvis Presley Sebelum Wafat

JAKARTA, Carvaganza.com – Elvis Aaron Presley, bukanlah penyanyi dan aktor biasa. Lahir di Tupelo, Missisippi, Amerika Serikat (AS) pada 8 Januari 1935, di masanya...

Belum Mampu Beli Bugatti? Jangan Ciut, Ada Versi Juniornya

MOLSHEIM, carvaganza.com – Bugatti itu brand mobil yang super mahal. Unit yang dibangun tak banyak dan pembelinya pun berasal dari piramida paling puncak. Tapi...