Penjualan Daihatsu Naik Tipis, Sigra Masih Dominan

JAKARTA, Carvaganza -- Penjualan otomotif nasional belum juga menunjukkan angka yang menggembirakan akibat pandemi Covid-19. Hingga bulan September 2020, penjualan kendaraan bermotor terutama roda empat tak kunjung menunjukkan pergerakan kenaikan signifikan. Meski ada kenaikan namun sangat tipis. Demikian juga yang terjadi dengan Daihatsu. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat selama sembilan bulan, sejak Januari hingga YTD September 2020, capaian whole sales ada di kisaran 372 ribu unit dan retail sales sekitar 407 ribu unit. Bandingkan dengan capaian tahun lalu, dimana whole sales berada di angka 755,094 unit dan retail sales mencatat 759.938 unit. Situasi yang sama juga terjadi pada Daihatsu. Data PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan data YTD Sep-2020, capaian whole sales Daihatsu secara total mencapai 69.182 unit dengan peningkatan market share menjadi 18,6%. Angka ini kenaikan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,6%. Terkait retail sales, penjualan Daihatsu YTD Sep-2020 mencapai 73.488 unit dengan peningkatan market share menjadi 18% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 16,8%. Secara bulanan, pada September lalu, whole sales Daihatsu meningkat menjadi 11.204 unit. Angka ini naik sekitar 68% dari yang sebelumnya sebesar 6.651 unit pada Agustus 2020. Sedangkan retail sales, di September 2020 tercatat sebanyak 7.721 unit, atau naik sekitar 23% dibandingkan bulan Agustus 2020 lalu sebesar 6.300 unit.

Sigra Terlaris

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan dalam hal kontribusi model, komposisi penjualan model sama antara whole sales dan retail sales. Astra Daihatsu Sigra masih menjadi idola utama dan menjadi kontributor terbesar dengan capaian sebesar 19.918 unit. Angka ini 27,1% dari total penjualan Daihatsu. Diiikuti oleh Gran Max Pick-Up 16.231 unit (22,1%), dan Terios 10.888 unit (14,8%). “Kami bersyukur, penjualan Daihatsu hingga Kuartal 3 September 2020 masih mencatatkan hasil positif. Kami berharap kondisi penjualan ini dan daya beli dapat terus membaik di tengah kegiatan masyarakat yang masih beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Hendrayadi Lastiyoso.
Salah satu pabrik PT ADM di Sunter, Jakarta Utara

Produksi

Peningkatan penjualan diantisipasi Daihatsu pada bulan Juli 2020 yang melakukan produksi secara 2 shift dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Realisasi proses produksi 2 shift telah dilakukan sejak awal Agustus 2020 baik di pabrik Sunter, maupun Karawang. Dari implementasi penerapan 2 shift produksi, diharapkan hasil produksi di bulan Agustus 2020 akan meningkat 4 kali lipat dibandingkan dengan hasil produksi bulan Juli 2020. Penghentian sementara pabrik memang membuat produksi Daihatsu anjlok. Pada April Daihatsu memproduksi 1.330 unit. Bahkan Mei mereka sama sekali tidak melakukan produksi. Sedikit meningkat di Juni Ketika Daihatsu mengeluarkan 333 unit kendaraan. Angka ini meningkat menjadi 1.553 unit pada Juli dan 6.632 pada Agustus. Angka ini memang masih jauh dibandingkan dengan produksi yang dilakukan di 2019 lalu. Rata-rata produksi Daihatsu berada di angka 12 ribu - 19 ribu kecuali pada Juni yang memproduksi 5.921 unit kendaraan. RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda