Nyaris Sebulan Relaksasi PPnBM, Toyota Indonesia Umumkan Peningkatan Penjualan

JAKARTA, Carvaganza – PT Toyota Astra Motor umumkan peningkatan penjualan pada model-model yang mendapat relaksasi PPnBM dari pemerintah. Beberapa model mengalami peningkatan penjualan yang signifikan pada periode Februari – Maret 2021. Seperti diketahui relaksasi pajak PPNB 0% diberlakukan pada kendaraan bermesin 1.500 cc dengan kandungan lokal 70%. 

Toyota Avanza yang mendapatkan relaksasi PPnBM 0% dari pemerintah, diklaim oleh TAM mengalami peningkatan penjualan 130% pada Februari-Maret 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Sedangkan Toyota Rush yang merupakan SUV kompak yang juga mendapatkan relaksasi PPnBM diklaim TAM mengalami peningkatan hingga 170% pada periode yang sama. 

Sedangkan untuk Vios yang setelah mendapatkan relaksasi pajak 0% dari pemerintah dikabarkan memberikan potongan harga hingga Rp.60 juta. Pada periode Februari – Maret 2021 dikabarkan penjualan meningkat 500 % dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Toyota Rush

PT Toyota Astra Motor juga menyampaikan bahwa program relaksasi PPnBM 0% dari pemerintah ini sangat membantu meningkatkan penjualan kendaraan roda empat khususnya model Toyota. Diketahui ketiga model yang mendapat relaksasi pajak tersebut selama ini merupakan model penyumbang market share sekitar 38%.

Sedangkan untuk model LCGC meskipun tidak mendapat relaksasi pajak PPnBM 0% diklaim tetap mengalami peningkatan penjualan 10% pada periode Februari – Maret 2021 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. 

Belum lama ini wacana mengenai perluasan relaksasi PPnBM yang juga akan menyasar kendaraan-kendaraan berkapasitas 2.500 cc dengan kandungan lokal 80%. PT Toyota Astra Motor selaku pelaku industri otomotif menyatakan menyambut gembira tentang rencana ini. Karena beberapa model seperti Toyota Innova dan Fortuner diklaim sudah masuk dalam kategori yang dibuat oleh pemerintah. Diketahui, Toyota Innova dan Fortuner merupakan SUV dan MPV yang dirakit di Indonesia dengan kandungan lokal lebih dari 80% serta dibekali dengan mesin 4 silinder 2,5 liter.

Toyota Vios 2021

“Program relaksasi pajak yang dijalankan oleh pemerintah untuk kendaraan-kendaraan 1.500 cc ini berdampak positif untuk pergerakan industri otomotif nasional. Selain itu terdapat juga rencana pemerintah untuk memperluas relaksasi pajak ke kendaraan 2.500 cc dengan kandungan lokal 80%. Jika program tersebut dilakukan tentu saja tidak hanya berdampak positif bagi pabrikan otomotif tetapi juga industri komponen yang mendukung produksi kendaraan di dalam negeri,” kata Henry Tanoto, Vice Presiden PT Toyota Astra Motor. 

Seperti diketahui, Toyota Innova dan Fortuner selama ini menjadi penyumbang 20% untuk penjualan Toyota di Indonesia. Selain di tanah air, Toyota Indonesia juga mengekspor beberapa varian Innova dan Fortuner ke beberapa negara di Asia dan Timur Tengah.  

Meski demikian, PT TAM masih menunggu keputusan tentang perluasan relaksasi pajak 0% untuk kendaraan 2.500 cc. Pihaknya mengakui belum melakukan pembicaraan formal terkait rencana ini dan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
ALVANDO NOYA / WH

Artikel yang direkomendasikan untuk anda