Beranda Updates Masalah Teknis Jegal Sean Gelael Finish di Seri Pembuka F2 2020

Masalah Teknis Jegal Sean Gelael Finish di Seri Pembuka F2 2020

SPIELBERG, Carvaganza.com – Akhir pekan seri pembuka Formula 2 2020 berjalan jauh dari harapan untuk Sean Gelael, pembalap Indonesia. Dari dua kali balapan digelar dalam satu seri, Sean justru harus gagal finish di keduanya. Tentunya bukan awal yang ideal bagi Sean untuk membuktikan dirinya tahun ini.

Bersama tim juara bertahan, DAMS Racing, Sean terjegal masalah teknis pada mobil yang terjadi hampir sepanjang akhir pekan. Masalah ini menghambat performa Sean untuk bisa tampil maksimal pada seri yang berlangsung di Red Bull Ring, Austria. Rangkaian seri F2 2020 ini digelar bersamaan dengan F1 dan F3 juga.

Pada Race 1 (Feature Race), Sabtu (4/7/2020), dengan start dari posisi ke-17, balapan Sean tidak berlangsung lama. Baru melakoni beberapa lap awal, Sean harus masuk ke pit box setelah terjadi kendala pada sistem elektonik. Masalah ini turut mengganggu kinerja gearbox mobil. Sempat kembali ke lintasan setelah diperiksa tim, Sean akhirnya harus benar-benar menyudahi balapan pertama beberapa lap kemudian.

Hasil finish di balapan pertama membuat Sean harus start dari posisi belakang grid. Untuk Race 2 (Sprint Race) di hari Minggu (5/7/2020), Sean sempat menunjukkan kecepatan bagus saat start balapan. Mengawali dari posisi ke-20, posisinya sempat naik sampai posisi ke-15. Saat itu, diakui Sean mobil terasa sangat baik untuk digeber.

Safety car sempat mewarnai jalannya Sprint Race, menyusul insiden yang dialami oleh Giuliano Alesi dari tim HWA. Periode safety car seharusnya bisa menjadi peluang Sean semakin perbaiki posisi, dengan merapatnya jarak seluruh pembalap.

Saat safety car berakhir, balapan kembali berlangsung dalam kecepatan penuh, tiba-tiba mobil Sean kembali mengalami masalah. Mobil berbasis chassis Dallara itu mendadak tidak bisa digeber dan membuat Sean harus gagal finish lagi. Demi menghindari kerusakan lebih parah, Sean kemudian berhenti di pinggir lintasan.

Tim DAMS sendiri juga penasaran kenapa masalah ini hanya menimpa Sean. Bahkan rekan setimnya, Dan Ticktum bahkan naik podium pada Race 2 yang dimenangi Felipe Drugovich dari MP Motorsport. Sementara Race 1 dimenangkan oleh Callum Illot dari tim UNI Virtuosi.

“Yang kami sayangkan juga adalah Sean kehilangan banyak waktu untuk beradaptasi dengan mobil dan ban baru. Semoga pada seri berikut masalah teratasi semuanya,” ujar Francois Sicard, Team Principal DAMS.

Balapan seri ke-2 F2 2020 akan kembali digelar di Austria, degan title sebagai Grand Prix Styria, juga bersamaan dengan F1 dan F3. Seri ke-2 hanya berselang sepekan dari seri perdana.

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Porsche Rilis 3 Varian Baru Panamera, Apa Saja Ubahannya?

STUTTGART, carvaganza.com – Porsche baru saja mengumumkan tiga varian baru Panamera model tahun 2021. Kehadiran ketiganya menambah line-up big size sedan Bavaria yang sudah...

5 Mobil Beroda Tiga Paling Unik Di Dunia Yang Legal Digunakan Di Jalan Raya

JAKARTA, Carvaganza -- Siapa sangka, ternyata selama ini banyak sekali mobil dengan wujud aneh yang pernah diperbolehkan seliweran di jalan raya. Begini, mobil wajib...

Dua Model Sekaligus, Mitsubishi Luncurkan Xpander dan Xpander Cross Edisi Terbatas

JAKARTA, Carvaganza.com – Menjaga momentum pasar di tengah masa pandemi yang sudah memasuki kuartal terakhir tahun ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia...

10 Model Nissan Dipasangi Fitur NSS 360 Sebagai Standar

TOKYO, carvaganza.com -  Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan, mengumumkan bahwa fitur teknologi keselamatan Nissan Safety Shield 360 (NSS) bakal menjadi fitur standar di 10...

Pabrikan Sportscar Perancis Ini Ingin Jadi Ferrari Versi Mini

PARIS, Carvaganza.com – Setiap pabrikan otomotif punya cara dan strateginya sendiri untuk menegaskan eksistensinya di tengah pasar. Apalagi, kalau merek yang dibawa sempat lama...