Beranda Updates Kia Pasang Target Jangka Panjang di Indonesia, Termasuk Bikin Pabrik

Kia Pasang Target Jangka Panjang di Indonesia, Termasuk Bikin Pabrik

JAKARTA, Carvaganza.com – Kia Motors kembali meramaikan pasar otomotif Indonesia sejak tahun lalu. Di bawah bendera baru Indomobil Group, merek itu terus menggenjot citranya agar diterima lebih baik oleh konsumen. Hampir setahun berjalan, performanya diakui belum sesuai harapan. Wajar, hadangan besar dari pandemi COVID-19 menjadi penyebabnya. Beragam strategi pun disiapkan oleh Kia.

Penguatan produk merupakan langkah awal dan fokus brand yang kini dikelola PT Kreta Indo Artha (KIA). Unit anyar meluncur awal tahun, Kia Seltos mampu menarik kembali minat masyarakat. Sampai Juli, SUV itu mendominasi dengan kontribusi sampai 75%. Kia sendiri telah menjual seluruh produknya sebanyak 400 unit.

Angka tersebut diakui masih jauh dari target empat digit tercanang. Walau begitu, ini tak mematahkan komitmen pabrikan asal Korea Selatan ini untuk seriusi pasar di Tanah Air. Dijanjikan model-model baru akan melengkapi lini yang sudah ada.

“Kita tahu adanya COVID dan penetapan PSBB mengakibatkan penjualan otomotif turun jauh sekali; hingga wholesales hanya tersisa 5%. Keadaan seperti ini memang kita tidak bisa berbuat banyak,” ucap Marketing and Development Division Head PT KIA, Ario Soerjo.

Tak hanya produk, metode penjualan juga terus dikembangkan. Pameran otomotif tentu tak bakal dilewatkan. Sebagai anggota baru Gaikindo, Kia sebelumnya ingin meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Namun, terpaksa dibatalkan dan dipindahkan ke Jakarta Auto Week.

Meski mengusung konsep berbeda, Kia tidak ingin tampil tanggung-tanggung, bahkan punya niat menghadirkan produk baru. Selain memanfaatkan event offline, platform digital turut digarap. Mengingat adanya wabah, terjadi pergeseran habit konsumen dalam berbelanja. Hasilnya pun signifikan. 20% dari total penjualan diungkapkan disumbang aktivitas digital marketing.

Ragam kampanye purnajual turut ditawarkan. Kia ingin merangkul kembali para penggemar di Indonesia. Program berupa layanan pemeriksaan gratis untuk semua model dan tahun produksi. Aktivitas juga merupakan cara dalam mendata populasi kendaraan Kia yang masih melakukan perawatan di bengkel resmi. Tentunya, ketersediaan promosi juga didukung kesiapan jaringan.

Saat pertama kali meluncur, tujuh dealer sudah dimiliki Kia. Sepanjang perjalanan, ditambahkan sehingga totalnya 22 dealer 3S dan 10 bengkel. Rencananya merek asal Korea Selatan ini bakal menggeber jaringan menjadi 38 dealer hingga akhir tahun.

Langkah berani itu didasari keyakinan penjualan bakal terdorong, karena konsumen makin mudah mendapat pelayanan. Kebanyakan outlet adalah bekas brand lain yang dialihkan menggarap Kia. Meski Ario mengatakan, mereka masih bisa melayani sampai masa transisi berakhir.

“Mungkin bisa menyentuh 40 lokasi untuk 3S dan 2S di seluruh Indonesia. Ke depan menjadi satu brand saja di satu bengkel. Jadi dipastikan nanti eks merek lama dipindahkan, jadi full dipakai untuk kami,” imbuhnya.

Formulasi di atas masih didukung rencana jangka panjang berupa produksi lokal. Saat ini, seluruh lini masih didatangkan langsung dari luar Indonesia. Keinginan itu sudah berkumandang lama, tapi masih belum tahu waktu realisasinya. Apalagi ditambah situasi tak kondusif belakangan, membuat pemegang merek harus menelaah kembali. Lantaran untuk membangun pabrik harus melihat skala ekonominya.

“Kalau ingin, tentu mau secepatnya dilakukan perakitan di Indonesia. Kami lihat dulu pasarnya. Secara kasar, 2 atau 3 tahun sudah bisa jalan perakitan lokal. Karena semua bisa berjalan minimum 18 bulan,” terang Ario lagi.

KIA tak memungkiri pihaknya bisa saja menggunakan fasilitas milik Indomobil. Skema ini paling memungkinkan. Soalnya, prasarana di Pulogadung, Jakarta juga aktif mengerjakan pemesanan dari pabrikan lain. Bila sampai terjadi, brand yang punya lima model di pasaran ini dapat meningkatkan daya saing. Baik menetapkan banderol lebih kompetitif, atau menyajikan produk lebih andal.

MUHAMMAD HAFID

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Bagaimana Teknologi Cerdasnya Bekerja? (Bagian 3)

JAKARTA, Carvaganza.com - Sampai mana Nissan Kicks e-Power dengan satu tangki bahan bakarnya bisa melaju? Apakah fitur-fitur cerdasnya dapat membantu Crossover baru ini menjelajah...

TEST DRIVE: Nissan Kicks e-Power, Maximum Trip Ke Timur Jawa (Bagian 2)

JAKARTA, Carvaganza.com - Dalam pengujian Maximum Power bersama Nissan Kicks e-Power, kami mencoba mencari jawaban atas pertanyaan; Apakah benar ia adalah crossover terhebat? Atau...

Toyota Virtual Expo, Beli Mobil Berhadiah Kalung dan Emas

JAKARTA, Carvaganza -- Toyota makin gencar melakukan strategi pemasaran lewat digital selama masa pandemi Covid-19. Kali ini, Toyota menggelar Toyota Virtual Expo berskala nasional...

Mercedes-Benz GLA & GLB Terbaru Meluncur, Lengkapi Line-Up SUV di Indonesia

JAKARTA, Carvaganza.com – Keluarga model SUV kompak Mercedes-Benz di Indonesia semakin lengkap, dengan resmi hadirnya dua model baru. Generasi baru Mercedes-Benz GLA telah meluncur...

Tesla Kembangkan Baterai Baru Demi Mobil Listrik Murah

SAN CARLOS, Carvaganza.com – Sebagai salah satu pionir di pasar otomotif elektrifikasi, Tesla Motors mengumumkan sedang mengembangkan teknologi baru. Inovasi yang tengah dikembangkan ini...