Beranda Hot Topics Ini 3 Museum Mobil Pribadi Yang Jadi Surga Dunia Car Enthusiast

Ini 3 Museum Mobil Pribadi Yang Jadi Surga Dunia Car Enthusiast

FLORIDA, carvaganza.com – Mungkin selama ini kita lebih mengenal museum otomotif yang dimiliki oleh pabrikan atau pun institusi. Misalnya BMW Zentrum, Honda Collection Hall,Toyota Automobile Museum atau Museo Ferrari. Tapi jarang yang mengenal museum mobil milik perseorangan, padahal koleksinya tak kalah dengan milik institusi.

Salah satu contohnya adalah di sebuah kota kecil Punta Gorda, Florida, yang bisa dijangkau hanya 20 menit driving dari Fort Myers. Di sini terdapat Museum Muscle Car City milik Rick Treworgy yang menyimpan 300-an mobil koleksi. Kalau Anda suka dengan mobil-mobil klasik dan vintage di sinilah tempatnya.

Museum mobil milik pribadi telah menjadi hal umrah di dunia otomotif. Di Indonesia juga ada, misalnya museum mobil milik kolektor terkenal Hauke Auto Gallery, Museum Merpati milik David Handoko, Museum Sentul dan lain-lain.

Kalau di dunia misalnya ada museum Volkyland yang khusus mengumpulkan mobil VW di Puerto Rico, muscle cars seperti milik Treworgy atau Seal Cove Auto Museum di Maine, Amerika.

Ada 3 museum pribadi lagi di Amerika yang mungkin bisa kita kunjungi atau kita contoh  kalau suatu saat nanti kita menjadi orang yang super kaya raya.

Baca juga: Ini 15 Museum Mobil yang Bisa Dinikmati Virtual Via Google Maps

Toyota Land Cruiser Heritage Museum

Toyota Land Cruiser Heritage Museum

Museum ini milik Greg Miller, mantan CEO klub basket Utah Jazz sekaligus fans berat Land Cruiser. Ia membangun museum khusus untuk mobil kuda beban gara-gara salah satu mobil Land Cruiser koleksi kesayangannya hilang. Ia menumpahkan kekesalannya dengan membikin museum sendiri yang hampir semua isinya mobil Land Cruiser.

Ia mengubah bangunan besar yang dulunya gudang di Salt Lake City menjadi museum, kemudian seiring berjalannya waktu dinobatkan sebagai koleksi Toyota Land Cruiser terbesar di dunia. Dari mulai FJ40 1977, FJ55 1977, FJ60 ‘84, FJ80 1991, sampai UJZ100 2004 ada di sini. Bersanding bersama 100an Land Cruiser lainnya yang masih bagus dan bisa jalan. Plus puluhan mobil pikap dan SUV, yang semuanya juga masih bisa dipakai.

Cussler Museum

Penggemar novel-novel petualangan pasti mengenal Clive Cussler. Dialah orang yang melahirkan karakter penyelamat dunia pemberani Dirk Pitt and Al Giordino. Dalam menjalankan aksinya, kedua tokoh suka menggunakan Maybach Zeppelin Town Car 1936 atau Marmon V16 1931 untuk mengejar para penjahat.

Selain sebagai novelis, Cussler juga car enthusiast kelas kakap. Karena suka mengoleksi mobil, ia mengubah bangunan tempat menyimpan koleksinya di Colorado menjadi museum mobil, diberi nama Cussler Museum. Terletak di Arvada, di luar kota Denver. Koleksinya berjumlah sekitar 60 mobil antik dari mulai Rolls Royce Silver Ghost 1921, Isotta Fraschini 1925, Stutz DV32 Town Car 1932, sampai Pierce Arrow V12 Berlin 1936.

Pada awalnya, Cussler tak mau mempublikasikan soal mobil-mobil yang ia koleksi. Apalagi Cussler orangnya pendiam. Mulai terkuak ke publik ketika penerbit buku Cussler mempublikasikan foto-foto Cussler dengan salah satu koleksi mobilnya yang paling mahal. Cussler beralasan senang mengoleksi mobil biar hidupnya tidak membosankan.

Ia punya koleksi limosin Auburn 1925 yang ia beli seharga US$ 18.000. Mobil itu pernah Ia bawa nonton football dengan dandanan ala gangster 1940an.

Baca juga: Mengintip Museum Perjalanan Peugeot, Ada Koleksi Ratusan Kendaraan

Mullin Automotive Museum

Dididirikan oleh Peter Mullin. Di kalangan car enthusiast, Mullin adalah elitis kolektor mobil. Orang nomor satu yang selalu mendukung pameran mobil mewah concours di seluruh dunia, termasuk Pebble Beach Concours d’Elegance. Pernah menjadi chairman Petersen Automotive Museum dan sekarang menjadi anggota dewan direksi. Ia juga pernah menjadi Presiden Bugatti Club Amerika.

Selain dikenal sebagai car enthusiast kelas berat, Ia juga pengusaha sukses dan terkenal di Amerika. Berkat kecintaannya pada mobil, Ia mendirikan Mullin Automotive Museum tahun 2010.

Sebagian besar isi museumnya adalah mobil Bugatti vintage yang Ia koleksi selama bertahun-tahun. Kebanyakan hasil restorasi dan bisa jalan. Museum berdiri di atas lahan hampir lima hektar, salah satu koleksinya yang paling terkenal adalah Bugatti Type 22 Brescia Roadster 1925, juga dikenal dengan sebutan ‘Lady of the Lake’.

Lady of Lake

Kenapa dinamakan demikian? Karena mobil ini dulunya menjadi penghuni dasar Danau Maggiore, yang terbentang di kawasan Pegunungan Alpen dari mulai wilayah Swiss sampai Italia. Mobil dulunya milik pembalap Rene Dreyfus, kemudian ditinggalkan di perbatasan Swiss dan dibuang ke Danau Maggiore tahun 1934.

Tahun 2009, sekelompok penyelam lokal mengangkat mobil tersebut dan dibeli oleh Mullin pada event lelang Bonhams di pameran mobil klasik Retromobile di Paris. Sejak itu, mobil tak pernah direstorasi, dibiarkan dalam kondisi apa adanya. Hanya dibersihkan, lalu dipajang. Justru sekarang mobil tersebut menjadi benda ikonik bagi museum.

Di sini juga tersimpan mobil seperti kereta kuda Million-Guiet Phaeton yang dibuat tahun 1800-an dan 1922 Hispano-Suiza Type H6B “Skiff Torpedo” tahun 1922.

Sumber: www.thedrive.com

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Grup Astra Berpartisipasi Pada Pelepasan Eskpor Dipimpin Presiden Joko Widodo

JAKARTA, carvaganza -  Grup Astra pada hari ini, Jumat (4/12) ikut berpartisipasi pada acara Pelepasan Ekspor dari Indonesia ke pasar global yang dipimpin Presiden...

Beli Peugeot Bulan Desember, Dapat Voucher Belanja Plus Cicilan Ringan

JAKARTA, Carvaganza -- Desember identik dengan musim liburan. Pengujung tahun 2020 juga menjadi waktu bagi para agen pemegang merek memberikan panawaran istimewa untuk konsumen,...

Lebih dari 8.000 Peserta Ramaikan Kompetisi Balap Virtual Honda Brio

JAKARTA, Carvaganza -- Mobile game berbasis android bertajuk Brio Virtual Drift Challenge digelar PT Honda Prospect Motor (HPM) pada September 2020 lalu. Untuk menambah...

Shell Terbitkan Buku 10 Tahun Partisipasi Indonesia di Shell Eco-marathon

JAKARTA, Carvaganza -- Shell memberikan sarana bagi anak muda dalam berkreasi dan berinovasi. Salah satunya melalui Shell Eco-marathon (SEM) Asia dan juga Drivers’ World...

Ichan Chaniago Terpilih Jadi Ketua Umum Baru AXIC 2020-2020

JAKARTA, Carvaganza - Komunitas otomotif besar di Indonesia, AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC), memiliki ketua umum baru di ujung tahun ini. Melalui pemilihan ketua umum...