Honda Tegaskan BR-V Masih Jalan

JAKARTA, 18 Februari 2019 – PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai pemegang merek Honda di Indonesia mengatakan mereka terus menyiapkan strategi untuk bersaing di tahun 2019. Di segmen Low SUV (sport utility vehicle) Honda BR-V tetap menjadi andalan, selain Honda HR-V dan CR-V di atasnya.

“Honda BR-V masih jalan. Akan ada penyegaran, tunggu saatnya saja,” kata Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy kepada wartawan pada Honda Skill Contest 2019 di Sunter, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Seperti Low MPV, persaingan di Low SUV juga berlangsung ketat. Namun Honda BR-V kurang greget dalam bersaing di segmen ini. Mereka kalah bersaing dengan duet Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Sebagai informasi, pada 2018 lalu, data Gaikindo menunjukkan penjualan wholesales Honda BR-V berada di angka 9.143 unit selama 12 bulan. Angka ini tertinggal dari Terios 31.453 unit dan Rush 53.145 unit.

Meski demikian, Jonfis yakin Honda BR-V akan kembali sukses. “Mobil baru ada siklus. Kita memperkenalkan model-model kita 3-4 tahun lalu, kemudian 1-2 tahun turun, itu sudah biasa. Suatu hari akan ke sana lagi,” kata Jonfis yakin.



Jonfis masih enggan menyebutkan mengenai angka. “Kita belum bisa bicara soal data atau target BR-V maupun tahun 2019. Target per model kita usahakan sesuai rencana,” katanya.

Honda tetap optimis menghadapi tahun 2019. Jonfis mengatakan dalam 6 bulan terakhir, penjualan produk-produk Honda cukup baik. Honda Mobilio berada di angka 1.800-2.000 unit per bulan. Honda BR-V kurang dari 1.000-an unit, Honda Brio 5.000-6.000 unit.

Tahun ini, strategi Honda adalah melakukan penyegaran produk-produknya dan menawarkan berbagai program penjualan kemudahan after sales. Meski ia juga tidak menjelaskan mengenai produk apa saja yang akan mendapatkan penyegaran tahun ini. Namun dari informasi yang didapatkan Carvaganza, Honda akan memperkenalkan versi refreshment Low MPV Mobilio dan small sedan City pada pertengahan pekan ini.

“Mobil baru ada siklus. Kita memperkenalkan model-model kita 3-4 tahun lalu, kemudian 1-2 tahun turun, itu sudah biasa. Kami menyiapkan strategi, akan ada penyegaran dan model baru. Tunggu saja,” kata Jonfis yakin.

RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda